Cinta Yang Salah

Cinta Yang Salah
episode 113


__ADS_3

Leon pun memanggil Robby untuk segera menemui nya di ruangan Leon .


''Tuan mencari saya??,'' tanya Robby sambil membungkuk kan sedikit tubuh nya


''Cepat katakan pada perusahaan milik Bram , bahwa aku tidak jadi membatalkan kerja sama dengan nya.'' ucap Leon pada Robby dan membuat Robby terkejut


''Tuan?? . Apa yang anda katakan adalah benar , bukan kah perkataan wanita itu sungguh sangat keterlaluan . Dia dengan berani nya mempermalukan anda Tuan , keluarga Bram memang pantas mendapatkan kerugian besar karena dia telah berani menghina anda,'' ucap Robby tidak terima saat Karin mengejek Leon


''Aku tau , tapi tadi dia sudah datang ke sini dan meminta maaf pada ku . Sudah lah Robby , lakukan saya apa yang aku katakan.'' ucap Leon lalu kembali menatap layar komputer nya


Robby merasa aneh dengan tuan nya , karena tidak biasa nya dia akan mengubah keputusan nya . Jika Leon mengatakan tidak , maka arti nya tidak . Tapi hari ini dia melihat sikap Leon yang berbeda .


Tanpa banyak bertanya lagi , Robby pun berjalan keluar dan melakukan tugas yang di katakan oleh Leon .

__ADS_1


Setelah kepergian Robby , Leon kembali berfikir . Dia merasa bingung dengan perasaan nya sekarang .


''Apa yang aku lakukan ?? .Dan kenapa wajah wanita itu selalu terngiang dalam benak ku,'' Leon merasa frustasi saat dia dan pikiran nya memiliki pendapat yang berbeda .


Dalam kemauan nya , Leon ingin melihat Karin menderita karena telah berani menyinggung nya . Tapi dalam hati nya , saat dia melihat Karin menangis . Dia merasa iba dan kasihan pada Karin.


''Aku berharap , aku tidak akan bertemu dengan wanita itu lagi .Dia benar benar membuat ku gila!!'' ucap Leon dengan mengacak acak rambut nya


Sedangkan saat ini Karin pun tiba di kantor Kakak nya lalu berjalan masuk ke ruangan Raisa .


''Kamu kenapa Karin??'' tanya Raisa saat melihat kehadiran Karin dan dengan wajah cemberut nya itu .


Raisa pun masih sibuk dengan komputer nya , karena tidak mudah menjadi direktur perusahaan .Apalagi saat ini keadaan perusahaan sedang tidak baik baik saja . Banyak investor yang mengambil modal mereka saat mengetahui pembatalan kerja sama dengan perusahaan Leon .

__ADS_1


''Maafkan aku Kak , seperti nya kita akan benar benar jatuh miskin . Aku gagal meminta maaf kepada Leon , dan dia juga tidak ingin mencabut pembatalan kerja sama dengan perusahaan kita Kak.'' ucap Karin dengan wajah sedih


Raisa pun menghampiri Karin dan memeluk nya untuk memberikan ketenangan dalam keadaan Karin yang sedih .


'' Sudah lah Karin . Jika memang kita perusahaan ini harus bangkrut , kita masih bisa menjual beberapa benda yang ada di rumah . Dan mungkin kita akan menjual rumah juga mobil yang kita miliki karena kerugian perusahaan benar benar cukup besar . Lagian Kakak juga Papa sudah sepakat untuk menjual harta benda yang kita miliki untuk menganti rugi perusahaan.''


Karin menatap ke arah wajah kakak nya yang tampak menahan lelah .


''Maafkan aku Kak , jika saja Karin tidak berbicara sembarangan dengan tuan Leon . Pasti saat ini perusahaan kita baik baik saja . Maafkan Karin karena telah membuat Kakak dan juga Papa susah hiks hiks,'' tangis Karin dalam pelukan Raisa


''Karin akan tanggung jawab Kak . Karin akan menjual butik Karin dan semua yang ada dalam butik ku. Mungkin itu semua masih belum cukup , tapi Karin tidak ingin kehilangan rumah yang penuh kenangan itu Kak.'' Karin menawarkan agar menjual butik nya juga


''Sudah lah Karin . Rumah itu tidak ada arti nya jika kita hidup dalam kebencian seperti itu . Setelah rumah itu kita jual , kenapa kita tidak mencoba untuk hidup sederhana . Kakak tidak pernah mempermasalahkan kita tinggal di rumah yang mewah atau tidak . Tapi bagi Kakak bersama dengan kalian adalah hal yang begitu berarti . Kalian adalah penyemangat Kakak , jadi kita mencoba untuk hidup tanpa sebuah kemewahan . Bagaimana Karin??'' Raisa berusaha menghibur Karin

__ADS_1


Sebenar nya semua ucapan yang dikatakan oleh Raisa tidak semua benar . Dia mungkin bisa hidup sederhana tanpa kemewahan asalkan bersama dengan adik dan juga Papa nya . Tapi jika harus menjual rumah yang penuh kenangan itu sungguh berat bagi Raisa.


__ADS_2