DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 34.


__ADS_3

Namun kenyataannya adalah bahwa di depannya ada seorang pemula yang awalnya memiliki perbedaan dari empat tingkat kekuatan dengan dirinya dalam sekejap mata bisa mencapai tingkatan yang hanya berbeda satu tingkat dengan dirinya.


Meskipun Tingkat Keenam Energi Murni Qi dan Tingkat Ketujuh tidak berada pada satu tingkat yang sama, tanpa diragukan lagi, Ye Yuan sudah memiliki modal untuk bertarung dengannya sekarang. Ditambah dengan jurus Penghilang Tubuh tahap lingkaran besar yang dia kuasai, sangat mungkin bagi Ye Yuan untuk melawan Chou Ying.


Chou Ying tiba-tiba merasa bahwa hari ini sangat aneh. Bocah di depannya ini benar-benar memberinya terlalu banyak kejutan. Awalnya, dia mengeluhkan bahwa misinya terlalu gampang. Sekarang, dia tidak bisa berhenti menyesali kenapa setuju untuk melakukan misi ini.


Terlepas dari apa yang terjadi, misi harus diselesaikan. Kalau tidak, dia kemungkinan besar akan kehilangan status yang dia dapatkan sebagai salah satu pembunuh bayaran terbaik yang dengan susah payah dia dapatkan di kelompok Mosha.


Melihat Ye Yuan bisa meningkatkan kekuatannya ke Tingkat Keenam setelah meminum Pil Pemulih Hati Tinta Giok membuat Chou Ying banyak berpikir sebelum melakukan penyerangan. Tingkat Keenam masih berada di bawah Tingkat Ketujuh yang dia kuasai.


Dengan memincingkan matanya, dia melihat targetnya untuk dibunuh ke Lu.


"Satu Kata Bunuh!"


Chou Ying segera membuat gerakan terkuatnya yang dia gunakan untuk menghabisi lawan yang sudah tak terhitung jumlahnya.


Satu Kata Bunuh, jurus sederhana dan lugas, namun mendominasi. Gerakannya langsung namun tidak mencolok.


Lu hanya berdiri tanpa bisa melakukan apa-apa ketika pedang sudah terhunus di depannya.


Senyum menyeramkan melintas di wajah Chou Ying seolah-olah dia bisa melihat si cantik, Lu, sekarat. Dan kesedihan yang menyayat hati terlihat di wajah Ye Yuan.


Namun, sebelum pedang Chou Ying berhasil menembus tenggorokan Lu. . .


Ding!


Tangan Chou Ying yang mencengkeram pedang menjadi mati rasa, dan pedang pendek yang dia pegang melayang.


Ye Yuan menggunakan kekuatan yang luar biasa, tubuh Chou Ying juga ikut terlempat ke udara.


Pada saat bersamaan, Ye Yuan menolong Lu dengan jurus Penghilang Tubuh, setelah melemparkan serangan pada Chou Ying.


Ye Yuan hanya menjulurkan jarinya dan mengetukkan jarinya pada pedang pendek Chou Ying dan membuatnya terlempar terbang ke udara.

__ADS_1


Ini adalah jurus Jari Mutlak Yuan!    


    


Jurus Jari Yuan sudah mengalami beberapa kemajuan, mencapai tahap awal setelah beberapa hari Ye Yuan berlatih meningkatkan kekuatan kanuragannya.


Teknik bela diri pada tingkat atas ini jelas tidak mudah dipelajari. Untuk mencapai tahap ini hanya dalam beberapa hari saja sudah menunjukkan betapa luar biasanya Ye Yuan.


Meskipun Jurus Jari Mutlak Yuan merupakan jurus di tahap awal, mengeksekusinya dengan menggunakan kekuatan Tingkat Keenam Energi Murni Qi yang Ye Yuan miliki saat ini bukanlah sesuatu yang bisa dihadapi oleh Chou Ying.


Chou Ying berguling di tanah. Puhwark! Dia mengeluarkan darah dari mulutnya.


Melihat Chou Ying, Ye Yuan berkata dingin, "Aku hanya akan menggunakan satu jari. Entah kau bisa melarikan diri atau tidak, itu tergantung pada kemampuanmu."


Organ bagian dalam tubuh Chou Ying dalam kondisi buruk. Dia sadar jika dia sedang berhadapan dengan orang tangguh. Bocah ini jelas berpura-pura menjadi babi untuk memakan macan! Dia terlalu kuat!


Sambil menekan lukanya, Chou Ying tidak peduli dengan keadaan sekitarnya dan mulai mengumpulkan semua energi yang dia miliki. Dia ingin melarikan diri!


Chou Ying menggunakan semua kekuatan di tubuhnya untuk melarikan diri. Dia bahkan bisa merasakan bahwa kecepatannya saat ini lebih cepat daripada sebelumnya. Sangat cepat sehingga teknik gerakannya telah bisa menyentuh ambang tahap lingkaran besar.


