
Feng Ruoqing cukup ragu beberapa saat sebelum akhirnya menjawab.
"Dulu Mo Yuntian adalah murid nomor satu yang mendapat Gelar Kehormatan dalam ilmu bela diri ketika dirinya berada di Tingkat Keempat Penggabungan Jiwa. Ketika dia menerima gelar itu, salah satu sahabatnya tidak bisa mengikuti prestasinya karena masih berada di Tingkat Hitam. Saat itu, seorang pengurus murid dari Departemen Urusan Umum tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan keduanya dan membuat masalah dengan sahabat Mo Yuntian dengan membuatnya jadi pincang. Karena itu, Mo Yuntian benar-benar marah dan membunuh pengurus itu."
Ye Yuan tertawa terkekeh mendengar penjelasan Feng Ruoqing. "Sepertinya Departemen Urusan Umum adalah tempat para murid pintar berkumpul dan menurunkan 'nilai-nilai' mereka!"
Feng Ruoqing menghela napas sebelum dia meneruskan. "Ada begitu banyak orang di Perguruan Dan Wu. Oleh karena itu, pihak perguruan menggunakan murid sebagai pengurus. Selain mengajar di kelas, para guru juga harus meningkatkan kekuatan kanuragan mereka. Jika kita banyak mengurus hal yang 'tidak penting' maka peningkatan kekuatan kita kaan tertunda. Dan lagi Departemen Urusan Umum adalah tempat di mana wewenang besar berada. Jadi bisa dikatakan kalau tempat itu menciptakan pada murid-murid besar kepala."
Ye Yuan menganggukkan kepala sebagai tanda kalau dia paham. Para guru juga menjadi petarung yang harus juga mendalami ilmu bela diri. Mereka pastinya tidak ingin diminta untuk mengurusi hal-hal yang 'tidak penting' ini.
Perguruan menggunakan para murid yang tidak terlalu berbakat untuk mengurus hal-hal keseharian para murid sehingga murid-murid berbakat memiliki banyak waktu untuk mendalami kekuatan kanuragan mereka. Cara yang cukup bisa dipahami sebenarnya.
"Lalu, apa yang terjadi?"
"Mo Yuntian tidak mau menunggu hingga pihak perguruan yang mengurus masalah sahabatnya. Dia berjalan sendirian ke arah Puncak Sembilan Surga di belakang gunung kemudian memasuki Jalan Sembilan Surga, yang bisa dikatakan juga sebagai jalan kematian. Namun, ternyata dia bisa melewatinya.Jalan Sembilan Dewa bukanlah jalan yang bisa kamu lewati!" Huyan Yong melanjutkan cerita Feng Ruoqing.
"Kesimpulannya, jika aku bisa melewati Jalan Sembilan Surga berarti Dewan Tetua tidak bisa berbuat apa-apa padaku?" Ye Yuan mengabaikan penjelasan Huyan Yong dan balik bertanya.
"Teorinya seperti itu. Tapi kamu harus tahu bahwa Mo Yuntian waktu itu berhasil karena dia sudah berada di Tingkat Keempat Penggabungan Jiwa. Sejak Perguruan Dan Wu didirikan, ada sebanyak 237 orang yang mencoba untuk memasuki Jalan Sembilan Surga. 194 di antaranya adalah para petarung dari Tingkat Penggabungan Jiwa sementara 43 sisanya dari Tingkat Energi Murni Qi seperti dirimu. Dari kesemuanya itu, hanya lima yang berhasil. Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, hanya Mo Yuntian saja yang bisa melewatinya. Para murid yang gagal biasanya mati di tengah jalan atau menjadi gila setelahnya. Yang paling penting, di antara ke 43 murid Energi Murni Qi, tidak ada satupun yang selamat!" Huyan Yong akhirnya menceritakan semuanya tentang Jalan Sembilan Surga.
"Apa itu Jalan Sembilan Surga?" Penjelasan Huyan Yong sepertinya tidak merubah pikiran Ye Yuan.
__ADS_1
"Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalam Jalan Sembilan Surga. Karena semua murid yang melangkah ke sana sebelumnya harus mengambil Sumpah Surga Dao. Mereka bersumpah untuk tidak mengatakan apapun yang mereka temui di sana." Huyan Yong menjelaskan.
