
Kini waktu yang di tunggu tunggu oleh anggara telah tiba.
tepat 5 menit yang lalu bel pulang kerja berbunyi semua karyawan membersih kan bagian nya masing masing.
begitu juda dengan anggara seteh membersih kan area kerja nya dia segera keluar menuju ruangan yang kanaya tempati. berharap kanaya masih berada d tempat nya.
setelah sampai d depan ruangan kanaya dia melihat ruangan nya sudah kosong dia pun segera berlari menju gerbang tempat kerja mereka.
dan benar saja kanaya sudah di sana duduk manis seperti sedang menunggu seseorang dengan hp yang setia di telinga nya. mungkin kanaya sedang menghubungi kakak nya.
kanaya tidak tau saja jika anggara sudah info kan ke kakak kanaya agar tidak menjemput kanaya karena dia alah yang akan mengantar kan kanaya pulanga.
********
" yaaaang kenapa di sini ". ucap anggara
" aku nunggu mas arif jemput " jawab kanaya datar
" kamu masih marah sama aku yaaang " ucap anggara lagi
" pikir aja sendiri " jawab kanaya
" ayo ikut aku " ucap anggara sambil menarik tangan kanaya dengan lembut untuk mengikuti langkah nya
__ADS_1
" aku gak mau.... aku mau nunggu mas arif di sini " jawab kanaya
" mas ariff gak bakal jemput kamu yaaang. sudah lah ikut aku saja nanti aku yang antar kamu pulang " ucap anggara
" kamu tau dari mana kalau mas arif gak bakalan jemput aku " jawab kanaya
" yaaa pasti tau lah yaaang.. kan aku yang bilang ke mas arif agar tidak usah jemput kamu. karena yang akan mengantar kamu pulang ada lah aku. dan mas arif menyetujui itu. karena ke betulan mas arif juga akan lembur hari ini. " jelas anggara dengan santai nya..
jangan di tanya. bagaimana reaksi kanaya jelas dia kesel sama anggara.
kanaya menatap anggara dengan tajam.
" kamu nyebelin banget yaaaa... aku gak mau pulang sama kamu. lebih baik aku naik jemputan dari pabrik. " jawab kanaya
" eh eh..... enggak bisa begitu kamu tetap pulang sama aku. karena aku sudah janji dengan mas arif akan antar kamu pulang. jadi sekarang ikut aku. " ucap anggara sambil berjalan dengan tangan yang setia menggenggam tangan kanaya takut kanaya lari dari nya.
kanaya pun pasrah mengikuti anggara menuju motor nya berada.
setelah nya mereka berlalu meninggal kan tempat kerja nya.
saat di perjalanan kanaya dan anggara saling diam.
sesampai nya ke tempat tujuan anggara baru memulai obrolan nya.
__ADS_1
" kita uda sampai turun bentar yuk yaang pasti kamu lapar kan " ucap anggara
" enggak aku gak mau. aku mau nya kamu antar aku pulang sekarang. dan aku juga enggak lapar " jawab kanaya.
sesaat setelah kanaya bilang jika dia tidak lapar. tapi sayang nya cacing cacing di perut nya tidak bisa di ajak kerja sama dengan bunyi yang begitu membuat nya malu terhadap anggara.
" hahahha anggara tertawa di buat nya, kamu mungkin bisa mengelak yaaang tapi tidak dengan perut kamu yang meminta segera di isi " ucap anggara masih dengan tertawa nya
" enggak mau aku mau makan di rumah " kanaya tetap dengan ego nya.
" gak ada kita tetap makan di sini. kamu enggak boleh telat makan nya. nanti perut kamu sakit. sudah ayo masuk " ucap anggara tegas dan tak terbantah kan
kanaya pun akhir nya mengikuti anggara masuk ke dalam cafe. jujur dia sudah begitu lapar maka dia menurun kan ego nya.
●
●
●
next part....
terima kasih buat yang sudah menyempat kan untuk membaca
__ADS_1