Pencapaiannya ini membuatnya sangat gembira!


Aku bisa melarikan diri!


Aku pasti bisa melarikan diri!


Chou Ying berteriak dalam pikirannya, dan kemudian kesadarannya sedikit demi sedikit kabur.


Melihat Chou Ying menggunakan jurusnya untuk mencoba melarikan diri, Ye Yuan mengangkat jarinya dengan santai dan menyalurkan energi murni dengan segenap kekuatannya menggunakan Seni Sembilan Jiwa Bulu Dewa Yang.


Jari Ye Yuan mengarah ke depan, dan kekuatan tanpa wujud melesat keluar dari jari Ye Yuan merobek udara dan menembus jantung Chou Ying dalam sekejap.


Kekuatan itu begitu cepat dan ganas sehingga Chou Ying bahkan tidak menyadari luka yang dialaminya. Tubuhnya terus terseret beberapa meter ke depan, dan kemudian ambruk seketika setelah dia kehilangan kesadaran.

__ADS_1


Jurus Jari Mutlak Yang memang tak terkalahkan. Kekuatannya tidak menyebar tetapi terkumpul sehingga menghasilkan serangan yang sangat kuat dan mematikan. Ditambah Ye Yuan melakukannya dengan menggunakan kemampuan Tingkat Keenam Energi Murni Qi-nya. Efek mematikannya tidak bisa disepelekan.


Tentu saja, Jurus Jari Mutlak Yang juga punya kelemahan. Setelah dikeluarkan, diperlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkan kondisi semula. Ini kenapa tadi Ye Yuan lebih lambat saat menyelamatkan Lu.


Seandainya, Chou Ying sembarangan bertempur dengan Ye Yuan dalam jarak dekat, dan membiarkan Ye Yuan mengisi penuh kekuatannya kembali, Chou Ying mungkin punya peluang yang kecil untuk selamat.


Berbagai macam jurus yang digunakan oleh Ye Yuan membuat Chou Ying ingin mundur dari pertarungan, terutama ketika Ye Yuan menerbangkannya hanya dengan satu jentikan jari. Hal ini membuat pikiran Chou Ying hanya fokus untuk melarikan diri dengan segala cara.


Namun kesempatan Chou Ying untuk lari digunakan Ye Yuan mengisi kekuatannya.


Sejak awal, Ye Yuan memang tampak ceroboh. Meski, dalam kenyataannya kemampuannya meningkat sedikit demi sedikit dengan pasti.


Pertama, dia menggunakan kata-kata untuk mengganggu konsentrasi Chou Ying. Kemudian, mengacaukan keadaan hatinya. Selanjutnya, ia menggunakan jurus penghilang tubuh. Setelah itu, dia menelan Pil Lima Jalur Elemen Jiwa, kemudian mengeluarkan jurus jarinya yang bisa mengalahkan pedang lawannya. Ye Yuan benar-benar membuat Chou Ying kalah secara perlahan-lahan. Akhirnya, sebuah pukul mematikan dikeluarkan.


Pukulan itu mungkin terlihat tidak berbahaya, namun kenyataannya seluruh seranganya dipenuhi dengan keryakinan.


Meskipun Ye Yuan memiliki banyak kekuatan yang tersembunyi, kekuatannya masih terlalu lemah. Jika bukan karena dia telah menelan Pil Lima Jalur Elemen Jiwa, dan mengeluarkan serangan Jari Mutlak Yang dengan kekuatan penuh, dia tidak akan bisa melakukan serangan berarti pada Chou Ying.


"Tang, saatnya kita pergi," Ye Yuan berkata kepada Tang Yu, tidak peduli sama sekali dengan Chou Ying yang tergeletak di tanah.


Tang Yu terkejut oleh serangan yang barusan dilepaskan oleh Ye Yuan dan dia berdiri di sana dengan wajah penuh kekaguman. ketika Ye Yuan memanggilnya, dia baru kembali sadar dari keterkejutannya.


"Ah? Oh ...iya.. Pergi ... Pergi."


Tang Yu menaiki kudanya dengan serampangan, mereka bertiga terus menuju Perguruan Dan Wu.


Setelah melewati hamparan hutan batu yang tidak rata, Ye Yuan, Tang Yu dan Lu akhirnya bisa melihat tanah lapang. Di depan mata mereka terhampar dataran luas, dan dari kejauhan sebuah paviliun bertingkat terlihat. Itu adalah Perguruan Dan Wu.


Negeri Qin menjadikan seni bela diri sebagi kekuatan. Seni bela diri yang diajarkan semua berdasarkan metode belajar Dao. Perguruan Dan Wu adalah pengecualian karena tidak didirikan oleh Negeri Qin.


****


JANGAN LUPA LIKE & KOMEN YAAA..GUYSS

__ADS_1


__ADS_2