
Saat ini Raisa tengah berada di sebuah lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sebuah hotel . Raisa menjelaskan pada Leon tentang beberapa tempat yang akan di jadikan sebagai pembangunan hotel dan juga beberapa lahan yang akan di buat beberapa wisata yang mungkin akan menarik para wisatawan untuk tinggal serta berlibur di hotel ini .
''Kau sangat luar biasa Nona Raisa , kau begitu memahami serta sangat cerdas dalam memilih tempat.'' puji Leon pada Raisa
''Tuan bisa saja . Semua ini sudah menjadi tugas saya untuk memilih tempat dan membuat anda puas Tuan,'' ucap Raisa sambil tersenyum ramah pada Leon
''Kau memang sangat luar biasa Nona , bahkan saya juga tidak menyangka bahwa tempat seperti ini akan menjadi sangat strategis untuk menarik para wisatawan untuk datang ke hotel kita , apalagi tempat ini sangat dekat dengan pantai . Dan saya yakin bahwa akan banyak wisatawan yang akan datang dan menginap di hotel ini.'' ucap Robby juga memuji Raisa
Setelah menyusuri beberapa tempat yang akan di bangun hotel. Leon pun akhir nya merasa puas dan semakin meningkatkan penanaman modal nya dalam bisnis ini .
''Aku akan menambah modal untuk pembangunan hotel di daerah sini . Dan kau juga jangan khawatir masalah biaya dan lain nya , akan aku tanggung.'' ucap Leon dengan wajah cool nya
Raisa pun sangat puas saat mendengar Leon akan menambah modal nya dalam bisnis ini. Bahkan Leon juga akan menanggung semua biaya pembangunan hotel ini .
__ADS_1
''Terima kasih banyak Tuan , suatu kehormatan bagi saya saat anda mempercayai saya dalam menjalankan bisnis ini Tuan.''
''Baiklah , sudah cukup sampai di sini dan kapan pembangunan ini akan di mulai??'' tanya Leon
''Secepat nya Tuan ,'' jawab Raisa
''Bagus lah. Saya sangat menantikan bahwa bisnis kita ini akan menghasilkan buat kita nanti nya.'' ucap Leon lalu berjalan meninggalkan Raisa dan di ikuti oleh Robby dari belakang .
Sedangkan saat ini Raisa pun mengambil handphone nya untuk menghubungi Karin agar menjemput nya . Karena sedari kemaren mobil Raisa berada di bengkel untuk di perbaiki .
''Kamu udah ada dimana , Kakak udah selesai nih??'' ucap Raisa saat menelfon Karin
''Aku udah di pinggir jalan ini Kak , aku udah nungguin Kakak dari sejam yang lalu . Sampai jamuran nih muka nungguin Kakak,'' ucap Karin dengan nada sewot
__ADS_1
Raisa pun tertawa saat mendengar suara Karin yang terlihat marah . Yang di katakan Karin memang benar , bahwa Raisa menelfon satu jam yang lalu dan menyuruh Karin untuk menunggu nya . Raisa juga mengatakan bahwa pertemuan nya dengan Leon hanya sebentar , tapi ternyata . Karin sudah menunggu Raisa lebih dari satu jam dan itu membuat Karin marah karena menunggu Raisa terlalu lama .
''Hehe..Iya iya Maaf. Ini Kakak udah selesai kok dan mau nyusul kamu.'' ucap Raisa sambil tertawa
''Kau benar benar keterlaluan Kak . Ini yang kau bilang sebentar , aku nungguin Kakak dari tadi bahkan aku juga meninggalkan pekerjaan ku di butik demi Kakak . Dan sekarang Kakak hanya bilang minta maaf , itu tidak cukup Kak!!''
''Iya iya Karin . Nanti Kakak bakal kasih kamu hadiah , udah ah . Sekarang kamu ada dimana Kakak udah ada di pinggir jalan.'' Raisa mencari keberadaan Karin
Sedangkan saat ini Leon pun sudah bersiap dan berada di mobil untuk kembali ke kantor . Dan saat Robby tengah menyalakan mesin nya , tiba tiba dia teringat ada sesuatu yang tertinggal .
''Ah Tuan maafkan saya . Saya harus kembali ke tempat tadi , ada barang saya yang tertinggal di sana Tuan.'' ucap Robby meminta ijin
''Ya sudah , cepat kamu ambil.''ucap Leon sambil menatap iPad nya yang berisi tentang dokumen bisnis nya
__ADS_1