
Karin melempar kertas yang berisi tentang transferan milik Sarah . Dika yang melihat nya sangat terkejut karena jumlah transferan itu tidak sedikit .
''Apa maksud nya ini Sarah??!!'' tanya Dika sambil membentak ke arah Sarah
''Pah , dengerin Mamah dulu .Mamah bisa jelasin semua ini'' ucap Sarah terbata bata
Sedangkan Karin tersenyum sinis menatap ke arah Sarah yang saat ini sedang merasa panik .
''Semua kejahatan kalian akan aku bongkar satu persatu . Kalian semua harus merasakan apa yang telah aku rasakan dulu'' ucap Karin dalam hati dengan rasa benci
''Sekarang jelaskan Sarah , aku ingin mendengar alasan mu yang masuk akal'' ucap Dika menatap dalam ke arah Sarah
Sarah pun gelagapan , dia tidak tau harus menjawab apa pada Dika .
''Itu adalah uang yang aku transfer kan pada , anak yatim Pah . Iya , itu aku kirim ke anak anak yatim Pah'' ucap Sarah mencari alasan
''Anak yatim?? . Apa kau pikir aku bodoh Sarah!!,'' ucap Dika sambil membanting kertas itu
__ADS_1
''Di sana sudah jelas terlihat bahwa kau mengirim uang ke orang yang berbeda . Cepat katakan pada ku Sarah , dan aku tidak ingin mendengar kau berbohong lagi!!'' ucap Dika sambil menggertak kan gigi nya
Sarah masih diam mematung dengan perasaan bingung . Dia tidak tau harus menjawab apa .
''Oh Mah , kau sangat bertele tele . Baik lah , akan aku bantu kau menjawab nya '' ucap Karin lalu memberikan foto kopi tentang percakapan antara Sarah dengan teman teman nya
Dika kembali mengambil kertas itu dan Dika semakin shock saat mengetahui bukti Chat antara diri nya dengan teman teman nya yang berisi tentang perjudian .
''Kau melakukan judi Mah??'' tanya Dika dengan wajah sangat terkejut
Felis yang sudah sangat muak dengan Karin pun langsung berjalan ke arah Karin dan menampar pipi nya . Tak sampai di situ , bahkan Felis juga mencakar wajah Karin hingga terluka dan mengeluarkan darah .
''Kau dasaar wanita ular , wanita sialan !! . Kau benar benar ingin menghancurkan keluarga ku Hah!!'' ucap Felis sambil menyerang Karin
Semua orang pun berusaha menarik tangan Felis dan menjauhkan nya pada Karin .
''Felis Cukup!!'' ucap Dika lalu mendorong tubuh Felis hingga terjatuh
__ADS_1
''Pah , kau mendorong ku dan memilih wanita sialan itu hiks hiks'' ucap Felis terduduk di lantai sambil menangis
''Kau memang pantas mendapatkan nya Felis , kau seharusnya bersyukur karena Papah tidak memasukkan mu dalam penjara . Kau seharus nya berterima kasih pada Karin , karena dia lah yang sudah menebus mu'' ucap Dika dengan kilatan amarah
Semua yang di katakan Dika adalah benar , bahwa Karin lah yang telah menebus Felis dalam penjara . Semua itu dia lakukan karena Karin ingin melihat penderitaan Felis di depan mata nya .
''Kalian berdua benar benar membuat ku marah dan menyesal karena perbuatan kalian . Untuk mu Felis , kau akan Papah kirim ke sebuah desa terpencil tanpa uang sepeser pun . Dan kau harus bertahan hidup dengan kerja keras mu sendiri , Papah tidak akan memberikan mu uang sepeser pun dan itu sebagai hukuman bagi mu'' ucap Dika dan membjat Felis terkejut
''Tapi Pah , Felis tidak bisa tinggal di desa apalagi tanpa uang hiks . Ku mohon Pah , jangan hukuman Felis hiks '' tangis Felis meminta pengampunan
''Keputusan Papah tidak bisa di ganggu gugat , kau akan tetap mendapat hukuman mu dan kau akan berangkat besok'' ucap Dika dengan yakin
Dika pun berjalan ke arah Sarah dengan pandangan marah .
''Dan untuk mu Sarah , aku mentalak mu karena perbuatan mu benar benar tidak bisa di maafkan . Kau tidak tau , bahwa keadaan keuangan kita sedang sulit tapi kau masih sempat nya bermain permainan haram seperti itu . Kau pantas mendapatkan hukuman ini'' ucap Dika pada Sarah dan membuat Sarah terkejut
''Tapi Pah , Mamah melakukan semua ini untuk membantu mu . Kau benar benar Pah '' ucap Sarah menangis lalu meninggalkan rumah Dika dengan air mata yang mengalir
__ADS_1