"Seperti itu? Mengagumkan! Guru Huyan, si Tua Bangka tadi bukankah bernama belakang Su. Apa dia dari keluarga Su yang ada di ibukota?" Ye Yuan tiba-tiba bertanya.
""Kamu benar. Su Yubai adalah kakak kedua dari pemimpin keluarga Su yakni Su Yulin."
"Oh jadi begitu. Jelas saja dia sangat ingin membunuhku. Baiklah kalau begitu, aku ingin mencoba melewati Jalan Sembilan Surga ini."
Huyan Yong terang kaget dengan kalimat yang dilontarkan Ye Yuan. Penjelasanya yang sudah panjang lebar tidak berguna sama sekali.
Ye Yuan hanya tersenyum mendapati ekspresi wajah Huyan Yong.
Mendengar analisa Ye Yuan, raut wajah Huyan Yong berubah menjadi kaku.
Beberapa tahun belakangan ini, ketua berada jauh dan sering tidak mengurus masalah yang ada di perguruan. Semuanya diserahkan pada Su Yubai. Orang-orang yang duduk di kursi Dewan Tetua semuanya adalah orang kepercayaannya Su Yubai.
Seperti yang Ye Yuan katakan bahwa tidak ada bedanya jika sekarang pemuda itu pergi ke Dewan Tetua. Dia pasti akan dijatuhi hukuman mati.
"Jadi, Jalan Sembilan Surga adalah satu-satunya jalan keluar."
Di belakang gunung, ke enam tetua perguruan Dan Wu berkumpul di Balai Pertemuan. Di samping Su Yubai, ada dua wakil ketua, dan tiga tetua. Ke enam orang ini ditambah ketua Jiang Yunhe adalah pemegang otoritas tertinggi di Perguruan Dan Wu.
__ADS_1
Kewenangan seorang ketua di perguruan ini sangat tinggi. Dia memiliki hak veto untuk memutuskan segala hal yang ada di lingkungan Perguruan Dan Wu sebagai wakil dari Aliran Awan Tenang.
"Wakil ketua dan juga para tetua. Seorang murid dengan kemampuan bela diri Tingkat Bumi melanggar hukum dengan membunuh secara brutal dua murid di siang hari. Hari ini, aku memanggil kalian semua untuk mendiskusikan tindakan apa yang harus kita lakukan terhadap murid ini."
Su Yubai adalah orang yang memiliki inisiatif untuk mengumpulkan orang-orang jadi dia menggunakan kesempatan ini untuk memperkeruh suasana.
"Seorang murid tingkat bumi berani begitu kurang ajar! Tidak ada yang perlu kita diskusikan. Langsung hukum mati saja dia!" Seorang wakil ketua langsung marah begitu mendengar kalimat Su Yubai.
"Benar sekali. Menurut peraturan perguruan, seorang murid yang membunuh sesama murid akan dijatuhi hukuman mati. Untuk apa pertemuan seperti ini?" Seorang tetua ikut menyetujui pendapat wakil ketua.
'Tetua Su, siapakah gerangan nama murid ini?" wakil ketua yang satunya lagi bertanya.
Su Yubai melihatnya dengan pandangan tidak senang. Orang ini tidak ingin ikut-ikutan mendukungnya seperti yang lainnya. Ini membuat Su Yubai menjadi marah.
Dua wakil ketua yang ada di Perguruan Dan Wu ini berasal dari bidang yang berbeda, yang satu menguasai ilmu bela diri sementara yang lainnya ahli dalam bidang ilmu pengobatan.
Zhang Songtao adalah nama dari wakil ketua yang menyetujui niat Su Yubai untuk mengakhiri hidup Ye Yuan. Dia adalah ahli ilmu bela diri Dao. Sementara Hu Changsheng adalah nama wakil ketua yang satunya lagi. Dia ahli dalam bidang ilmu pengobatan Dao.
Hu Changsheng adalah seorang pengikut setia Jiang Yunhe, tipe orang yang juga tidak menyukai perebutan kekuasaan. Dia adalah orang yang sangat gigih untuk menguasai ilmu pengobatan Dao. Selama beberapa tahun terakhir ini, perannya di Perguruan Dan Wu tidak terlalu terlihat. Bahkan, di pertemuan Dewan Tetua seperti ini, dia dapat dikatakan hampir tidak memiliki hak untuk memilih.
__ADS_1