DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 57.


__ADS_3

"Haha.. aku hanya beruntung," Ye Yuan menjawab sambil tertawa.


Huyan Yong menggeleng, lalu berkata, "Orang-orang berkata bahwa kekuatan kanuragan mu adalah pemberian dari ayahmu. Tapi, aku tahu apa yang mereka katakan itu tidak benar setelah aku menyaksikanmu bertarung beberapa hari yang lalu. Meski, aku juga tidak menyangka kamu bisa mencapai Tingkat Keempat Energi Murni Qi dalam waktu singkat."


"Aku adalah anak seorang Tabib Agung yang tumbuh meminum pil-pil obat. Kalau aku sampai tidak bisa menguasai Tingkatan Keempat Energi Murni Qi di usia usiaku sekarang, aku pastinya akan memalukan ayahku," Ye Yuan menjawab; sedikit berbohong tapi juga ada benarnya.


Huyan sekali lagi menganggukkan kepala dan tidak banyak bertanya lagi. Dia sepertinya percaya dengan penjelasan Ye Yuan.


"Ujiannya belum dimulai. Kalian berdua tunggu sebentar," ucap Huyan Yong.


Hari ini tidak hanya Ye Yuan dan Lu yang ikut ujian. Ada banyak murid yang juga sedang menunggu.


"Baik, Guru Huyan."


Ye Yuan langsung mengajak Lu untuk bergabung dengan kelompok murid-murid lainnya. Begitu dia ada di dekat mereka, keadaan langsung menjadi sedikit gaduh.


Siapa yang tidak mengenalnya sekarang.? Ye Yuan adalah murid yang telah membunuh lawannya, Fei Qingping – yang kekuatannya dua tingkat di atasnya, dalam pertarungan maut. Selain itu, dia juga menjebak ratusan murid untuk memasang taruhan ribuan pil obat energi Murni Qi. Sangat tidak mungkin dengan kelakuannya tersebut, para murid lain tidak tahu siapa itu Ye Yuan.


"Hei..teman-teman. Bukankah itu Ye Yuan di sana? Dia juga datang untuk ikut Ujian Kenaikan?"


"Tidak ada yang aneh. Dia sudah mengalahkan dan membunuh Fei Qingping yang kemampuan bela dirinya sudah hampir mencapai Tingkatan Hitam. Aku kira wajar saja dia ikut Ujian Kenaikkan."


"Kamu benar. Tapi bukannya dia masih di Tingkat Ketiga? Dengan tingkatan seperti itu, sungguh luar biasa dia sudah berani ikut Ujian Kenaikan."


"Jangan bodoh. Dulu, Kakak senior Long Tang juga masih berada di Tingkatan Ketiga ketika dia mengikuti Ujian Kenaikan untuk mencapai Tingkat Hitam. Tidak peduli betapapun kuatnya Ye Yuan, dia tidak mungkin lebih kuat dari kakak senior Long Tang, kan?"

__ADS_1


"Tapi, Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombangnya sudah mencapai Gelombang Lapis Kedua. Jadi, dia pasti lebih kuat dari Kakak senior Long dalam hal ini. Bahkan, kakak senior Long berlatih selama satu bulan sebelum dia menguasai Jurus Gelombang Lapis Pertama."


"Ish. Dia hanya beruntung karena jurus bela diri yang dipelajarinya cocok untuk dirinya. Bagaimana bisa kamu membandingkan Ye Yuan dengan Long Tang?"


"Lah… lalu bagaimana kamu menjelaskan Jurus Penghilang Tubuhnya?"


"..........." hening tidak ada jawaban.


"Hei. lihat!"


"Lihat apa? Jangan bikin ribut."


"Ye Yuan sepertinya... sudah berhasil....."


"Berhasil bagaimana? He..... dia sudah berhasil mencapai Tingkatan Keempat Energi Murni Qi! Wow! Apa orang ini manusia? Baru berapa hari sejak terakhir kali dia menembus ke Tingkat Ketiga?"


Ekspresi wajah dua orang yang sedang berbicara ini pucat pasi seolah-olah mereka baru saja melihat hantu. Pada saat bersamaan, murid-murid yang lain juga mengetahui bahwa kekuatan Ye Yuan memang sudah meningkat ke Tingkatan Keempat. Pandangan mata mereka tiba-tiba langsung terlihat aneh.


"Haha! Kenapa semua orang melihatku? Aku tahu aku tampan tapi aku tidak mau pamer. Jadi, tolong jangan melihatku dengan ekspresi wajah seperti itu. Energiku hanya naik ke Tingkatan Keempat. Tidak ada yang aneh. Banyak murid senior di sini yang kekuatannya jauh lebih tinggi dari aku. Jadi, kumohon, berhentilah menatapku dengan pandangan kagum seperti itu." Ye Yuan sama sekali tidak nyaman dengan perhatian yang diberikan teman-temannya jadi dia bersikap santai untuk menangkalnya.


