Cinta Yang Salah

Cinta Yang Salah
episode 89


__ADS_3

Raisa yang sedari tadi hanya diam memantau kejadian yang sedang terjadi di antara keluarga nya . Sekarang Raisa mengerti , Bahwa Karin ingin membalas dendam pada Mamah , Felis dan juga diri nya .


''Aku tidak menyangka Karin , ternyata kau bisa juga bermain licik seperti ini . Ternyata kau tidak bisa di remehkan juga'' ucap Raisa di dalam hati sambil menatap ke arah Karin


Raisa pun mengejar Sarah , dia khawatir tentang keadaan Mamah nya itu dan untuk sementara Raisa akan mengalah dengan Karin . Meskipun saat ini dia ingin melawan , dia pasti akan tetap kalah . Raisa harus memikirkan rencana baru untuk Karin , karena kemampuan Karin yang sekarang cukup kuat dan cerdik.


''Mah !! , tunggu Raisa'' ucap Raisa sambil mengejar Sarah


''Untuk apa kau mengejar Mamah Raisa?? . Pergi lah , biarkan aku sendiri'' ucap Sarah menangis tersedu sendu


''Aku sudah pernah katakan pada mu kan Mah , jangan bermain judi lagi . Tapi kau tetap saja tidak mendengarkan apa yang aku katakan'' ucap Raisa marah marah pada Sarah

__ADS_1


''Tapi Papah mu itu tidak bisa memberikan apa yang Mamah inginkan Raisa . Mamah kan juga pengen kayak temen arisan Mamah lain nya , memiliki mobil , perhiasan dan juga segala nya . Mamah malu Raisa saat semua temen Mamah mengatakan bahwa Mamah tidak mampu membeli apa yang mereka beli, jadi dengan terpaksa Mamah melakukan judi agar Mamah dapat membeli apa yang Mamah mau Raisa'' ucap Sarah mengeluarkan semua uneg uneg nya


''Mah , bukan nya aku udah sering kasih kamu uang . Terus kemana uang yang selama ini aku transfer ke kamu Mah??'' tanya Raisa dengan nada tinggi


''Mamah buat judi lah , kau tau sendiri kan Raisa bahwa Mamah sering kalah . Jadi mau tidak mau , Mamah memakai uang mu dan juga beberapa perhiasan Mamah di jual . Apalagi kemaren Mamah jual mobil yang di berikan oleh Papah mu'' ucap Sarah tanpa rasa bersalah


Raisa menepuk jidat nya , masalah Felis belum selesai kini di tambah lagi Mamah nya yang tidak tau diri ini .


''Mah !! , kau benar benar ya . Sekarang rasakan lah akibat dari perbuatan mu itu'' ucap Raisa meninggalkan Sarah seorang diri


Sarah mengacak acak rambut nya merasa frustasi . Dia bingung harus pergi kemana , apalagi di tambah Sarah tidak memegang uang sepeserpun .

__ADS_1


''Sial !! . Kemana aku harus pergi , mana aku gak bawah uang lagi . Aaakkhh sial!!'' ucap Sarah marah


Raisa pun kembali ke rumah nya dan berpura pura sedih atas kejadian ini . Raisa langsung berjalan menuju ke arah Dika yang saat ini sedang duduk di kursi sambil memijit kepala nya yang terasa sangat pusing .


''Pah , maafkan Mamah dan juga Felis hiks . Raisa sebagai anak tertua di keluarga ini mewakilkan Mamah dan Juga Felis atas kesalahan yang telah mereka lakukan hiks hiks . Aku benar benar tidak tau Pah , jika mereka berdua melakukan hal jahat ssperti itu'' ucap Raisa sambil menangis


''Sudah lah Raisa , Papan tidak ingin membahas nya lagi . Papah ingin istirahat dulu'' ucap Dika lalu meninggalkan Raisa dan juga Karin


Raisa pun menatap kepergian Dika dan setelah di rasa Dika masuk ke dalam kamar nya . Raisa menatap ke arah Karin dengan tatapan benci .


''Wow hebat Karin , kau sangat hebat sekarang,'' ucap Raisa sambil bertepuk tangan

__ADS_1


''Kau bisa membalaskan dendam mu pada Mamah dan juga Felis . Aku akui kemampuan mu kini cukup hebat , kau juga cerdik Karin . Tapi , jika kau berlawanan dengan ku . Kau pasti akan kalah karena kau sama sekali bukan tandingan ku'' ucap Raisa dengan percaya diri


''Jangan sombong dulu Kak . Ingat , di atas langit masih ada langit . Dan di dunia tidak ada yang tidak mungkin , jadi jangan percaya diri dulu ya Kakak Raisa . Karena aku takut nanti kau tidak akan memiliki muka saat kejahatan mu juga terungkap'' ucap Karin tersenyum sinis ke arah Raisa


__ADS_2