DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 111.


__ADS_3

Lin Tiancheng berteriak nyaring karena kaget seperti seperti seekor kucing yang diinjak ekornya.


"Kamu benar-benar telah membunuh Zhang Heng? Kamu berani membunuh orang? Apa kamu gila? Kamu akan dihukum mati! Hahaha! Kamu akan mati Ye Yuan!"


Ye Yuan menghela napas lagi. "Kamu benar-benar manusia lemah yang hanya bisa bicara mengenai peraturan perguruan. Tidak heran kamu selalu gagal lulus Ujian Naik Tingkat Bumi. Kamu tidak memiliki nyali orang besar!"


Lin Tiancheng gemetar. Kata-kata Ye Yuan membuat traumanya muncul. Ye Yuan telah menunjukkan kelemahannya.


"Kamu menganggap dirimu itu mulia karena menjadi pemimpin Departemen Urusan Umum. Kenyataannya, posisi ini justru menunjukkan kelemahanmu! Berapa banyak murid yang bisa lulus Ujian Naik Tingkat Bumi dari departemen itu? Aku datang untuk membunuhmu tapi kamu justru membuat anak buahmu sebagai umpan. Dan sekarang kamu melarikan diri. Kamu bahkan tidak berani bertarung. Kamu ingin mengadu pada para guru kalau aku membuat kerusuhan di Departemen mu kan? kamu itu pengecut, Lin Tiancheng! Orang sepertimu tidak akan pernah menjadi orang besar!"


Kalimat Ye Yuan terdengar seperti palu yang bertubi-tubi menghantam semangat Lin Tiancheng, membuatnya kehabisan napas.


"Diam kau! Murid lemah macam kamu yang masih di Tingkat Keenam berani-beraninya bicara masalah orang hebat di depanku! Lelucon apa ini?"


Lin Tiancheng akhirnya ikut marah juga dan menyangkal perkataan Ye Yuan.


"Oh..begitu? Lalu apa yang kamu takuti? Ayo, datang dan habisi aku, seorang murid lemah Tingkat Keenam!" Kalimat Ye Yuan penuh dengan nada cemoohan.


"Hmmm!! Kamu pikir aku tidak tahu gertakanmu yang murahan itu? Baik. Aku akan melakukan yang kamu minta dan mari kita lihat siapakah yang benar-benar lebih hebat!"

__ADS_1


Lin Tiancheng mengeluarkan kekuatannya yang berada setengah jalan dari tingkat Penggabungan Jiwa. Dia hantamkan kekuatan itu pada Ye Yuan. Lin Tiancheng tidak bodoh. Dia tahu bahwa keunggulannya dari Ye Yuan adalah tingkat kekuatan kanuragannya. Sekarang keunggulan itulah yang dia gunakan.


Para petarung yang sudah berada di tingkat Penggabungan Jiwa hanya dapat mengandalkan tenaga dalamnya saja untuk memberi tekanan pada lawannya yang masih berada di fase Energi Murni. Mereka dapat menggunakan tenaganya untuk menekan titik energi pusat energi Dantian tapal batasnya hingga energi Qi dalam dirinya berubah menjadi cair, dan itu dilakukan dalam sekali coba. Sekarang, meski Lin Tiancheng belum sepenuhnya menguasai Tingkat Penggabungan Jiwa, kekuatan yang dia keluarkan sudah cukup hebat.


Oleh karena itu dalam hal kualitas dan kuantitas, kekuatan petarung di Tingkat Penggabungan Jiwa memang jauh lebih unggul dari pada di tingkat biasa. Bukanlah pekerjaan biasa jika ada seorang petarung yang masih berada di fase Energi Murni Qi untuk melawan para petarung lain yang sudah berada di Tingkat Penggabungan Jiwa. Jika mereka ingin menjadi saingan yang sepadan, mereka harus memiliki jurus-jurus bela diri yang kuat atau meminum pil obat surga.


Para petarung yang berada di posisi seperti Lin Tiancheng, menguasai setengah dari Tingkat Penggabungan Jiwa, sedang berproses mencairkan kumpulan energi Qi mereka. Mereka sudah mampu menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan lawan yang berada di fase energi murni Qi.


