Dalam Perjodohan

Dalam Perjodohan
Maafkan aku


__ADS_3

"Kau tidak pernah tauh bagaimana kisahku, jadi jangan ikut campur dengan urusanku!" Jawab Rayna dingin berusaha melepaskan cengkraman Abizar, namun tenaganya kalah jauh dengan pria berahang kasar itu.


"hahaha kisahmu yang mana, kisahmu menjual diri dengan om-om, kisahmu dengan pria belang ha!' seringai Abizar menarik Rayna lalu mendorongnya ke tempat tidur.


"A..apa yang kau lakukan?" Tanya Rayna gemetar.


"Menurutmu apa yang aku lakukan, bukankah ini sudah pengalaman untukmu!" seringai Abizar mulai mendekat.


"Apa kau tidak jijik dengan Wanita murahan yang sering tidur dengan pria ini?" Tanya Rayna seperti biasa agar Abizar tidak melangkah begitu jauh.


"Bukankah tidak ada pihak yang di rugikan, kau terbiasa dengan sentuhan dan aku mencoba bekas orang lain!" jawabnya naik ke atas tubuh Rayna membuat nafas Rayna tidak menentu, ia berusaha mencari akal agar bisa kabur dari kukungan pria iblis ini.

__ADS_1


"Seharusnya kau melakukan ini dengan kekasihmu bukan denganku, aku ini wanita kotor!" cicit Rayna lagi.


"Diam kau!" jelas Abizar langsung mencium mulut Rayna dengan kasar, tidak ada kelembutan disana, Rayna berusaha sekuat mungkin untuk melepaskan diri dari Abizar namun semakin ia berusaha ia semakin gagal karena tangannya di ikat dengan dasi yang pria itu pakai.


"Abizar aku mohon jangan lakukan ini!" pinta Rayna menangis ketika Abizar mencium liar lehernya dan sesekali memberi tanda kepemilikan disana.


layaknya orang tuli dengan tangisan Rayna, Abizar telah bermain dengan tubuh Rayna sekitar 15 menit sebelum ke menu utama, tangannya telah kemana-mana sedangkan bibir keduanya masih bersatu dengan gairah yang membara.


"Abizar aku mohon jangan lakukan ini, jika kau melakukan ini aku akan membencimu seumur hidupku!" pintah dan tantang Rayna dengan air mata yang sudah tak sanggup lagi turun.


dibawah lampu tamaram yang indah, setelah tubuh Rayna telah ia kuasai ia baru menyadari bahwa isu tentang Rayna wanita malam dan sering tidur dengan pria hidung belang semua itu bohong, ialah yang merusaknya dan yang pertama untuk Rayna. Rasa penyesalan dihatinya semakin besar namun nafsu mengalahkan semuanya tanpa ia sadari ia telah menanam benih ke Rahim Rayna.

__ADS_1


3 jam bergelut di tempat tidur, Jujur saja ini yang pertama kalinya ia meniduri wanita yang ia sendiri membuka segelnya biasanya ia tidur dengan Wanita malam di Club itu sudah bekas orang lain, tapi ia mau tak kau karena keperluan ****, jika tidak di keluarkan ia akan setres.


Rayna tidur pulas tanpa sehelai benangpun menutupi tubuh indah nan putihnya, Abizar mencium kening Rayna merasa iba atas apa yang telah ia lakukan. "Maafkan aku!" jelasnya melihat kissmark yang ia beri telah dimana-mana. "Entah ini rasa benci atau rasa cinta, tapi aku tidak suka melihat kau dengan pria lain!" jelasnya lalu tumbang memeluk sang istri.


Malam itu akan menjadi malam yang paling menyedihkan untuk Rayna, tumbang sudah prinsipnya untuk tidak berhubungan dengan pria manapun, takdir mempermainkannya perlahan-lahan. Ia hanya di anggap gadis pemuas nafsu dan tidur dengan pria di luar sana oleh sang suami yang seharusnya menjaga, ah ralat dia bukan suami lebih tepatnya seorang harimau buas yang menjijikan.


Ten



Abizar Pramana

__ADS_1


berdarah Amerika-Berlin-Indo


__ADS_2