DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 99.


__ADS_3

Meski Jiang Hunye adalah seorang ketua guru, dia juga tidak bisa sembarangan menginterupsi proses meditasi yang dilakukan Ye Yuan.


Feng Ruoqing yang juga tidak menduga menemui keadaan seperti ini bicara pada Lu.


"Maafkan kami Nona Lu. Jika Ye Yuan sudah keluar dari meditasinya, tolong beritahu dia untuk menemui ketua guru di belakang gunung, Pengadilan Gelombang Awan."


Lu mengedipkan matanya dan mengangguk. "Jangan cemas Guru Feng. Aku akan memberitahunya."


Lu terlalu naif jadi dia tidak memahami apa maksud perkataan Feng Ruoqing. Lain dengan Feng San, yang lumayan sudah cukup paham dengan dunia ini. Badannya gemetar begitu dia mendengar kalimat Feng Ruoqing. Matanya melirik ke arah Jiang Yunhe.


Awalnya, Feng San hanya menyadari kekuatan Jiang Yunhe, tapi saat ini dia tahu siapa itu Jiang Yunhe. Dia tidak menyangka orang terhormat di Dan Wu ini datang sendiri untuk menemui Ye Yuan. Ini mengingatkan dia pada kejadian pagi ini di mana Wu Daofeng juga secara pribadi datang dengan membawa lencana.


Sejak dia menerima lencana dari Wu Daofeng, Feng San mengerti bahwa maksud kedatangan orang besar itu pagi tadi bukan untuk menemui Ye Hang melainkan untuk Ye Yuan.


Feng San sudah lama bekerja di Paviliun pengobatan Harum jadi dia sudah paham betul siapa itu Ye Yuan yang sekarang memiliki kekuatan Tingkat Keempat Energi Murni Qi. Orang-orang besar dan berpengaruh sudah mulai mendatanginya. Mereka bahkan bersaing untuk menemui Tuan Mudanya.


"Huuuuuu.."


Ketika Jiang Yunhe sudah hilang dari pandangannya, Feng San akhirnya bernapas lega. Ye Yuan yang sekarang memang sudah jauh berbeda dengan yang dulu. Dia adalah murid jenius. Dia bukan lagi anak manja yang suka membuat onar.


"Lu, sepertinya Tuan Muda kita akhirnya menjadi orang yang berkompeten." Dengan nada emosional, Feng San berucap.


Bibir Lu manyun, dia tersenyum. "Tuan Muda itu dari dulu memang sudah luar biasa. Kamu saja yang tidak menyadarinya."

__ADS_1


Feng San menatap Lu, terbengong!.


Ye Yuan memang sedang bersembunyi untuk menghindari orang - orang. Dia sekarang tengah berada di ruang tertutup, menyendiri. Karena kekuatan kanuragannya tingkat keempat sudah cukup kuat, dia tidak sabar untuk meningkatkannya menjadi tingkat kelima. Pembuatan Pil obat tingkat kedua di ujian waktu lalu sudah cukup menguras habis tenaganya. Tubuhnya kini menjadi sangat lemah.


Ye Yuan tengah berupaya untuk mengembalikan keadaan kondisinya menjadi normal kembali. Dia berencana akan meminum satu pil energi murni Qi kualitas dewa agar dia dapat naik ke tingkat keenam dengan sekali minum.


Waktu yang diperlukan untuk naik ke tingkat keenam tidaklah sama ketika dulu dia menaikkan kekuatannya dari tingkat pertama ke ketiga. Tingkat keenam ini merupakan tahap kedua yang ada di fase energi murni Qi.


Meski Ye Yuan memiliki cukup banyak pil Energi Muni Qi, dia butuh waktu untuk mencerna khasiat dari pil –pil itu sebelum digunakan untuk meningkatkan kekuatan. Semakin tinggi tingkatan yang ingin dicapai maka semakin banyak pula energi yang diperlukan. Selain itu, Ye Yuan pun masih menggunakan Jurus Seni Roh Bulu Sembilan Dewa Yang. Dengan demikian energi yang digunakan jauh lebih besar daripada kebanyakan orang yang tidak menggunakan jurus tersebut.


Ye Yuan tidak terburu-buru. Dia menggunakan waktunya sebaik mungkin.. Dia berencana akan berada di ruang tertutup menyendiri beberapa hari hingga orang-orang yang mencarinya menjadi sibuk dan kemudian membiarkannya.


