
Ping !!!
Ping !!!
Ping !!!
Handphoneku berdering ...
" Siapa yang ngeping contact ya ? " ucap diriku.
Aku pun mengambil handphone.
" Oh. Ung De. Akhirnya dia chat aku duluan. Hmmmm... " ucap diriku.
\=Ung De\=
Ping !!!
Hai, Wun Da Ree.
Kamu sudah pulang sekolah kah ?
Ung De, baru pulang. Tadi les.
Oh ya. Maaf, aku baru chat.
\=Wun Da Ree\=
Hai juga, Ung De.
Ya gak apa.
Oh ya. Aku sudah dirumah.
\=Ung De\=
Oh gitu.
Oh ya. Nanti mau ketemu?
Kita ngobrol diluar rumah.
\=Wun Da Ree\=
Boleh saja. Jam berapa?
\=Ung De\=
Nanti aku kabarin ya.
Mungkin sekitar jam 7 malam gitu.
Aku capek nih. Mau bobok dulu sebentar.
See you.
\=Wun Da Ree\=
__ADS_1
Ok. See You Too. Met bobok, Ung De.
JAM 7 MALAM KEMUDIAN ....
" Hai, Wun. " ucap Ung De.
" Hai juga. " ucap diriku.
" Hm. Aku sebenernya malu. Takut ada yang liat kita ngobrol disini. Hehe. " bisik Ung De.
" Memang kenapa kalau ada yang lihat? " ucap diriku.
" Ssstt ... Sini. Ikutin aku. " bisik Ung De.
Ung De menarik tanganku dan aku pun mengikutinya langkahnya.
" Mau kemana ? " ucap diriku.
" Kita ke loteng lihat bintang bersama. " ucap Ung De.
" Ah ? Lihat bintang bersama ? Haha. Ada-ada saja kamu, Ung De. " ucap diriku.
" Hih ... Ngeledek dia lho. Tak cubit ntar lho. " ucap Ung De.
* LOTENG.
" Nah... Kita sudah sampai. Lihatlah langitnya. Indah kan? " ucap Ung De.
" Hm. Biasa saja. Disini gelap. Sepi pula. " ucap diriku.
" Kan ada aku disini. Sini. Duduk. " ucap Ung De.
" Aih.. Sini. " ucap Ung De.
Ung De menarik tanganku. Aku pun duduk didepannya. Ia memelukku.
" Hei. hei. main peluk nih. Awas nanti pacarmu marah. " ucap diriku.
" Pacar ? Yeee. Aku belum punya pacar. " ucap Ung De.
" Oh. Kirain. Haha. " ucap diriku.
" Wun Da Ree yang punya pacar gak ? " ucap Ung De.
" Eh. Aku ? Gak lah. " ucap diriku.
" Syukurlah. Tau-taunya aku peluk pacar orang. Haha. " ucap Ung De.
" Gak kok. Tenang saja. " ucap diriku.
" Huh. Kamu tuh. Gemesin banget. Jadi pengen cubit pipi gembulmu. Sini.. Sini .. Mana pipinya. Mau aku cubit! " ucap Ung De.
" No ! Gak boleh. Sakit tau. " ucap diriku.
" Sakit ? Yeee. Aku kan cubitnya pelan. " ucap Ung De.
" Haha. " ucap diriku.
__ADS_1
" Yeee. Malah ketawa dia. Uh .. Tak cubit lagi. " ucap Ung De.
" Tidaakk... Haha. Ampun ! Haha ... " ucap diriku.
Drrrttt drrrttt ddrrttt ....
Handphone Ung De berbunyi.
" Handphone Ung De bunyi tuh. Coba buka dulu. Siapa tau chat penting dari siapa gitu. " ucap diriku.
" Ah. Gak. Biarin aja. Palingan teman. Ngajak nongkrong sambil main billiard. " ucap Ung De.
" Oh gitu. Ya deh. " ucap diriku.
" Sudah. Jangan dipikirin. Mending kita pelukan sambil lihat bintang. Indah banget'kan ? " ucap Ung De.
" Iya-iyain sajalah. Haha. " ucap diriku.
* Kamar Wun Da Ree.
" Haih ... Badanku gatal semua. Tangan. Kaki. Hais... Banyak nyamuk di loteng. Huhhh ... " ucap diriku.
" Oh ya ... tadi siapa yang chat ya ? kenapa dia menyembunyikan kayak gitu? apa benar dia tidak punya pacar ? dan juga ... kenapa memangnya kalau ngobrol dilihat sama keluarga ? apa dia malu ? tapi ... lagian dia juga sering main kesini. Seharusnya tidak jadi masalah kalau aku ngobrol sama dia. Hmm.. Sudahlah. Mending aku tidur saja. " ucap diriku dalam hati.
KEESOKAN HARINYA ....
" Wun Da Ree, selamat pagi. " ucap Je Si Ka.
" Tumben bilang gitu. Pasti ada maunya. " ucap diriku.
" Ketebak banget. Haha. Betul. Nanti sepulang sekolah. Makan yuk di Warung An Diz. Aku traktir deh. " ucap Je Si Ka.
" Aku juga ditraktir, Je ? " ucap Mi Rah.
" Eh. Gak! Aku traktir untuk Wun Da Ree seorang. Mau ya, Wun ? " ucap Je Si Ka.
" Pelitnya .... " ucap Mi Rah.
" Pelit darimana ? Dah aku anterin kamu pulang setiap hari lho. " ucap Je Si Ka.
" Hehe. Iya iya. Santai nae. Aku cuma bercanda lho. " ucap Mi Rah.
" Wun Da Ree. Mau ya ? " ucap Je Si Ka.
" Hahaha. Hmmm. Gimana ya ? " ucap diriku.
" Ayolah... Kita para cewek-cewek sudah saatnya berkumpul dengan gembira. Ya kan, Je Si Ka ? " ucap Mi Rah.
" Hm .... Dimana tuh, Warung An Diz ? " ucap diriku.
" Deket kok. Deket sini. Sekitaran 100 meter dari sini. Mau ya ? Aku traktir lho. " ucap Je Si Ka.
" Ok deh. " ucap diriku.
" Oh ya. Kamu bawa motor sendiri apa dijemput ? " ucap Je Si Ka.
" Bawa motor kok. " ucap diriku.
__ADS_1
" Ok. Ingat nanti ya. " ucap Je Si Ka.
" Iya iya. " ucap diriku.