Dalam Perjodohan

Dalam Perjodohan
Tunggu Kehancuranmu Sayang


__ADS_3

Di majalah dinding Kampus, tepat di informasi depan kampus. penuh dengan foto seorang wanita tidur dengan pria dalam sebuah kamar tamaram dan kepala pria tepat di dada wanita itu, bukan hanya di majalah di UGunInfo sudah berisi foto itu dengan caption Boikot wanita ******.


"Aku tidak menyangkah deh, wanita itu berbuat seperti itu. Padahal diakan Notabennya pintar, dingin, pendiam!"


"Memang zaman sekarang seperti itu, yang terlihat diam itulah yang lebih bahaya!".


"gi, padahal dia cantik banget loh. kok tidak rugi ya, ditiduri sembarang pria!"


begitulah ucap Mahasiswa-mahasiswi sekitar mading itu.


Tak berapa lama tibalah Rayna, seperti biasa ia acuh tak acuh terhadap sekelilingnya.


"Tidak disangka ya, bunga kampus ternyata memilih jalan yang menjijikan!" jelas seseorang di depan Rayna.


"Selalu di banggakan dosen-dosen, ehh taunya jual diri!' jelas seorang membuat langkah kaki Rayna terhenti.


Ia langsung menuju keramaian di depan majalah dinding, ia yakin dua orang tadi menyindirnya. Hatinya sakit bukan main melihat foto itu, iya itu fotonya dan Abizar yang sengaja Abizar foto untuk mengancamnya. Nafasnya terasa berat dan jantungnua terasa sesak.


Hatinya telah tawar, iya telah tawar, setiap hari luka selalu ia rasakan. Tapi hari ini, luka itu semakin menganga ibarat terkena air garam, ia mundur dan menuju kelasnya. Ketika ia lewat banyak mahasiswa melihatnya dengan tatapan jijik.


"Rayna, apa kau baik-baik saja?" Tanya Gavin dengan cemas. "Apa ada orang membullimu?"

__ADS_1


sudah beberapa minggu ini, Diolay tak terlihat lagi di kampus. Membuat hati Gavin menjadi riang bukan main.


"Apa aku terlihat menyedihkan?" Tanya Rayna tanpa ekspresi dengan tetap berjalan.


"Rayna percayalah aku akan buta ketika ada berita buruk tentangmu " jelas Gavin.


"Kau bisa pergi, jika kau tak ingin berteman dengan orang seperti ku!" Jelas Rayna.


"Aku mengenalimu lebih dari siapapun, mana mungkin hanya masalah kecil itu aku membencimu?" jelas dan tanya Gavin.


"Terserah kau saja!" jawab Rayna masuk kelas dan duduk di tempat ia duduk biasanya.


Ting.... suara notifikasi handphonenya bertanda pesan masuk.


"Nona, Tuan sudah kembali. Jangan lupa selekas kuliah kerumah ya!" Pesan dari bibi membuat hati Rayna terlihat riang, entah kenapa rasanya ia ingin tinggal di rumah nya saja meskipun hubungan ia dan papanya tidak baik sejak kecil.


"Baiklah!" jawabnya dengan singkat.


-


Di Pramana Grub Abizar duduk di kursi kebesarannya seraya kaka diatas meja, ia tersenyum kemenangan melihat informasi sekitar Universitas Gunadarma, apa lagi kalau bukan informasi orang yang sangat ingin ia tendang dari kehidupannya itu.

__ADS_1


"Tunggu kehancuranmu sayang!" Jelas Abizar.


ia mencari media sosial Rayna, entah kenapa dari hatinya paling dalam ia penasaran sisi kehidupan wanita itu.


ya ada satu akun yang bernama @RaynaNicholas_, ia melihat akun itu hanya terlihat foto gelap dengan Caption yang sama dari awal sampai akhir.


"haha tidak ada yang istimewa, kenapa juga orang banyak menyukainya!" jelasnya seraya menggeser-geser handphone.


namun satu foto yang membuat hatinya janggal sebuah foto gelap bertema seorang wanita mencari cahaya dengan Caption "Bawa aku dari kegelapan, Hatiku terlalu tawar untuk bahagia, Terlalu menyakitkan jika hidup, Terlalu hambar jika dirasakan. Ingin menyakitiku bagaimana lagi? Sayangnya duniaku telah hancur untuk itu!".


"Deg..." Hati Abizar terguncang seketika. "Jika dilihat wanita ini tidak pernah tersenyum dengan tulus, wajahnya selalu seperti monster. Apa dia punya luka batin?" benaknya.


"Apa aku terlalu jahat? Ah sudahlah, melihat wajahnya sungguh membuatku jengkel, tapi kenapa aku selalu memikirkan tentang dia, lebih baik aku menelepon Jassy!" Jelasnya langsung menghubungi Jassy.


Namun, lagi-lagi nomor Jassy tidak aktif. "Mungkin dia sibuk!' Benaknya lagi.


maaf agak lama Up nya, Soalnya lagi sibuk ngurusi kakak mau pesta.


jangan lupa kritik dan saran membangunnya kaka😊


ig : renaandesta25

__ADS_1


__ADS_2