
Saat ini, Ye Yuan terdesak dalam situasi yang berbahaya oleh Lin Tiancheng. Jika dia tidak bertindak lebih hati-hati, dia hanya sedikit memiliki kans untuk menang.
Jurus Gemuruh Tinju yang dilayangkan oleh Lin Tiancheng memiliki sifat kilat dalam jurus ilmu bela diri. Jurus ini cenderung digunakan sebagai kekuatan menyerang dan memiliki efek mematikan rasa di tubuh. Jika Ye Yuan terkena serangan ini, dia tidak akan memiliki kekuatan untuk membalas.
Dalam hal kekuatan, Ye Yuan tidak dapat menggoyahkan Lin Tiancheng. Dan dalam hal serangan, Ye Yuan sudah kalah gerak dari Lin Tiancheng. Dia sedang terpojok dalam situasi bertahan.
"Haha! Lari! Terus lari! Kamu suka permainan kejar-kejaran antara kucing dan tikus seperti ini. Dasar bajingan congkak! Kamu kira kamu memang sangat kuat. Jadi, kekuatanmu cuman seperti ini?" Lin Tiancheng tertawa liar sambil mengejar Ye Yuan. Lin Tiancheng seperti memiliki tenaga cadangan.
Ye Yuan menampakkan dirinya sekali lagi, namun Lin Tiancheng dapat mengikutinya hampir di saat yang bersamaan. Jurus Gemuruh Tinju dilayangkan tepat ke arah dada Ye Yuan. Pada saat yang bersamaan, Ye Yuan tidak lari. Dia mengangkat tangan kanannya seperti kilat. Energi murni di tangannya menyebar.
"Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Lapis Empat!"
Bum!
Serangan tinju Lin Tiancheng bertabrakan dengan telapak tangan Ye Yuan. Dua orang ini saling berbenturan dan terlempar ke belakang.
Lin Tiancheng hanya terlempar sejauh tujuh meter sementara Ye Yuan, tubuhnya terlempar sejauh sepuluh meter.
Sangat jelas jika jurus Ye Yuan lebih rendah dari jurus in Lin Tiancheng.
Lin Tiancheng kembali mengembalikan keseimbangan tubuhnya dan tertawa ketika dia berkata, "Oh.. jadi kamu ternyata menguasai Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Gelombang Lapis Empat. Tidak heran kamu jadi sombong karenanya. Hanya, jurus seperti ini hanya mempan jika lawanmu adalah petarung di tingkat energi murni. Kamu masihh perlu waktu lama untuk bisa menandingiku! Apa sekarang kamu sudah merasa tanganmu mati rasa dan sirkulasi energimu tidak lancar? Hahaha..."
__ADS_1
Ketika dia berbicara, Lin Tiancheng tidak bisa berhenti tertawa.
Sebelumnya, Ye Yuan berani berbicara ngawur mengenai hati seorang pemberani. Sekarang, Lin Tiancheng berhasil menekan kekuatannya dan ini sangat membuatnya bahagia.
Lin Tiancheng mengakui jika Ye Yuan adalah petarung berbakat namun sekarang hal ini tidaklah berguna karena Ye Yuan pun kalah darinya. Perasaan yang muncul saat dia berhasil mengalahkan orang berbakat seperti Ye Yuan ini sungguh memuaskan.
Tangan kanan Ye Yuan menjadi mati rasa dan sirkulasi energinya juga menjadi mandek. Jurus Gemuruh Tinju ini memang tidak biasa. Kekuatannya bisa menandingi Gelombang Lapis Empat.
Dulu, Ye Yuan selalu menggunakan kecepatan untuk mengalahkan lawan-lawannya. Dia tidak menyangka jika Lin Tiancheng bisa menekan kecepatan Ye Yuan hari ini.
Tanpa kecepatan, Ye Yuan tidak akan dapat melayangkan serangannya dengan kekuatan penuh. Lin Tiancheng tidak akan memberikan kesempatan padanya untuk menyerang balik.
Keadaan Ye Yuan saat ini sangat tidak menguntungkan baginya.
Ye Yuan diam-diam memutar energi murninya untuk menyingkirkan sifat kilat yang terikat dalam telapak tangannya untuk menormalkan tangannya yang mati rasa. Melihat hal ini, Lin Tiancheng tidak membiarkan Ye Yuan begitu saja.
Tepat saat ini, Lin Tiancheng bergerak lagi! Jurus Tujuh Langkah Bintang dieksekusi. Lin Tiancheng bergerak mendekati Ye Yuan.
