Dalam Perjodohan

Dalam Perjodohan
Kenapa Wajahmu Selalu berputar di kepala ku


__ADS_3

Hati Abizar terasa panas melihat semangat sahabatnya mendekat sang istri yang awalnya ini adalah bagian dari rencananya.


"Tentang foto itu kau sengajakan?" Tanya Erico.


Abizar menatap sahabatnya lekat.


"Jika kau tidak menyukainya, setidaknya jangan membuat ia terluka. Apa kau tahu jika kau bukan sahabatku, aku akan membunuhmu!" jelas Erico.


"Apa kau cari mati?' Tanya Abizar terlihat serius.


"Aku hanya becanda, jangan lakukan ini lagi. Apa kau tak kasihan dengan aku? aku menyukainya sejak kita SMA!" jawab Erico.


"Tapi dia tidak mencintaimu, apa kau bodoh?" Tanya Abizar dengan suara meninggi.


"Aku yakin suatu saat kami akan bersama, cepatlah bangunkan dia kalau tidak aku akan kesana!" pinta Erico lagi.


"Aku tidak mengulang perkataanku, apa perlu aku telpon scurity?" Tantang Abizar.


"Ada apa denganmu?, Jangan-jangan kau mencintainya?" Tebak Erico.


"Aku tidak bodoh sepertimu!' Abizar menarik Erico hingga keluar Apartmen.

__ADS_1


"awas kau ya!" Teriak Erico.


____


Di sebuah kamar tamaram berteman dengan gelap, seorang wanita pecinta warna hitam itu sedang mengorak-arik buku dengan seni menggambarnya, ia menggambar anak malang yang tak bisa mendapatkan kebahagiaan.


"Melihatmu terluka, hatiku menjadi lega. Ternyata perjodohan tidak selamanya menyenangkan, Aku berharap kau luka hingga dibunuh mertuamu!" jelasnya tetap fokus pada tulisannya. "Anakku Malang, Andai kau ikut denganku maka aku akan berusaha sebisa mungkin membahagiakanmu, kenapa kau ikut dengannya?".


Terkadang ia tersenyum senang, sedih, hambar dalam gelapnya malam, ia menjadi ambisi membalas dendam pada orang yang membuat ia sejauh ini.


"Tunggu kehancuranmu sayang!" jelasnya mengelus sebuah foto yang tampak bahagia.


Sepergian Erico, Abizar kembali ke kamarnya. Ia duduk di ranjang seraya membaca buku untuk persiapan sebagai pemimpin, meskipun baru sebagai wakil, namun seketika pikirannya berpikir tentang Wanita yang selalu mengganggu hidupnya akhir ini.


"Aish,,, kenapa wajahnya selalu berputar di kepala ku?" Tanya Abizar pusing tujuh keliling.


sebenarnya sejak SMP ia bertemu wanita itu di sekolah, di hari pertama ia benar-benar kagum terhadap wanita itu dari segi kecantikan dan otaknya. Namun satu hal membuatrasa kagum itu menghilang ketika ia tahu wanita itu adalah wanita yang sombong dan menyebalkan, yang mana Rayna notabennya tidak peduli pada orang lain, ia selalu melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya, tidak ingin berteman pada orang lain, penyendiri dan berkata selalu sesuai dengan fakta, selalu tepat janji, yang paling ia benci di khianati.


mengingat masa Smpnya, Abizar kembali dalam mode on untuk membenci Rayna karena satu hal, hingga saat ini ia sangat kesal.


Abizar keluar kamarnya dengan mengendap-endap menuju kamar Rayna, ia masuk dengan sangat pelan takut sang pemilik kamar tak terjaga. "Apa yang aku lakukan?" benaknya tak mengerti.

__ADS_1


Abizar melihat sekeliling kamar tak ada satupun hal yang menarik baginya, tak ada foto dan dekorasi, semua bernuasa gelap. Buku-buku tersusun rapih di lemari samping tempat tidur, ya hanya buku bahkan wanita itu tak memiliki alat kecantikan seperti wanita pada umumnya.


Abizar mengambil sebuah buku di atas meja lampu tidur, ingin meletakkan di lemari tempat buku tersusun, namun ada selembar kertas jatuh ke lantai. Ternyata itu bukan selembar kertas melainkan sebuah foto polaroid yanh tersusun lebih dari 30, membuat hati Abizar terlihat penasaran adalah tulisan dibelakang foto itu.


Yang mana tulisannya


From : Gavino Mahendra


To. : Rayna Nicholas


Banyak hal yang tak bisa ku ungkapkan denganmu, hal bagaimana hidupku terasa berarti kembali, warna yang kau berikan begitu cerah membuatku lupa bahwa aku adalah manusia menyedihkan.


Awalnya aku tidak percaya semua ini, aku tidak percaya kita bisa sedekat ini sekarang, mengingat aku sulit bergaul dan begitu pula dengan mu, melihatmu aku serasa melihat diriku sendiri, apa kau tauh betapa takutnya aku jika kita berpisah suatu hari nanti.


untuk ke sepuluh kalinya ku ucapkan "Happy birthday Rayna" Aku berharap kita selalu bersama, oh iya aku akan jadi penulis, kau senang bukan?.


Mungkin kau takkan membacanya, seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi aku berharap suatu hari nanti kau menyadari bahwa kita ditakdirkan bersama.


See U🤍


jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, untuk semangat 🤗

__ADS_1


__ADS_2