
Setelah membaca status Iroha, Seiji dan Reiko saling menoleh satu sama lain dan tersenyum, kemudian mereka memegang kedua tangan Iroha,
“Ok berarti kita bertiga sama sama Children of Resephone, berarti mulai sekarang kita kakak beradik.” Ujar Seiji.
“Um...iya...” Balas Iroha.
“Hehe aku punya adik...benar tidak Sei-niichan...” Ujar Reiko.
“Benar benar, Iroha-chan adik kita berdua...” Balas Seiji.
“Terima kasih onii-chan...onee-chan...” Balas Iroha sambil menitikkan air mata dan tersenyum.
Akhirnya ketiganya berpelukan, kemudian Seiji dan Reiko mengajarkan Iroha menggunakan customize body, tapi Iroha mengatakan dia akan tetap menjadi anak berusia 12 tahun seperti wujudnya sekarang karena melihat wujud Seiji dan Reiko yang berusia 15 tahun. Setelah itu, mereka membawa Iroha keluar dari labirin dan membawanya ke asrama.
“Rei-chan, kamu bawa Iroha-chan ke kamar mu ya...” Ujar Seiji.
“Siap nii-chan...yuk Iroha-chan...” Balas Reiko.
“Iya nee-chan...”Tambah Iroha.
Mereka berpisah di depan asrama, ketika mau masuk ke dalam asrama, Seiji bertemu dengan Luther yang sedang besender di sebelah pintu masuk asrama,
“Dia anak yang kemarin ya ?” Tanya Luther sambil menunjuk ke arah Reiko yang sedang menggandeng Iroha dari kejauhan.
“Ya, tolong rahasiakan...” Ujar Seiji.
“Tenang saja, aku tidak akan bicara kepada siapapun...lalu bagaimana kelanjutannya, masa kamu membiarkan anak itu tinggal di asrama ?” Tanya Luther.
“Aku akan bicara kepada kepala akademi besok...” Ujar Seiji.
“Baiklah...good luck...ayo masuk Solon...” Ujar Luther.
“Ya...ayo masuk.” Balas Seiji.
Keduanya masuk ke dalam asrama dan kembali ke kamar masing masing. Sementara itu di asrama wanita, ketika Reiko membawa Iroha masuk ke kamarnya, kebetulan Olivia dan Disela sedang berbincang di sana.
__ADS_1
“Reena-chan, siapa anak itu ?” Tanya Disela.
“Oh namanya Inggrid, dia adik ku hehe...” Jawab Reiko.
“Oh ya...wah benar juga, wajahnya mirip kamu....kamu umur berapa ?” Tanya Olivia sambil menunduk melihat Iroha.
“Aku 12 tahun onee-chan...” Ujar Iroha.
“Waaaaa...aku di panggil onee-chan....” Teriak Olivia heboh.
“Hei...jangan norak.” Tegur Disela.
“Kalau kamu umur berapa ?” Tanya Iroha kepada Disela.
“Maaf aku bukan onee-chan karena tinggi ku sama dengan mu, tapi aku seumur onee-chan mu...” Jawab Disela kesal.
“Eh..begitu ya, maaf onee-chan...” Balas Iroha.
“Huh.....di maafkan.” Ujar Disela dengan wajah merah dan menoleh ke arah lain.
Akhirnya mereka mulai berbincang bincang dengan Iroha dan mengajukan banyak pertanyaan, tentu saja Iroha di bantu Reiko menjelaskannya pada mereka. Keesokan harinya, Seiji dan Reiko membawa Iroha menemui Lorien di ruangannya. Kemudian Lorien menghubungi Renola yang berada di kota Durnce menggunakan cermin sihir, setelah tersambung dengan Renola, Lorien meninggalkan ruangan supaya Seiji dan Reiko bisa berbicara leluasa dengan Renola, setelah Seiji dan Reiko menjelaskan semuanya,
“Begitulah baba...oh ya nama samarannya Inggrid.” Balas Reiko.
“Hei...sudah berapa kali ku bilang jangan panggil aku baba....baiklah, aku mengerti, panggil Lorien, aku akan bicara dengan nya...” Ujar Renola.
Seiji dan Reiko keluar memanggil Lorien, kemudian ketiganya keluar dan menunggu di luar ruangan sementara Renola dan Lorien berbicara. Akhirnya ketiganya di panggil masuk oleh Lorien untuk masuk ke dalam dan duduk,
“Baiklah, mulai sekarang namamu adalah Inggrid Archiel, kamu sekarang duduk di bangku kelas 1 smp dan di tempatkan di kelas E, untuk tempat tinggal, untuk sementara kamu akan bersama dengan Reena-kun sampai ada kamar yang kosong. Mengerti ya....” Lorien langsung menyampaikan nya kepada Iroha yang duduk di tengah antara Seiji dan Reiko.
