DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 127


__ADS_3

Feng Ruoqing memang wanita yang pintar. Melihat Ye Yuan sudah hampir kehilangan nyawa tetapi guru itu tidak datang juga. Hal ini membuat dia mengajukan pertanyaan itu.


Sebenarnya, sudah lama Ye Yuan tahu Feng Ruoqing ingin menanyakan hal ini tetapi dia mencoba menahan diri untuk menutup mulutnya. Oleh karena itu, Ye Yuan sengaja mengatakan kalau dia memiliki guru. Namun, disisi lain dia kebingungan menjelaskan dari mana datangnya si guru ahli ini.


Ye Yuan hanya dapat menjawab dengan tawanya.


"Guruku ini sangat hebat, tapi dia bukanlah orang yang suka duduk diam. Setelah menyampaikan ilmunya padaku dia pergi untuk menjelajah dunia. Aku pun tidak tahu di mana dia sekarang."    


    


Mendengar jawaban Ye Yuan, Feng Ruoqing menjadi kecewa.


Orang yang dapat membuat Ye Yuan memiliki kekuatan luar biasa ini pastilah orang yang sangat kuat. Dia mungkin adalah seorang Raja Tabib atau Tabib Penguasa dari negeri legenda.Jika guru itu muncul di sini, pasti Su Yubai tidak akan berani berulah.


"Jalan Sembilan Surga adalah jalan kematian bagi petarung Tingkat Energi Murni Qi. Bukankah ini sama saja dengan bunuh diri?"


Meski Ye Yuan sudah menyakinkan Feng Ruqoing dan Huyan Yong, mereka berdua belum sepenuhnya yakin dengan keputusan Ye Yuan. Bukan hanya mereka saja, semua orang di perguruan ini tidak menaruh harapan pada keberhasilan Ye Yuan.


"Bibi benar. Dulu ketika Mo Yuntian memasuki jalan itu, dia bisa dikatakan sudah mati. Kamu, Ye Yuan, hanya seorang petarung Tingkat Keenam! Kenapa kamu tidak membawa Lu kemudian pergi dari sini?" Feng Zhirou ikut berbicara dari arah samping.


Ye Yuan menggelengkan kepalanya.


"Apa kamu pikir Su Yubai itu orang bodoh? Bagaimana mungkin dia membiarkan aku kabur? Dia pasti sudah menugaskan banyak orang di seluruh hampir penjuru perguruan ini. Sementara di kediamanku ini saja, banyak orang yang mengawasi. Sekali aku keluar maka orang-orang itu akan dengan gampang menangkapku."


"Ini..."


"Baiklah. Terima kasih karena kalian mengkhawatirkanku. Au tahu, apa yang harus aku lakukan. Meski aku tidak yakin 100%, aku masih punya 30% kepercayaan diri untuk bisa berhasil melewati Jalan Sembilan Surga!" Ye Yuan menjawab dengan percaya diri.

__ADS_1


"Apa? apa yang kamu katakan, kamu memiliki 30% kepercayaan diri? Jalan Sembilan Surga adalah tempat kematian bagi para petarung tingkat Energi Murni Qi! Kamu mengatakan, kamu percaya diri dengan angka 30% mu? Apa kamu menggunakan kata ini untuk mengusir kita?" Feng Zhirou berteriak keras.


Meski Feng Ruoqing tidak ikut berbicara jelas dia tidak percaya dengan kalimat Ye Yuan jika dilihat dari raut wajahnya.


Jalan Sembilan Surga sudah pasti menjadi tempat kematian untuk para petarung Energi Murni Qi dan Ye Yuan hanya memiliki 30% kepercayaan diri untuk melewatinya. Kalimatnya ini tidak dapat dianggap sebagai kalimat untuk menyakinkan.


"Hahaha. Kalian boleh percaya atau tidak padaku. Tetapi kalian harus percaya dengan guruku. Kekuatan guru tidak dapat kalian bayangkan jadi kalian harus mempercayaiku," jawab Ye Yuan seraya tertawa.


Kenyataannya, kepercayaan diri Ye Yuan sebenarnya lebih tinggi dari angka 30 %, yakni 50%. Dia hanya takut kalau orang-orang akan menganggapnya gila. Itu kenapa dia tidak berani terus terang.


Alasan kenapa Ye Yuan berani menantang Jalan Sembilan Surga karena dia mendapat pengetahuan dari Huyan Yong jika jalan ini menggunakan banyak sekali formasi susunan. Akan sangat susah bagi Jalan Sembilan Surga untuk untuk dapat membunuhnya dengan pengetahuan Ye Yuan yang baik dalam ilmu Susunan Dao.


