
pulang dari tempat kerja kanaya dan anggara pergi ke cafe untuk makan sekaligus melanjut kan obrolan yang ter henti tadi saat di tempat kerja.
" mau makan apa yaang " ucap anggara lalu melambai kan tangan untuk memanggil waiter
" nasi goreng super pedas sama es teh saja " ucap kanaya
" sama in saja ya mbak " ucap anggara ke waiter
" baik , ada lagi... " ucap waiter sambil menulis pesanan
" sudah mbak itu dulu nanti jika mau nambah akan saya panggil lagi " ucap anggara
" baik...silahkan di tunggu " ucap waiter
" iya...terima kasih mbak " ucap kanaya di sertai senyum
" sama sama " ucap waiter
waiter itu pun meninggal kan meja anggra dan kanaya.
kanaya dan anggara pun melanjutkan obrolan mereka tentang pernikahan mereka. obrolan itu di selingi dengan perdebatan kecil. anggara meminta acara yang meriah dan di gedung tapi kanaya sendiri meminta yang sederhana dan di gelar di rumah.
dan akhir dari keputusan nya acara pun di gelar dua hari.
hari pertama di rumah kanaya dan hari ke dua di gedung sesuai ke inginan anggara.
" ya sudah kita sepakat ya nanti aku akan bilang ke mama dan papa, kamu juga harus bilang ke bapak dan ibu. " ucap anggara
__ADS_1
" iya iya nanti aku bilang sama bapak dan ibu. " ucap kanaya
" yaaang pulang yuuk...aku capek pengen rebahan " ucap kanaya lagi
" oke pulang. oh ya. . besok lusa kan libur...main yuk yaang... " ajak anggara
" memang mau ke mana " tanya kanaya
" terserah kamu...kamu pengen kemana ? " ucap anggara
" aku ingin ke kebun teh.. untuk menyegar kan mata dan pikiran " ucap kanaya antusias
" baik lah aku akan wujudin ke inginan calon istri aku...." ucap anggara dengan tersenyum.
kanaya hanya melihat anggara dengan eksprei jengah.
mereka pun keluar dari cafe menuju rumah kanaya. di perjalanan anggara selalu menggoda kanaya. dan untung nya kanay memakai helm jadi anggara tidak bisa melihat wajah kanaya yang tersipu malu atas goda an yang anggara berikan.
" assalamualaikum kanaya pulang " ucap kanaya
anggara juga turut mengucap salam dan masuk kedalam rumah.
yang kebetulan keluarga kanaya sedang berkumpul minus mas arif karena mas arif baru saja keluar dengan mbak ratih pacar dari mas arif.
" wa' alaikum salam " ucap keluarga kanaya
kanaya dan anggara mencium punggung tangan bapak, ibu san mbk santi.
__ADS_1
" sini sini duduk nak anggara, dari mana saja kok baru pulang jam segini " tanya bapak kanaya
" sebelum nya anggara minta maaf pak, bu karena anggara pulangin kanaya telat tadi mampir dulu ke cafe buat isi perut " jelas anggara
kanaya hanya diam
" oh begitu ya sudah tidak apa apa " ucap bapak kanaya
" santi permisi ke dapur sebentar buat minum untuk kita semua " ucap mbak santi lalu berdiri dari tempat duduk nya
" eh.... gak usah repot repot mbak " ucap anggara
" santai saja rangga, lagian gak repot juga kok cuma air doan. dan terus repot nya kan masih empat bulan lagi " canda mbak santi dengan kekeh an nya
bapak da ibu kanaya pun ikut tertawa sedang kan sang calon pengangin tersenyum dan salah tingkah sendiri
selagi mbak santi membuat minum anggara pun bercerita tentang obrolan nya dengan kanaya sewaktu di cafe tadi tentang acara pernikahan mereka.
bapak dan ibu kanaya hanya menyetujui ke inginan dari kanaya dan anggara mereka menyerah kan keputusan ke calon pengantin tersebut.
obrolan mereka masih terus berlanjut dan berhenti sebentar saat mbak santi datang membawa minuman dan makanan ringan lalu melanjut kan obrolan mereka lagi.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
terima kasih untuk para raeder yang sudah setia membaca dan mendukung author.
baca terus sampai cerita ini END ya....😊
__ADS_1
dan mampir juga ke karya author yang lain nya.
😊😊😊😊😊😊