DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 138


__ADS_3

Long Tang memicingkan matanya. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Ye Yuan mampu melewati tahap pertama dengan sangat cepat. Tidak mungkin dia begitu mudahnya mati di anak tangga kelima di putaran kedua. Ini sangat aneh!


Long Tang menganggukkan kepalanya mendengar pernyataan Zuo Bugui. "Meski Jalan Sembilan Surga adalah gunung pisau, lautan api, tempat bersemayamnya naga atau macan, aku akan tetap mencoba melewatinya! Tak peduli aku akan berhasil atau binasa!"


"Kau benar-benar keras kepala! Lupakan saja niatmu itu. Aku tahu kau ini memang congkak dan suka berbangga diri. Jadi aku tidak akan bisa membujukmu. Karena kau sudah dengan suka rela memberikan posisi pertama mu pada diriku maka aku akan menerimanya dengan senang hati."


"Posisi pertama? Apa gunaya posisi pertama di Perguruan Dan Wu? Kalau kamu mau, ambil saja." Long Tang menjawab dengan santainya.


"Wah, kau ini memang sudah 'teracuni" oleh Ye Yuan! Dia sudah mati. Apa kau masih tetap di sini menonton?"


"Lihatlah beberapa saat lagi. Aku tetap yakin dia tidak akan segampang ini mati."


"Sejak kapan kau menjadi seperti ini Long Tang? Dia jelas-jelas sudah....Mmm? Ada apa?"


Ketika Long Tang dan Zuo Bugui sedang asik mengobrol, keduanya merasakan ada pergerakan aneh yang sedang terjadi dengan energi murni di sekitar mereka.


Para murid yang sudah bersiap meninggalkan kaki gunung tiba-tiba merasakan tiupan angin kencang. Energi murni di sekitar mereka mulai menipis.


"Apa yang sedang terjadi?"


"Puncak Sembilan Surga adalah tempat di mana terdapat banyak sekali energi murni. Bagaimana bisa jumlah energi murni ini sekarang menipis? Apakah ada seseorang yang sedang menembus tingkatan baru kekuatannya?"


"Ye Yuan. Itu pasti Ye Yuan."

__ADS_1


Seseorang berteriak di antara kerumunan. Semua orang sekarang mengarahkan perhatiannya pada Ye Yuan. Energi murni yang berada di sekitar area gunung Puncak Sembilan Surga sedang berkumpul menuju ke arah Ye Yuan dengan hembusan yang kencang. Ye Yuan kini berada di pusat kumparan energi murni! Ini adalah Pusaran Energi Murni!


Aura energi Ye Yuan dengan cepat berubah menjadi lebih kuat.


Huyan Yong dan Feng Ruoqing saling berpandangan. Mata keduanya menunjukkan keterkejutan.


"Ini adalah... Hati Yang Setenang Air! Ye Yuan, dia... telah mencapai Alam Hati Yang Setenang Air! Ini benar-benar tidak bisa dibayangkan! Bahkan di antara para petarung yang sudah berada di Tingkat Formasi Kristal, sangat sedikit jumlahnya yang hatinya mencapai alam tersebut. Ini adalah tingkatan para legenda! Ye Yuan hanya petarung di Tingkat Keenam Energi Murni Qi, bagaimana bisa dia melakukannya?" Huyan Yong terkejut.


Mata Feng Ruoqing menjadi menyala. Dia juga sedang syok. "Tak lama lagi, dia akan naik tingkat. Sekarang, dia akan menembus tingkatan ketujuh."


"Si berandalan ini benar-benar sedang membuat kejutan. Dia baru saja naik Tingkat Keenam beberapa hari lalu. Sekarang, dia sudah akan naik tingkat lagi melewati fase minor menuju tingkat Ketujuh! Kekuatannya sungguh menakutkan!" Huyan Yong takjub mendapati perubahan Ye Yuan.


Meski begitu, melihat Ye Yuan memiliki bakat yang sulit ditandingi, Huyan Yong pun merasa senang karena perguruan ini memiliki hubungan dengan Ye Yuan. Huyan Yong merasa bangga ada orang berbakat dan jenius seperti Ye Yuan yang nantinya akan lulus dari Perguruan Dan Wu dari negeri Qin.