“Ba..baik sensei...” Balas Iroha.
“Terima kasih sensei....” Ujar Seiji dan Reiko sambil menunduk.
“Hahaha tidak apa apa...tapi sekarang aku ingin minta bantuan kalian...” Ujar Lorien.
__ADS_1
“Ada apa sensei ?” Tanya Seiji.
Lorien memberitahu ketiganya kalau belakangan ini ada beberapa orang yang suka menyelinap ke belakang akademi dan menuju hutan tempat pohon raksasa berada, mereka sepertinya berkeliaran di sekitar pohon dan berusaha masuk ke dalam. Lorien minta ketiganya untuk berjaga jaga dan melaporkan kalau ada yang mencurigakan. Untuk itu ketiganya di beri kartu pass untuk bisa masuk ke dalam hutan di belakang akademi.
“Um...kenapa kami ?” Tanya Seiji.
“Karena hanya kalian bertiga yang bisa ku percaya, kalian adalah anak anak dari Renola-sensei....tentu saja kalian juga anak anak ku...” Balas Lorien.
“Apa sensei sudah memiliki gambaran kira kira siapa yang menyelinap kesana ?” Tanya Seiji.
“Aku belum bisa pastikan, tapi aku mencurigai pangeran kedua dari kerajaan Alvania dan seorang anak bangsawan kerajaan Grandia...” Ujar Lorien.
“Hmmm...Jerome ?” Tanya Reiko.
“Bukan, Emily-sensei sudah mengawasi dia, yang ku maksud, siswa kelas 3, bernama Francis Eria Kranzel, anak pertama dan pewaris Earl Kranzel dari Grandia.” Jawab Lorien.
“Jadi yang di curigai pangeran kedua dan anak bangsawan bernama Francis...” Ujar Seiji.
“Benar, memang belum pasti dan tidak ada bukti, tapi menurut keterangan penjaga seperti itu...” Balas Lorien.
“Kalau sensei memberikan pass pada kami, berarti kami boleh dong mengunjungi pohon raksasa...” Ujar Reiko.
“Boleh saja kalau kalian bisa melewati pelindungnya....di dalam hutan di batasi pelindung yang tidak bisa di masuki oleh siapapun sampai sekarang...pelindung itu sudah dari sejak jaman mitologi.” Ujar Lorien.
“Begitu ya, baiklah...kami setuju membantu sensei karena sensei juga sudah membantu adik kami...” Ujar Seiji.
“Baik, passnya sudah aku titipkan kepada Emily-sensei, karena sekarang dia yang bertugas menjaga pintu masuk di sana sejak ada orang yang mencoba menyelinap kesana.” Ujar Lorien.
“Um...Emily-senseinya ada dimana ?” Tanya Reiko.
“Dia ada di pos penjaga yang terletak persis di belakang istana akademi ini...kalian kesana saja...sepulang sekolah nanti...” Jawab Lorien.
Tiba tiba bel berbunyi, Lorien meminta ketiganya masuk ke dalam kelas, untuk Iroha sementara di perbolehkan masuk ke kelas Seiji dan Reiko untuk mengikuti pelajaran, Lorien akan memberitahu Alan mengenai hal ini. Setelah itu, ketiganya pamit dan keluar dari ruang kepala akademi. Sekarang ketiganya memiliki tujuan untuk mencapai pohon raksasa dan mencari tahu tentang kebenaran dewi. Setelah masuk ke dalam kelas, suasana kelas menjadi heboh karena melihat Seiji dan Reiko yang membawa adik baru. Tentu saja kelompok mereka sudah tahu karena sudah di beritahu sebelumnya. Ketika bertemu dengan George yang bertubuh besar, Iroha kaget dan bersembunyi di belakang Reiko kemudian berbisik,
“Kok ada beruang nee-chan ?” Tanya Iroha berbisik.
__ADS_1
“Hus, namanya George, dia seorang beastmen jenis beruang...” Jawab Reiko berbisik.
Sementara itu, George yang melihat Iroha bersembunyi di balik Reiko menjadi salah sangka kalau Iroha takut padanya. Cyriel, Luther dan Olivia langsung menghiburnya, sedangkan Disela tertawa terbahak bahak. Suasana kelas menjadi ceria, tak lama kemudian Alan-sensei masuk dan pelajaran di mulai.