
Jurus Jari Mutlak Yang adalah jurus pelengkap yang ada dalam Seni Roh Sembilan Bulu Dewa Yang. Jurus ini tidak memiliki tingkatan. Jika seandainya dia diberi tingkat, mungkin jurus ini ada di antara batas tingkat kesatu. Hanya, jurus ini tidak dapat dibandingkan dengan tingkat kesulitan kenaikan tingkat kekuatan kanuragan.
Kekuatan yang dikeluarkan oleh Jurus Jari Mutlak Yang yang dikuasai hingga pada tahap tingkat lebih tinggi tidak rendah dibandingkan dengan jurus bela diri tingkat rendah kedua. Hanya Ye Yuan yang dapat menguasai jurus hingga pada tahap tingkat lebih tinggi dalam waktu singkat. Seandainya orang yang dapat mencoba menguasainya, diperlukan waktu sekitar 10 hingga 20 tahun untuk bisa berada di kondisi Ye Yuan sekarang. Pemuda ini bahkan dapat menguasai Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Gelombang lapis Delapan hanya dalam waktu 3 hari.
"Ye Yuan benar-benar melakukannya! Si anak Tingkat Keenam itu sudah membunuh petarung Tingkat Penggabungan Jiwa!"
"Apa yang terjadi barusan? Gerakan Kakak Lin Tiancheng sepertinya dihentikan oleh sebuah jurus yang bukan Gelombang Laps Delapan."
"Ye Yuan sungguh mengerikan! Dia bisa naik tingkat mayor dalam pertarungan dan bahkan membunuh lawannya."
Kemampuan penglihatan para murid ini belum cukup untuk bisa melihat jelas perubahan yang Ye Yuan buat ketika melancarkan serangannya. Meski begitu, hasilnya sudah jelas. Ye Yuan sudah melakukan sesuatu yang sulit untuk mereka bayangkan.
Setelah membunuh Lin Tiancheng, Ye Yuan juga kelelahan. Dia bahkan tidak mampu mengangkat jarinya.
Selama pertarungan berlangsung, Ye Yuan hanya mengandalkan tangannya. Tubuhnya sudah banyak yang terluka. Dia bahkan mengerahkan semua kekuatannya pada pukulan terakhirnya, yang semakin memperparah lukanya.
"Huuuu..." Ye Yuan menghembuskan napas panjang. Tepat saat ini, Ye Yuan merasakan kulitnya merinding. Sebuah aura energi yang cukup kuat untuk membuat orang sesak napas muncul mengarah ke dirinya.
"Kurang ajar kamu Ye Yuan! Beraninya kamu membunuh sesama murid di dalam lingkungan perguruan. Sebagai Tetua Pertama di Dewan Kedisiplinan. Aku menjatuhi hukuman mati padamu."
Sebuah suara nyaring terdengar, membuat urat semua orang yang sudah mengendor setelah menyaksikan pertarungan menjadi tegang kembali.
Suara keras yang tiba-tiba muncul sama sekali tidak terduga oleh banyak orang. Tidak ada yang dapat bereaksi dengan baik. Ketika mereka sadar, sebuah bayangan sudah melesat melewati kerumunan secepat kilat. Bayangan itu berhenti di depan Ye Yuan.
__ADS_1
Ye Yuan hampir saja pingsan kehabisan napas karena tidak tahan dengan tekanan yang muncul dari pancaran aura energi sosok ini yang terlalu kuat.
Tanpa memperhatikan kondisi Ye Yuan yang sudah kehabisan tenaga seperti lampu yang kehabisan minyak, sosok ini datang dengan kekuatan yang bisa melumpuhkan Ye Yuan meski pemuda ini dalam keadaan prima.
Ye Yuan tidak menyangka ada orang yang tanpa malu menyergapnya dalam keadaan seperti ini. Dia mulai berpikir tentang kemungkinan dirinya yang sebagai Tabib Kaisar akan mati dalam keadaan seperti sekarang ini.
Sebenarnya, Ye Yuan memang sudah merencanakan semuanya. Jika dia harus membunuh seseorang dia harus melewati pertarungan level tinggi sebelum akhirnya dia menerima hukuman mati. Dalam keadaan seperti ini maka dia akan bisa memutar balikkan keadaan. Dengan kekuatan dan keahlian bela diri serat keahlian mumpuni dalam ilmu pengobatan yang sudah dia tunjukkan, tak sulit baginya untuk menarik perhatian banyak orang.
