
*Kamar Wun Da Ree.
Aku pun mengambil handphoneku dan membuka aplikasi BBM.
" Ung De, kemana ya? Sekarang juga gak ada kabar. Masa iya sih, handphonenya rusak lagi. Hm... Aku coba chatting aja deh. " ujar diriku.
\=Wun Da Ree\=
Sayang, lagi dimana ? Sudah makan ? I Miss You ya....
" Hm ... centang dua sih. Tapi kenapa perasaanku gak enak lagi ya? Hm ... apa karena kepikiran sama Je Si Ka kali ya? Hm ... aku coba chat saja deh. " ujar diriku lagi.
\=Wun Da Ree\=
Je Si Ka, kamu masih marah sama aku? Aku minta maaf deh kalau ada salah. Tolong dong. Jangan kayak gini terus.
" Hm ... Semoga dibaca deh. " ucap diriku.
.
.
.
Jam menunjukkan pukul 16.00 WITA.
" Hm... sudah jam 4 sore ya. Huahem. Ngantuknya. Pengen bobo. Bobo dulu deh. Semoga pas bangun, Je Si Ka mau balas chatnya aku deh. Hm. Huahem. " ucap diriku yang mulai mengantuk dan akhirnya tertidur.
__ADS_1
*Rumah Je Si Ka.
Je Si Ka sedang menemani Mamanya jualan di warung.
" Mama, aku lapar. Aku minta nasi ya. " ucap Je Si Ka.
" Jangan banyak-banyak! Nanti mau jualan pake apa ? " ujar Mama Je Si Ka.
" Ih. Sama anak sendiri. Pelit. " ujar Je Si Ka.
" Aduh. Bukannya pelit, nak. Kamu tuh kalau makan porsinya dah kayak porsi anak laki-laki. " ujar Mama Je Si Ka.
" Apaan sih ? Aku ngambilnya sedikit begini kok malah dibilang laki-laki. " ujar Je Si Ka.
" Dengkulmu! Dikit dikit dikit! Perempuan tuh jaga body, jaga image. Ini kok malah ngelawan mamak e. " ujar Mama Je Si Ka.
" Hei ! Mau kemana ? Bukannya bantuin mamak e jualan! Kok malah ditinggal pergi ! Dasar anak ini. Maunya apa sih. Sudah hidup susah. Bantu dikit napa. Ini juga. Nasinya ditinggal. Sudah ambil. Malah ditinggal. Aduh. Anak itu. Bener-bener dah. " ucap Mama Je Si Ka.
" Om Swastyastu ! " ujar seorang pemuda.
" Om Swastyastu. " ujar Mama Je Si Ka.
" Beli nasi campur 1, Bu. Makan sini. Minumnya Es Teh ya, Bu. " ujar seorang pemuda.
" Iya. Ditunggu ya, dik. "
*Kamar Je Si Ka.
__ADS_1
Drrrrtt ddrrrttt ddrrtt ...
Je Si Ka pun mengambil handphonenya. Ia pun membuka aplikasi BBM. Ia pun melihat ada 1 pesan diterima dari Wun Da Ree. Ia pun membacanya.
\=Wun Da Ree\=
Je Si Ka, kamu masih marah sama aku? Aku minta maaf deh kalau ada salah. Tolong dong. Jangan kayak gini terus.
Jesika masih membaca dan melamun. Ia terdiam dan membisu. Tak mau berlama-lama diam. Ia pun langsung membalas chatnya.
\=Je Si Ka\=
Wun Da Ree, aku gak marah. Aku sebenarnya marah sama diriku sendiri saja. Tenang saja. Gak ada yang salah. Ngomong-ngomong, kamu lagi apa ?
*Kamar Wun Da Ree.
Drrrttt ddrrttt ddrrrtt ...
" Hm ... " ucap diriku yang masih tertidur dengan nyenyak.
*Kamar Je Si Ka.
" Belum dibaca. Kemana dia ya? Hm.. Mungkin dia sedang mesra-mesra berduaan sama pacarnya ? Ntahlah. Lebih baik aku mandi dulu. Gerah banget. " ucap Je Si Ka dalam hatinya.
*Kamar Wun Da Ree.
"Wun Da Ree, bangun. Sudah makan? " ujar Mama Wun Da Ree yang baru saja pulang dari kerja.
__ADS_1
" Hmm.. belum lapar. Nanti saja. Masih ngantuk nih. " ujar diriku yang masih merem dan masih melanjutkan tidur.