Mendengar kalimat-kalimat Ye Yuan, semua orang menjadi diam. Mereka berpikir Ye Yuan pasti sedang pamer.


Tingkatan Keempat Energi Murni Qi adalah tingkatan awal bagi orang yang akan menekuni Ilmu Bela Diri Dao. Biasanya banyak tenaga dan waktu yang dicurahkan untuk berada pada tingkatan ini. Sementara Ye Yuan hanya perlu beberapa hari untuk menguasainya. Dan lagi, dia sepertinya menyepelekan proses itu. Jadi, tidak salah jika semua orang ingin memukulnya karena dia dianggap tidak sopan.


"Hanya naik ke Tingkat Keempat Energi Murni Qi? Apanya yang aneh? Meski dia berusaha dengan keras, toh dia nanti hanya meraih Tingkatan Hitam? Dan meskipun dia berada di Tingkatan Hitam, bukankah dia masih tidak berguna?"

__ADS_1


Kegaduhan langsung terhenti begitu ada suara angkuh terdengar penuh dengan aura orang yang merendahkan.


"Dia adalah kakak senior Lin Tiancheng. Murid yang kemampuan bela dirinya ada di Tingkat Bumi. Sepertinya dia ingin menaikkan peringkatnya ke Tingkatan Surga. Aku tidak menyangka dia juga ikut Ujian Kenaikkan. Sepertinya dia yakin dia bisa naik ke tingkat Surga kali ini." seseorang mengenali suara itu.


Lin Tiancheng berjalan pelan dengan tangannya ditaruh di belakang punggung, mengesankan dia sedang memberikan tekanan pada lawan bicaranya. Dia bertanya pada Ye Yuan, "Apakah kamu Ye Yuan?"


Ye Yuan sama sekali tidak merasa tertekan menghadapi Lin Tiancheng. Dia menjawab dengan tenang, "Aku tidak tahu siapa Ye Yuan yang kamu bicarakan. Iya, namaku memang Ye Yuan."


"Hmmm! Kamu ternyata pandai berbicara. Beberapa hari terakhir ini aku banyak mendengar kegaduhan tentangmu. Hari ini, aku ingin tahu apakah kamu memang sehebat yang mereka ceritakan." Lin Tiancheng berkata dengan nada menghina.


"Oh benarkah aku sekarang terkenal? Bahkan sampai Kakak Senior Lin Tiancheng tahu namaku. Maaf, aku rasa baru hari ini aku mendengar namamu. Aku juga ingin tahu.. apakah...Kakak senior Lin Tiancheng bisa berhasil mencapai tingkat Surga hari ini. Sebagai murid junior, aku berharap kakak Lin tidak terjatuh dan gagal."


Ye Yuan masih berbicara dengan nada yang dilebih-lebihkan. Namun, Kata-kata yang diucapkannya berhasil membuat semua orang tercengang. Sepertinya dia sedang menyumpahi Lin Tiancheng untuk gagal.


Dan ini tentu menyinggung perasaan Lin Tiancheng.


Ketika semua orang mengatakan bahwa Lin Tiancheng adalah salah satu murid terkuat di Tingkatan Bumi, mereka sebenarnya tidak membahas keahliannya. Lin Tiancheng sudah empat kali mengikuti Ujian Naik Tingkat. Murid-murid yang pernah ikut ujian bersama dengan dirinya sudah naik ke Tingkatan Surga. Sekarang, Lin Tiancheng termasuk kelompok murid yang belum berhasil naik ke Tingkatan Surga.


Sebenarnya hal ini membuat Lin Tianchen malu. Jadi, tidak ada murid lain yang berani menyinggung tentang kegagalannya, bahkan murid-murid junior.


Entah kebetulan atau tidak, perkataan Ye Yuan tadi cukup membuatnya tersinggung. Wajah Lin Tiancheng berubah menjadi merah padam. Dia menatap tajam Ye Yuan, kemudian berkata, "Kamu punya nyali ternyata! Berani-beraninya kamu berbicara seperti itu pada murid senior! Apa kamu mau mati?"


Seraya berkata keras, Lin Tiancheng mengumpulkan tenaga dalamnya, mengarahkan pukulan tangannya ke arah Ye Yuan.


Bang!

__ADS_1


Ye Yuan masih berdiri di tempatnya tanpa melakukan apapun, namun seketika tubuh Lin Tiancheng terdorong ke belakang. Dia terjatuh. Tubuh Lin Tiancheng terguling di lantai. Dia tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya, wajahnya terlihat sangat murka.


"Bajingan mana yang menyerangku!" Lin Tiancheng mengeluh dengan marah.


__ADS_2