Meski Ye Yuan memang berbakat, dia memerlukan waktu untuk meningkatkan kekuatannya. Meskipun kekuatannya memang masih berada di tingkat keempat Energi Murni Qi.


Kebetulan beberapa hari terakhir ini, Jiang Yunhe sedang berada di Perguruan Dan Wu dan mendapatkan berita tentang seorang bintang baru yang sedang naik daun dalam waktu satu bulan.


Selama Ye Yuan ada di dalam Perguruan Dan Wu, Jiang Yunhe tidak perlu khawatir anak itu akan menghilang. Wu Daofeng juga tidak akan memiliki kesempatan untuk datang dan memburu Ye Yuan di sana.


Setelah berpikir sejenak, Jiang Yunhe memutuskan untuk melanjutkan kesibukannya dengan urusannya sendiri. Dia tidak mungkin menunggu hingga Ye Yuan keluar dari masa semedi.


Seorang tamu mengaku sebagai murid dari Departemen Urusan Umum tengah mencari Lu. Lu datang menyambutnya.


"Apa benar kamu adalah Nona Lu?" Murid itu bersikap angkuh.

__ADS_1


Lu sedikit terkejut, namun dia berusaha menjawab. "Iya. Boleh aku bertanya siapakah dirimu?"


"Aku adalah ketua murid dari Departemen Urusan Umum. Namaku Zhang He."


"Oh.. Kakak senior Zhang He. Ada apa kiranya mencari Lu?"


Meski Lu memang naif, dia tidak bodoh. Zhang He pasti datang ke sini bukan tanpa niat. Dilihat dari sikapnya, dia tidak datang untuk niat baik.


Seperti yang Lu duga, Zhang Heng mulai berbicara, "Tentu aku datang ke sini dengan maksud tertentu. Karena kamu sudah lulus Ujian Naik Tingkat Awal dalam bela diri dan sekarang sudah berada di tingkat kuning, kenapa kamu tidak melapor ke pihak Departemen Urusan Umum?"


Lu terkejut. Dia tidak pernah mendengar peraturan semacam itu. Dia baru mengetahui bahwa jika seorang murid lulus ujian, dia harus melapor ke pihak Departemen Urusan Umum.


"Tolong dimaklumi Kakak Senior Zhang Heng. Lu baru saja didaftarkan di perguruan, jadi banyak hal yang belum aku ketahui. Hanya..ehmm. kenapa aku harus melaporkan diri ke Departemen Urusan Umum setelah menjadi murid Tingkat Kuning?" Lu bertanya, entah dengan nada angkuh atau sopan.


Zhang Heng tersenyum sinis. "Perguruan Dan Wu adalah perguruan besar yang mengurusi banyak sekali murid. Menurutmu, kami hanya duduk diam dan makan saja? Karena kami membantu mengurusi urusan para murid, jadi sudah sewajarnya kami membantu perguruan ini. Semua murid Tingkat Kuning yang sudah lulus Ujian Tingkat Awal harus mengerjakan berbagai macam tugas dalam waktu satu bulan. Ini peraturan perguruan. Kamu sudah menjadi murid di sini, sudah seharusnya kamu memahami peraturan yang ada bukannya meminta orang lain untuk menyelesaikan tugas-tugasmu. Dasar tidak tahu malu."


Zhang Heng tidak berbohong. Memang ada peraturan seperti itu di Perguruan Dan Wu. Hanya saja cara bicaranya terlalu keras kepada seorang gadis kecil seperti Lu. Dan lagi, Lu tidak sengaja mengabaikan peraturan itu. Dia memang tidak mengetahuinya. Dia baru berada di perguruan ini beberapa hari, jadi meski dia melewatkan beberapa tugas, seharusnya itu bukan masalah besar.


Sepertinya Zhang Heng datang ke sini memang untuk mencari kesalahan Lu.


Lu tidak keberatan mengerjakan tugas-tugas dari perguruan selama sebulan. Hanya saja, sekarang Ye Yuan sedang berada dalam ruang pengasingan. Jika dia keluar dan tidak melihat Lu di asrama, dia pasti akan bingung.


"Bisakah aku menundanya selama beberapa hari? Tuan Mudaku sekarang sedang bermeditasi di ruang tertutup. Jika dia tidak melihatku ketika keluar nanti, dia pasti akan kebingungan. Setelah Tuan Mudaku selesai bermeditasi, aku akan melapor ke pihak Departemen Urusan Umum," pinta Lu lagi.

__ADS_1


__ADS_2