Namun, seberapa cermatnya Ye Yuan memperhitungkan segalanya, serangan kuat yang dikeluarkan oleh sosok ini tepat setelah dia mengakhiri hidup Lin Tiancheng tidak masuk dalam perhitungannya.
Yang Ye Yuan tahu, musuhnya di perguruan ini adalah Wan Yuan. Sekarang karena dia sudah berhasil mencapai Tingkat Keenam, Ye Yuan akan dengan mudah untuk mengalahkan Wan Yuan. Ye Yuan sama sekali tidak tahu siapa itu Tetua Pertama Dewan Kedisiplinan.Jadi dia tidak menyangka jika orang ini punya niat ingin membunuhnya dan langsung menyerangnya.
Ye Yuan sadar dia bukanlah tandingan tetua itu. Maka, dia menutup matanya menunggu untuk mati. Melihat Ye Yuan sudah menutup matanya, senyum jahat terulas di wajah Su Yubai.
Sebagai Tetua Pertama di Dewan Kedisiplinan, kekuatan kanuragan Yu Subai sudah berada di ranah fase Formasi Kristal (lebih tinggi dari Penggabungan Jiwa). Dengan kekuatan sepertinya, Su Yubai gampang sekali untuk menangkap Ye Yuan yang sudah lumpuh seperti lampu yang kehabisan minyak. Sebagaimana seekor singa yang akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menangkap kelinci, Su Yubai juga menggunakan kesempatan ini untuk melancarkan serangannya pada Ye Yuan.
Su Yubai hanya berada beberapa langkah dari Ye Yuan. Banyak orang yang menutup matanya agar tidak melihat darah yang nanti akan keluar berceceran dari tubuh Ye Yuan, si murid berbakat. Semua orang berpikiran jika Ye Yuan diberikan waktu yang cukup, cepat atau lambat kemampuanya akan melebihi Long Tang.
Sekarang mereka melihat Ye Yuan akan hancur dengan begitu cepatnya.
Gerakan cepat Su Yubai membuatnya langsung berada di depan Ye Yuan dalam sekejap mata. Tapi, sesuatu yang aneh tiba-tiba terjadi. Ye Yuan merasa ada angin kuat berhembus dari belakang tubuhnya. Ketika dia membuka matanya. sebuah bayangan sudah mengitari tubuhnya.
"Bum!"
__ADS_1
Tabrakan besar terjadi. Dampaknya lebih besar dari pada yang terjadi di pertarungan Ye Yuan dan Lin Tiancheng. Ye Yuan menjadi bingung. Ini sebenarnya bukan waktu yang tepat untuk terpana. Dia berada di tempat yang sangat dekat dengan keduanya jadi efek dari tabrakan keduanya sangat dia rasakan.
Sebuah ledakan besar menyapu segala hal yang ada di sekitarnya. Meski sosok bayangan tadi membantunya menghindar dari serangan mematikan dari Su Yubai, tetap saja, dampak dari ledakan yang dihasilkan dari pertarungan keduanya masih sangat kuat.
Ye Yuan tanpa berpikir panjang langsung mengerahkan kemampuannya untuk mengeluarkan kekuatan pelindung tubuhnya.
"Huk"
Tubuh Ye Yuan terlempar melayang ke udara oleh gelombang ledakan. Darah keluar dari mulutnya.
Kekuatan penuh dari para petarung di Tingkat Formasi Kristal terlalu kuat bagi keadaan Ye Yuan saat ini. Ye Yuan jatuh tergolek di atas tanah dengan bagian dalam tubuhnya yang sudah kacau balau, membuat dia merasa kesakitan yang amat sangat.
Si Sosok penyelamat Ye Yuan juga terlempar ke belakang sejauh 20 langkah.
"Jiuh!"
Dia juga memuntahkan darah. Jelas sudah bahwa organ tubuh dalamnya terluka.
Su Yubai tetap masih berdiri kokoh di tempatnya, menunjukkan betapa kuatnya dia. Si Tetua Pertama Dewan Kedisiplinan itu melihat sosok penyelamat Ye Yuan dengan pandangan wajah serius.
"Huyan Yong, beraninya kamu melawan atasan mu? Apa kamu pikir Dewan Kedisiplinan itu lelucon bagimu?" Su Yubai bertanya dengan suaranya yang terdengar dalam.
Baru sekarang bisa melihat sosok penyelamatnya adalah Huyan Yong. Dia kebingungan mendapati Guru Huyan membantunya. Dilihat dari serangan yang dia keluarkan, terlihat bahwa kekuatan Huyan Yong masih berada di bawah Su Yubai. Dia menantang resiko dengan bertindak melawan Su Yubai.
__ADS_1