
* Warung Ju Bing*
" Ok. Waktunya kita makan enak. Selamat makan, semuanya. " ujar Ei Do.
" Selamat makan, Sayang. " ujar diriku.
" Selamat makan juga, Sayang. " ujar Kris Na.
Kami bertiga makan Sup Kepala Ikan. Ada Ikan gorengnya juga. Ada Krupuk Ikannya juga. Lokasinya juga di pinggir pantai. Jadi kita makan sekaligus menikmati pemandangan pantai.
Saat kami bertiga menikmati hidangan. Tiba-tiba ada Ram Da Mee yang kebetulan juga mampir ke Warung Ju Bing. Kehadirannya membuat Wun Da Ree terkejut. Tapi berbeda respon dari Ei Do.
" Ram Da Mee ? " tanya diriku dalam hati.
" Hei, Ram Da Mee? " tanya Ei Do.
" Lho. Ei Do? " tanya Ram Da Mee.
Aku pun kaget dan langsung menundukkan kepala. Kris Na pun menyadari ada sesuatu yang salah dengan diriku. Tapi ia hanya terdiam dan menyaksikan Ei Do dan Ram Da Mee berbincang.
" Hei, Bro! Apa kabar? " ujar Ei Do.
" Baik-baik. Apa kabar juga, Bro? " ujar Ram Da Mee.
" Baik-baik juga. Kamu sama siapa kesini? " tanya Ei Do.
__ADS_1
" Aku sendiri saja sih. Bro, sama siapa ? " tanya Ram Da Mee.
" Ah ya. Kenalin... Ini sahabatku. Namanya Kris Na. " ujar Ei Do.
Kris Na dan Ram Da Mee pun berjabatan tangan.
" Dan ini pacarnya Kris Na. Namanya Wun Da Ree. " ujar Ei Do.
Aku masih menundukkan kepala. Ei Do pun kebingungan. Ia pun bertanya dan memanggilku.
" Wun Da Ree? Hello? Ada apa? " tanya Ei Do.
Ram Da Mee yang sudah menyadari kehadiran diriku pun, ia mengajakku berbincang.
" Hello..? Apakah kita kenal? Kenapa sampai menundukkan kepala seperti itu? " tanya Ram Da Mee.
" Sayang. Ada aku disini. " ujar Kris Na.
" Ada apa sih? Aku gak ngerti. Wun Da Ree? Kamu kenal Ram Da Mee? " tanya Ei Do.
" Bro... Aku mantan pacarnya Wun Da Ree. Aku pernah ... " ujar Ram Da Mee.
Aku pun langsung memotong pembicaraan Ram Da Mee.
" Cukup! Ram Da Mee. Kamu jangan cari masalah ya sama aku. " ujar diriku.
__ADS_1
" Wow. Aku belum ngomong apa-apa. Aku baru ngomong. Bahwa kita pernah ... " ujar Ram Da Mee.
Aku pun langsung memotong pembicaraan Ram Da Mee lagi.
" Cukup! " ujar diriku.
" Pernah apa sih? Aku gak ngerti deh maksudnya gimana? " tanya Ei Do.
" Sayang. Aku gak akan meninggalkanmu. " ujar Kris Na. Ia tetap memegang tanganku. Ia pun mengelus-eluskan tanganku dengan lembut.
" Pernah apa? Tanyakanlah Wun Da Ree sendiri. Karena ada mantan pacarku disini. Kayaknya aku jadi kehilangan nafsu makan. " ujar Ram Da Mee.
Ei Do hanya terdiam. Dia bingung harus berkata apa.
" Bro, maaf ya. Aku mau makan di tempat lain. Sampai jumpa. Daah. " ujar Ram Da Mee.
" Ok. Hati-hati, Bro. " ujar Ei Do.
Ram Da Mee pun pergi meninggalkan Warung Ju Bing. Ei Do pun penasaran dan Ia pun bertanya kepada Wun Da Ree.
" Wun Da Ree, maksud pernah itu apa sih? Aku gak ngerti. " tanya Ei Do.
" Itu bukan urusanmu, Ei Do. Sudah. Jangan menekankan perasaan Wun Da Ree. Itu masa lalunya. " ujar Kris Na.
" Sayang.... Pasti menyesal kenal sama aku kan? " tanya diriku.
__ADS_1
" Gak. Aku gak menyesal sama sekali kenal sama kamu, Sayang. Aku bangga memilikimu, Sayang. " ujar Kris Na.