Seandainya kekuatan kanuragan Ye Yuan tidak serendah sekarang, melewati susunan ini akan sama dengan bermain rumah-rumahan dengan anak kecil.


Dan tentu saja, Ye Yuan tak sepenuhnya yakin juga. Beberapa Formasi Susunan memiliki kekuatan yang kuat, yang tidak mungkin dia dapat hadapi dengan kondisinya saat ini. Untuk lebih detailnya, dia akan tahu jika sudah memasuki Jalan Sembilan Dewa ini.


Mungkin, Ye Yuan dapat menciptakan keajaiban sekali lagi.


Tiga hari kemudian, di kaki gunung Puncak Sembilan Surga. Banyak sekali murid yang berkumpul di sana. Bahkan saking padatnya, air pun mungkin tidak dapat lewat.


Kejadian seorang petarung menantang dirinya untuk melewati Jalan Sembilan Surga jarang terjadi. Oleh karena, para murid yang berkumpul ini tidak melewatkan kesempatan untuk menyaksikan kejadian langka ini. Seluruh area Perguruan Dan Wu terlihat seperti kota mati yang ditinggalkan penghuninya.


Jika bukan karena kejadian sebelumnya yang menimpa Ye Yuan, tidak akan mungkin ada kejadian besar seperti ini, seorang murid di Tingkat Keenam Energi Murni Qi yang menantang untuk melewati Jalan Sembilan Surga. Bahkan hanya dengan mendengar tingkatan kekuatannya, orang-orang akan malas untuk menonton.


Insiden yang menyeret nama Ye Yuan sebelumnya telah menjadi topik perdebatan di kalangan para penghuni Perguruan Dan Wu, jadi setiap orang sudah mengetahui niatan Ye Yuan. Sekarang, mereka semua tahu bahwa kehebatan Ye Yuan sudah melewati daya imajinasi mereka. Hari ini, mereka berharap akan ada keajaiban yang diciptakan oleh Ye Yuan.


Meskipun mereka semua sebenarnya tidak percaya bahwa Ye Yuan akan berhasil, mereka masih sedikit mengantisipasinya.

__ADS_1


Di sisi lain gunung Puncak Sembilan Surga, ada sebuah paviliun yang berdiri. Ini adalah tempat yang ideal untuk menyaksikan Jalan Sembilan Surga.


Beberapa orang duduk mengitari meja bundar di paviliun itu. Ada Su Yubai dan yang lainnya. Sementara itu, di luar paviliun banyak guru dan juga para murid berbakat yang mendapat Gelar Kehormatan baik dalam ilmu bela diri dan juga ilmu pengobatan di sana. Status mereka jelas berbeda dengan para murid kebanyakan.


Long Tang, Zuo Bugui, Su Yishan dan yang lainnya secara bersamaan juga ada di sana.


"Hei. Long Tang. Kenapa kita tidak bernegosiasi sedikit? Bagaimana kalau kamu mengembalikan Inti Cula Tajam kepadaku? waktu itu aku hanya sekedar bercanda, jangan dianggap serius."


Zuo Bugui tidak henti-hentinya mengganggu Long Tang. Dia masih menginginkan Long Tang untuk mengembalikan Inti Cula Tajam yang hilang dari genggamannya sewaktu taruhan beberapa waktu yang lalu.


Long Tang tidak memperdulikan Zuo Bugui. Dia menutup matanya beristirahat seraya menunggu kedatangan Ye Yuan.


"Hei, kenapa tindakanmu sangat tidak masuk akal? Kamu kan sudah kuat; untuk apa kamu masih perlu Inti Cula Tajam? Lebih baik kamu mengembalikannya padaku."


"Oh.. Long, ayo katakan sesuatu!"


"Ye Yuan sudah tiba!"


Kelopak mata Long Tang tampak berkedut, tapi dia dengan cepat kembali tenang.


"Berhenti berpura-pura. Kita tidak membicarakan ini lagi. Bagaimana kalau kita bicara tentang Ye Yuan saja? Apa menurutmu dia memiliki kesempatan untuk berhasil?"


"Tidak tahu."


Zuo Bugui terkejut mendengar jawaban Long Tang yang mengatakan 'tidak tahu' bukannya 'tidak berhasil'.


Meskipun sebelumnya Zuo Bugui dan Long Tang suka berbeda pendapat, Long Tang terbukti lebih benar. Saat ini, Zuo sama sekali tidak punya firasat baik tentang Ye Yuan.

__ADS_1


Jalan Sembilan Surga? Bahkan Long Tang pun tidak berani mencobanya.


__ADS_2