Cinta Wun Da Ree

Cinta Wun Da Ree
Part 46


__ADS_3

Tap .. tap ... tap ...


Aku tetap menaiki tangga satu persatu dengan tersenyum ....


*Ruang Kelas.


" Masih kuat buat hadir di sekolah? " ujar Dayu.


Aku hanya terdiam. Dan mengabaikan omongannya. Aku langsung duduk. Teman sebangkunya aku pun hanya terdiam. Aku pun rebahan kepalaku di meja. Je Si Ka dan Mi Rah mulai sibuk ngobrol dengan teman lainnya. Aku tidak mempedulikan itu. Aku tetap memejamkan mataku. Sampai jam bel pun berbunyi.


Kriiinggg krriinggg krriingg ...


Pelajaran pun dimulai dan guru-guru pun juga memasuki kelas masing-masing. Hariku tetap normal seperti hari biasanya. Hingga sampai jam istirahat pun, aku ke kantin sendiri. Aku tetap biasa saja. Aku merasa ini sudah seperti biasanya aku yang selalu sendiri. Sampai akhirnya jam bel pulang sekolah pun tiba.


Krriiinggg kkkrriiingg kkkrriiingg ...


Aku pun menunggu Kris Na didepan gerbang sekolah. Ram Da Mee dan Wa Yan Dee pun melewati di jalan yang sama. Aku mengabaikan mereka.


" Hai.... Wanita kotor terkenal. Haha. " ujar Ram Da Mee.


" Haha. Sekarang pasti menunggu cowoknya. Habis itu main lagi. Haha. " ujar Wa Yan Dee.


Aku tetap mengabaikan mereka. Sampai akhirnya mereka pun pergi.


30 menit kemudian...


" Kris Na, mana ya? Kenapa belum datang? Apa mungkin macet dijalan? Hm... " ujar diriku.


Aku tetap menunggu dengan sabar dan tersenyum.


1 jam kemudian ...

__ADS_1


" Kris Na, dimana ya? Aku hubungi. Gak diangkat. Di chat. Gak dibalas. Apa mungkin dia ada les dadakan ya? Hm... Aku hubungi Papa saja deh. " ujar diriku.


Drrrttt drrrtt drrtt ...


Handphone Papa Wun Da Ree pun berbunyi.


" Halo, Sayang? Ada apa? " ujar Papa Wun Da Ree.


" Halo, Papa. Bisa jemput gak? " ujar diriku.


" Lho belum pulang sekolah? Kris Na mana ? " tanya Papa Wun Da Ree.


" Dia gak jemput. Dia ada les dadakan. Papa bisa kan jemput? " tanya diriku.


" Oh gitu. Tunggu ya. Sekarang Papa jemput. Papa akan minta ijin sebentar sama bos di kantor. " ujar Papa Wun Da Ree.


" Iya. Maaf repotin, Papa. Hati-hati dijalan, Papa. " ujar diriku.


" Maaf lama, Sayang. " ujar Papa Wun Da Ree.


" Iya, gak apa-apa. Papa. " ujar diriku.


.


.


.


.


*Kamar Wun Da Ree.

__ADS_1


" Belum ada kabar juga. Perasaanku kenapa hampa banget ya? Hm... Ku tunggu sajalah. " ujar diriku.


Aku pun akhirnya tertidur.


*I can see you if you're not with me


I can say to myself if you're okay


I can feel you if you're not with me


I can reach you myself, you show me the way


Life was never be so easy as it seems


'Til you come and bring your love inside


No matter space and distance to make it look so far


Still I know, you're still here by my side*


Suara Penyanyi Bondan Prakoso feat Fade 2 Black pun membuatku terbangun dari tidurku.


" Siapa yang menyalakan musik ya? Lagunya menyentuh hati banget.... " ujar diriku.


Aku pun beranjak dari tempat tidur dan mencari lokasi sumber suara tersebut. Akhirnya ...


" Oh. Ternyata kakak yang menyalakan lagu ini. Kakak. Lagu siapa ini? " tanya diriku.


" Bondan Prakoso feat Fade 2 Black. Kenapa? Keren ya suaranya? Enak didengar. " ujar Kakak Win Da Ya.


" Iya nih. Nyaman dengernya. Lembut suaranya. Aku suka. " ujar diriku.

__ADS_1


" Iya. Kakak juga. " ujar Kakak Win Da Ya.


__ADS_2