Cinta Wun Da Ree

Cinta Wun Da Ree
Part 43


__ADS_3

" Lain kali. Akan aku ingat. Berarti selasa kedepannya. Aku tidak bisa antar jemput, sayang. Karena aku pulangnya tetap seperti biasanya. Biar sayang gak nunggu lama. Sayang bawa motor sendiri saja ya. Gak apa-apa kan? " tanya Kris Na.


" Iya. Gak apa, Sayang. Gak setiap hari juga gak masalah. Aku cuma takut ngerepotin sayang saja sih sebenarnya. " ujar diriku.


" Hei. Sayang. Aku sama sekali gak merasa direpotin. Aku malah seneng. Bisa jemput sayang setiap hari. Sama sekali gak merasa keberatan. Jangan berfikir yang gak-gak ya. " ujar Kris Na.


" Hm. Makasi ya, Sayang. Untuk tadi. Maaf ya. Tiba-tiba aku nangis. Sebenarnya aku dimusuhin 1 sekolah. " ujar diriku.


" Kok bisa? Masalahnya apa? " tanya Kris Na.


" Aku gak tau. Tiba-tiba kejadian kemarin itu direkam oleh seseorang. Kemudian ditambahkan dengan video pengakuan 2 orang mantanku. Langsung cepat menyebar beritanya. Aku sama sekali gak tau apa-apa. " ujar diriku.

__ADS_1


" Video pengakuan 2 orang mantanmu? Video seperti apa? " tanya Kris Na. Ia tidak paham.


" Begini. Ram Da Mee kan mantan pacar pertamaku. Terus putus. Habis itu aku punya pacar baru lagi. Yang kedua namanya Wa Yan Dee.


Yang jadi masalah itu. Wa Yan Dee itu teman satu kelasnya Ram Da Mee. Parahnya itu. Aku pernah diajak ke perpustakaan lantai 3 sama Wa Yan Dee. Buat melakukan itu. Aku nolak. Cuma di leherku jadi ada bekas karena digigit sama dia. Itu tuh sebenernya sempat menjadi perhatian orang-orang di sekolah keesokan harinya. Karena aku pakai hansaplast di leher. Pas ditanya, ya aku sih bilangnya luka. Gitu aja.


Terus dia di video pengakuan itu. Ngakunya dia itu sudah melakukan hubungan badan juga sama aku. Jadi, aku kan terkesan kayak cewek nakal gitu.


Gara-gara itulah. Aku sampai dihukum sama Ibu An Dri. Berdiri selama 4 jam didepan kelas. Aku diam saja. Mau nangis. Takutnya tambah dihujat. Dibully dan sebagainya. " ujar diriku.


" Aneh banget. Kenapa aku merasa ada yang ganjal ya? Aku ingat. Kamu gak sendirian saat kejadian itu. Saat itu kan ada 2 temanmu, habis itu ada aku juga. Kenapa cuma libatin kamu saja? Aneh saja lho. Gak masuk akal sih. " tanya Kris Na.

__ADS_1


" Gak tau. Aku juga sempet berfikir gitu. Tapi kayaknya semua lebih fokus sama omongannya Ram Da Mee. Ditambah sama Wa Yan Dee. Gak heran kan? Semua melihatku dengan ekspresi menjijikkan kayak gitu. " ujar diriku.


" Ya ampun. Ini sudah termasuk pencemaran nama baik lho. " ujar Kris Na.


" Sudah. Biarin aja. Bagaimanapun juga. Memang aku yang salah. Aku yang tidak bisa jaga diri dari awal.


Aku juga salah. Kenapa mau sama mereka berdua? Kalau saja aku hanya dekati Ram Da Mee. Dan aku gak mau dekat sama temannya, Wa Yan Dee setelah putus dari Ram Da Mee. Mungkin gak seperti ini sih jadinya. " ujar diriku.


" Belum tentu juga sih, sayang. Memang dasarnya laki yang jahat. Apapun bisa diperbuat. Menurutku sih, seharusnya yang menjadi korban itu sayang. Bukannya malah terkesan dipandang seperti orang nakal.


Dari kejadian sayang menolak ajakan Wa Yan Dee itu. Ada saksinya gak sih? Mungkin orang yang kebetulan lihat sayang gitu? " tanya Kris Na.

__ADS_1


__ADS_2