Bum!
Dua orang ini saling bertabrakan dan kemudian terpisah sekali lagi.
Tubuh Lin Tiancheng terlempar sejauh tujuh meter sementara Ye Yuan terlempar jauh. Setelah tangannya menjadi kebas, Ye Yuan sudah berada di situasi yang tidak menguntungkan.
__ADS_1
Lin Tiancheng tidak memberi kesempatan pada Ye Yaun untuk mengambil napas. Setelah dia berhasil bangkit, dia melancarkan serangan Gemuruh Tinjunya sekali lagi. Setelah terkena, pukulan berkali-kali, Ye Yuan benar-benar berada di situasi yang tidak menguntungkan.
"Yah! peningkatan kekuatan Ye Yuan memang cepat, tetapi dia terlalu meninggikan kemampuannya. Aku juga paham siapa Lin Tiancheng itu. Dia sudah berada di tingkat setengah penggabungan jiwa dan terkenal sebagai murid paling kuat di antara para petarung tingkat Bumi. Ye Yuan yang masih berada di Tingkat Keenam energi Murni Qi mau melawannya? Sepertinya dia cari mati."
Di Paviliun, Zuo Bugui mengeluh. Di sampingnya Long Tang juga tahu dengan pertarungan yang terjadi antara Ye Yuan dan Lin Tiancheng.
"Aku rasa Ye Yuan bukan orang yang ceroboh. Aku percaya dia masih punya kartu yang belum dia mainkan." Long Tang mengerutkan dahinya ketika dia melihat pertarungan maut itu dari jarak jauh.
Zuo Bogui tidak setuju. "Kartu apalagi yang dia miliki? Aku akui dia memang murid berbakat yang hanya muncul dalam 50 tahun sekali. Dia bahkan bisa mengungguli kita dan bahkan menguasai Gelombang Lapis Empat. Meski begitu, jurus itu tidak mampu mengalahkan Lin Tiancheng. Apalagi yang masih dia punya? Sayang sekali. Hasilnya mengecewakan."
Alis Long Tang berkerut lebih kencang. Dia memiliki pandangan yang sama dengan Zuo Bugui. Dia tidak tahu hal lain apa lagi yang masih Ye Yuan simpan. Entah itu kekuatan atan serangan, Ye Yuan jelas sudah kalah. Meski begitu, dia merasa Ye Yuan masih punya hal lain yang belum dia tampakkan.
"Begitukah? Sungguh? Kamu juga merasakan hal yang sama denganku? Ye Yuan ini memang berbakat. Namun sayang, dia cepat marah dan tidak sabaran. Aku kiri ini ada kaitannya dengan kekuatannya yang naik dengan cepat."
Kalimat Zuo Bogui mengalir tanpa jeda, tapi Long Tang tak memperhatikannya. Keduanya seperti telah membuat perjanjian diam-diam. Setiap mereka bertemu, mereka akan berbincang dengan cara seperti itu.
"Mungkin dugaan mu benar. Melihat apa yang dia lakukan ketika bertarung dengan Fei Qingping dulu, Ye Yuan bukanlah orang yang suka bertindak ceroboh. Dia merencanakan tindakannya terlebih dahulu. Aku yakin dia tidak akan membiarkan dirinya mati begitu saja." Long Tang masih kukuh dengan pendapatnya.
"Hmm! Kenapa kamu begitu keras kepala? Gimana kalau kita taruhan saja? Aku sudah lama ini minum Pil Energi Murni Jiwa milikmu." Zuo Bogui masih bertindak ceroboh.
"Taruhan?" Long Tang melihat Zuo Bogui dengan mata selidik.
"Iya, taruhan. Bukankah tadi kamu mengatakan bahwa Ye Yuan memiliki 'senjata' yang belum dia keluarkan yang bisa menyelamatkan nyawanya? Kita akan bertaruh siapa yang menang dan kalah. Bagaimana?" Zuo Bogui menatap Long Tang lebar tanpa menutupi keinginannya mendapatkan Pil Energi Murni Jiwa.
__ADS_1
Pil Energi Murni Jiwa adalah pil obat dalam kategori tingkat kedua yang dulu Long Tang dapatkan dari Perguruan Dan Wu. Pil ini bisa membuat para petarung dari Tingkat Penggabungan Jiwa menembus halangan dengan tingkat kesuksesan 70%.
Bagi para petarung berbakat di Dan Wu, pil ini menjadi incaran agar mereka dapat meningkatkan kekuatan kanuragan.