Lin Tiancheng sebenarnya cukup berbakat. Sebenarnya dia mampu untuk menjadi Tingkat penggabungan Jiwa secara penuh namun sengaja menekan kekuatannya sehingga dia berada di tahap setengah dari tingkatan itu ketika mengikuti Ujian Naik Tingkat Bumi. Karena tingkat pemahaman akan kekuatannya masih kurang, Lin Tiancheng belum dapat mencapai tingkat penguasaan ilmu bela diri yang baik. Oleh karena itu, dalam ujian naik tingkat di Menara Ilusi Jiwa waktu itu, dia masih kalah dengan lima petarung penguji yang kesemuanya ada di Tingkat penggabungan Jiwa.


Melihat Lin Tiancheng menggunakan kekuatan kanuragannya untuk menekan tenaga Ye Yuan, pemuda ini tersenyum sinis.


"Apa kamu mencoba untuk menggunakan tenaga dalam mu untuk menekanku? Sayang sekali, kekuatan kanuragan mu masih rendah!"


Ye Yuan juga mengeluarkan kekuatan Energi Murni Qi-nya dan seketika aura energinya jauh melampaui aura energi Lin Tiancheng.


Sekilas, aura energi dari kedua orang ini saling berhadapan. Tidak ada yang dapat menjangkau yang lainnya.


Tempat Ye Yuan dan Lin Tiancheng sebenarnya adalah tempat yang cukup ramai jadi sekarang keduanya menjadi tontonan para murid lain. Ketika mereka melihat aura energi Ye Yuan mampu menandingi aura energi Lin Tiancheng, mereka tercengang.

__ADS_1


"Tidak mungkin. Bukankah Ye Yuan hanya berada di Tingkat Keenam Energi Murni Qi?"


"Iya! Dia bahkan bisa menandingi tekanan kekuatan kanuragan Kakak Senior Lin. Ini gila!"


"Bukankah ini berarti jika kekuatan Ye Yuan itu lebih dari setengah Tingkat Penggabungan Jiwa?"


"Secara teori, seharusnya iya. Ini juga berarti, meski kekuatan Ye Yuan hanya berada di Tingkat Energi Murni, ketebalan energinya tidaklah lebih rendah dari setengah Tingkat Penggabungan Jiwa? Bukankah ini gila!"


Tentu saja ini tidak mungkin terjadi. Ketebalan energi Ye Yuan sangat menakutkan. Sejak dia masih di Tingkat Pertama, jumlah energi yang Ye Yuan serap jauh lebih banyak dari yang lain. Ketika dia sudah berhasil naik tingkat, kepadatan energinya sudah sangat mencengangkan. Itu kenapa dia dapat mengimbangi aura energi Lin Tiancheng.


Yang dimaksud dengan ketebalan energi tidak berkaitan dengan jumlah energi yang disimpan, melainkan pada keberhasilan dalam memurnikan energi murni. Ini dapat digunakan untuk menekan lawan di tingkat yang sama.


Sebagai contoh, Ye Yuan dan juga murid lain yang berada di tingkat yang sama, yakni Tingkat Keenam menggunakan jurus yang sama. Jika orang lain menggunakan satu unit energi untuk meng-eksekusinya, maka untuk Ye Yuan, hanya 1/3 energi yang dia butuhkan untuk melancarkan jurus yang sama. Ini kenapa Ye Yuan bisa dikatakan lebih ampuh dari yang lain.


Mendapati Ye Yuan tidak kalah dengan kekuatan aura energinya, wajah Lin Tiancheng berubah menjadi masam. Sekarang, dia hanya dapat melawan Ye Yuan dengan kemampuan bela dirinya. Namun, dia sedikit khawatir karena Ye Yuan memiliki jurus yang tidak biasa seperti Telapak Tangan Berlapis Gelombang. Sekali dia lengah, maka dia dapat terluka parah hingga mungkin mati.


Pertarungan antara Ye Yuan dan Lin Tiancheng ini adalah pertarungan hidup dan mati.


"Huh! Memangnya kamu mau apa jika aura energimu kuat? Hari ini, aku akan menunjukkanmu seperti apa kekuatan dari petarung setengah Penggabungan Jiwa! Jurus Gemuruh Tinju!"

__ADS_1


Lin Tiancheng mengarahkan tinjunya ke arah Ye Yuan. Ada gelombang listrik terlihat bersamaan dengan pukulan tinjunya. Jurus yang dilancarkan oleh Lin Tiancheng ini adalah jurus bela diri tingkat kesatu sangat ampuh yang Ye Yuan pernah lihat di perpustakaan kitab suci.


Kekuatan yang muncul dari serangan Jurus Gemuruh Tinju yang dikeluarkan oleh seorang petarung setengah Tingkat Penggabungan Jiwa sangat menyeramkan.


__ADS_2