Feng Ruoqing mengambil napas panjang kemudian bertanya, "Tingkat Ketujuh Energi Murni Qi? Guru Huyan, kalau dilihat dari jumlah energi murninya, Apakah ini hanya Tingkat Ketujuh?"    


    


"Apa Ye Yuan tidak takut mati?" gumam Huyan Yong dalam hati.


Alam Hati Yang Setenang Air termasuk alam legenda (tingkatan sangat tinggi). Ye Yuan sepertinya mampu menguasainya.


Setelah berpikir panjang, Huyan Yong tidak sabar ingin melihat apa yang terjadi pada Ye Yuan selanjutnya.

__ADS_1


"Ini bocah berkali-kali membuat orang terkejut."


Huyan Yong diam-diam sangat bersemangat. Di sisi lain, raut wajah Su Yubai tidak terlihat baik. Sebelumnya, dia sudah yakin jika Ye Yuan mati. Sekarang, Ye Yuan tidak hanya bangkit dari kematian tetapi juga terlihat mulai menembus tingkatan kanuragannya dengan memanfaatkan kondisi yang ada.


"Hanya beberapa hari yang lalu dia naik ke Tingkat Keenam. Sekarang dia akan naik tingkat lagi!" Su Yubai menggeram dalam hati.


Saat ini, yang dapat dilakukan Su Yubai adalah mengutuk Ye Yuan agar tewas dalam pusaran energi murni yang sangat kencang itu. Meski begitu Su Yubai pun tahu bahwa Ye Yuan sudah menguasai Alam Hati Yang Setenang Air dari para legenda yang ada di Jalan Sembilan Surga. Dia sudah cukup lama hidup di dunia dan sama sekali belum pernah merasakan apa itu Alam Hati Yang Setenang Air. Sementara itu Ye Yuan yang baru berusia 15 tahun sudah bisa menguasai Alam Hati setingkat itu.


Setelah merasakan kemarahan dalam dadanya, Su Yubai merasa tidak nyaman. Dia tiba-tiba mengingat tiga kata yang diucapkan oleh Ye Yuan tiga hari yang lalu.


"Aku akan mengingat ini, hai Tua Bangka! Aku, Ye Yuan, aku membalas apa yang kau lakukan hari ini seratus kali lipat nantinya! Aku pasti akan menebas kepalamu dalam waktu satu tahun ini."


Kalimat-kalimat Ye Yuan itu terngiang di telinga Su Yubai saat itu. Tiga hari yang lalu, dia hanya menganggapnya sebagai lelucon yang dilontarkan si pemuda berbakat itu.


"Setahun? Dia tidak mungkin bisa melakukannya kan?" Su Yubai bertanya pada dirinya sendiri.


Tubuh Su Yubai mendadak gemetar memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya di masa yang akan datang.


Pusaran energi murni mulai menderu kencang ke arah Ye Yuan yang berada di tengah. Energi murni itu juga menyelimuti kawasan gunung Puncak Sembilan Surga sejauh beberapa ratus meter. Para murid yang menonton merasakan bahwa energi murni ini membuat semuanya terasa kering.


Ye Yuan memutar ajian Seni Roh Sembilan Bulu Dewa Yang, membuat semua energi murni di sekitaran gunung Puncak Sembilan Surga terserap olehnya. Aura energi tubuh Ye Yuan sudah terlihat naik dengan cepat.


Meski begitu, Ye Yuan yang berada di pusat pusaran energi murni masih saja diam tidak bergerak seolah dia memang sudah mati. Keadaan tubuh Ye Yuan yang kontras dengan pusaran energi di sekitarnya menjadi pemandangan yang aneh.

__ADS_1


Orang-orang mulai penasarana dengan apa yang sebenarnya Ye Yuan akan lakukan. Pusaran energi murni yang sangat kencang seperti itu sudah dapat memungkinkan seseorang naik ke Tingkat Penggabungan Jiwa. Mereka bertanya-tanya apakah Ye Yuan memang akan menembus tingkatan itu.


Dilihat begitu banyak wajah yang terkejut, Ye Yuan menggunakan Alam Hati Yang Setenang Air untuk memutar Seni Roh Sembilan Bulu Dewa Yang. Ini membuat kekuatannya jauh lebih efisien dari pada biasanya.


__ADS_2