
*Warung An Diz.
" Sayang mau pesan apa ? " tanya Ung De.
" Hm... Aku mau mie goreng deh, sayang. Terus minumnya Es Jeruk. " jawab diriku.
" Ok. Mbak ... saya mau pesan Mie Goreng 1. Nasi Goreng 1. Es Jeruk 2. Makan disini ya. " ujar Ung De.
" Ok. Saya ulangi pesanannya. Mie Goreng 1. Nasi Goreng 1. Es Jeruk 2. Ada tambahan lagi, kak? " ujar Pelayan Warung An Diz.
" Tidak ada. " jawab Ung De.
" Baik. Kalau begitu ditunggu pesanannya ya, kak. " ujar Pelayan Warung An Diz.
" Iya, Mbak. " ujar Ung De.
Tiba-tiba ...
Brum bruuuumm bruumm ...
Suara moge yang terdengar tidak asing pun menghampiri ke arah Warung An Diz.
Siapakah dia ???
Kris Na .. Laki yang sangat tampan.
" Selamat datang di Warung An Diz. Silakan duduk, kakak. " ujar Pelayan Warung An Diz.
" Iya, terima kasih. Oh ya, Mbak. Saya mau pesan Nasi Goreng 1 dan Es Jeruk 1. Makan disini ya. " ujar Kris Na.
" Baik, kak. Saya ulangi. Nasi Goreng 1 dan Es Jeruk 1. Ada tambahan lagi, kak ? " tanya Pelayan Warung An Diz.
" Tidak, Mbak. " jawab Kris Na.
" Baik, kak. Ditunggu pesanannya ya, Kak. Saya permisi dulu ya, Kak. " ujar Pelayan Warung An Diz.
" Iya. Terima kasih. " ujar Kris Na.
Aku sedang asyik berbincang-bincang dengan Ung De. Hingga akhirnya tidak menyadari keberadaan Kris Na.
__ADS_1
Tapi Kris Na menyadari keberadaanku.
" Itu kan cewek yang pernah kesini sebelumnya kan ? Kalau gak salah namanya Wun Da Ree ? Oh. Sekarang, dia punya pacar. Hm.. Baguslah. Semoga dia bahagia. " ucap Kris Na dalam hatinya.
.
.
.
Beberapa hari kemudian ...
" Permisi, kak ... Pesanannya sudah tiba. Nasi Goreng 1. Es Jeruk 1. Ada tambahan lagi, kak ? " ujar Pelayan Warung An Diz.
" Tidak ada, mbak. " jawab Kris Na.
" Baik, kak. Silakan dinikmati hidangannya. Selamat makan, kak. Saya permisi ya, kak. " ujar Pelayan Warung An Diz.
" Iya. Terima kasih, Mbak. " jawab Kris Na.
Saat Kris Na sedang makan, Ung De pun datang dengan seseorang. Kris Na pun menyadarinya.
" Sayang, mau pesan apa ? " ucap Ung De.
Mendengar ucapan itu membuat Kris Na jadi tersedak.
Huk. Huk. Huk.
" Teman apanya. Ini mah cewek barunya lagi. Sial, aku tersedak. Jadi batuk dengerinnya. " ucap Kris Na dalam hatinya.
" Kak, tidak apa-apa ? Minum dulu, kak. Minum dulu, Kak. " ucap Pelayan Warung An Diz.
Huk. Huk. Huk. Huk.
" Iya, aku tidak apa-apa, Mbak. Aku tadi tersedak saja, Mbak. Aku baik-baik saja kok. Terima kasih. " ucap Kris Na.
* Kamar Wun Da Ree.
" Ung De, kemana ya? Belum ada kabar juga. Ngilang gitu aja. Hm... Mana perasaanku gak enak. Hm. Telp Je Si Ka aja deh. Pengen curhat. " ucap diriku.
__ADS_1
.
.
Tut ... Tut ... Tut ...
" Halo, Je Si Ka ... Lagi ngapain ? Sibukkah ? " ucap diriku.
" Halo , Wun Da Ree. Engga. Aku ngga sibuk kok. Ni aku lagi santai aja sih dirumah. Kenapa, Wun ? Tumben nelpon. " tanya Je Si Ka.
" Hm ... Engga sih kenapa. Aku cuma pengen curhat aja sih. Tapi beneran nih? Aku gak ganggu kan? " tanya diriku.
" Engga. Beneran santai aja. Mau curhat ? Gimana kalau kita ketemu saja, yuk ? Jam 5 sore, kita ketemu. Gimana ? " tanya Je Si Ka lagi.
" Kita ketemuan disana atau gimana nih ? " tanya diriku.
" Gimana kalau.... Aku jemput deh. Dimana rumahmu? Oh ya. Share lokasi aja di BBM. Bisa kan? " lanjut Je Si Ka.
" Oh ya. Boleh saja. Jam 5 sore kan ??? Kita mau kemana ? " lanjut diriku.
" Wun Da Ree, maunya kemana ? " tanya Je Si Ka.
" Enaknya kemana ya ? Ke Mall ? " lanjut diriku.
" Enaknya ... Oh ya. Ke Mall di Plaza Sari, yuk ? Gimana ? Mau ? " lanjut Je Si Ka.
" Plaza Sari ? aku belum pernah kesana lho. " lanjut diriku.
" Serius ? Ya sudah. Nanti kesana ya. Biar tau. Ok ? Inget jam 5. Aku jemput dah. Tapi gak apa ya pake motor ? " lanjut Je Si Ka.
" Haha. Iya. Gak apa. Santai aja kali. Ya udah. Sampai ketemu nanti ya. " lanjut diriku.
" Oh ya. Jangan lupa share lokasi rumahmu. Ok ? " lanjut Je Si Ka.
" Siap. Aku share dah sekarang. " lanjut diriku.
"Ok. Ok. Sampai ketemu nanti jam 5 sore ya. Dah, Wun Da Ree ... " lanjut Je Si Ka.
" Ok .... Sampai ketemu nanti juga. Dah, Je Si Ka. " lanjut diriku.
__ADS_1