
"Aku tidak pernah menyangka kalau kamu ternyata sangat hebat. Tidak mudah untuk mencapai penguasaan ilmu pengobatan seperti itu. Aku merasa bersalah karena telah mempercayai semua kabar yang beredar, hanya dengan melihat semua ini aku seperti telah melakukan penghinaan terhadapmu. Aku merasa malu." Tang Yu meminta maaf pada Ye Yuan karena merasa telah percaya dengan kabar burung yang beredar tanpa tahu seperti apa Ye Yuan itu.
Ye Yuan diam-diam memuji kejujurannya. Walaupun Tang Yu ini berasal dari latar belakang rakya biasa, dia memiliki sikap jujur. Seseorang seperti Ye Yuan layak untuk dijadikan teman.
Sepanjang perjalanan menuju rumahnya, Tang Yu bercerita tentang keluarganya. Barulah saat itu Ye Yuan tahu kalau Tang Yu ini sebenarnya adalah seorang siswa dari Perguruan Dan Wu. Tidak heran Tang Yu tahu dirinya berada di peringkat terakhir.
Ye Yuan menjawab dengan senyum. "Kamu tidak perlu merasa malu. Reputasiku dulu benar-benar mengerikan. Tidak ada yang bisa disalahkan. Apa yang aku dapatkan dalam ilmu pengobatan sebenarnya tidak terlalu tinggi. Ketika kecil, ayah selalu memaksaku untuk belajar mengenai beberapa tanaman obat. Dari situ aku tahu beberapa dari tanaman obat."
Tang Yu tidak lagi meremehkan Ye Yuan. Dengan cepat dia menimpali." Kamu terlalu merendahkan diri. Ayo, masuk."
Tang Yu mempersilahkan Ye Yuan masuk ke rumahnya, dari dalam samar-samar terdengar suara seseorang terbatuk, dia terbaring di tempat tidur, Tang Zonghuai, ayah Tang Yu.
"Yu... uhuk ... Apakah kamu ... uhuk...uhuk ... sudah balik?" Kondisi Tang Zonghuai tidak terlalu baik, ketika dia berbicara batuknya semakin parah, bahkan untuk sekedar duduk tegak saja dia kesusahan.
Melihat ayahnya kesusahan Tang Yu dengan cepat membantu ayahnya. "Ayah, aku sudah memberitahumu untuk tidak bergerak."
"Hahaha ... uhuk ... Kali ini ... uhuk ... Ayah mungkin tidak akan berhasil. Di masa depan ... Di masa depan, kamu harus ... uhuk ...menjaga dirimu sendiri." Tang Zonghuai seperti memiliki firasat waktu kematiannya semakin dekat.
Air mata Tang Yu langsung tumpah. Dia berkata dengan suara tersendat-sendat." Ayah, jangan bicara lagi. Aku ... Aku pasti akan menyembuhkanmu! Aku sudah membawa kembali tangkai Rumput Enam Daun. Aku akan pergi dan membuat Pil Pemulih Kesaktian secepat mungkin."
Sebelum Tang Yu berdiri, ayahnya menahan tangannya.
"Tidak ... Tidak perlu ... uhuk ... Tidak ada gunanya."
__ADS_1
Bukan karena Pil Pemulih Kesaktian tidak berguna, tapi Tang Zonghuai tahu tidak mungkin bagi putranya untuk membuat pil itu. Usaha Tang Yu akan sia-sia. Dia akan membuang-buang tanaman obat. Mungkin lebih baik jika itu digunakan untuk putranya sendiri.
"Uhuk... uhuk ... Yu, uhuk... sepertinya ada tamu. Ke.. kenapa kamu tidak memintanya untuk duduk?" Tang Zonghuai melihat Ye Yuan berdiri di depan pintu masuk, untuk pertama kalinya ia bertemu dengan Ye Yuan.
Wajah Tang Yu seketika berubah ceria, ketika ayahnya mengatakan ada tamu dirumahnya. Dia segera membalikkan badan ke arah Ye Yuan.
"Teman, aku mohon padamu. Tolong selamatkan ayahku! Jika kamu bisa menyembuhkannya, aku bersedia bekerja keras seperti kuda untukmu sepanjang hidupku."
Meskipun Tang Yu berasal dari rakyat biasa, dia seseorang yang memiliki harga diri tinggi. Berani mengatakan kalimat seperti itu pada Ye Yuan menunjukkan bahwa betapa dekatnya hubungannya dengan ayahnya.
Hati Ye Yuan sangat tersentuh mendengar apa yang dikatakan oleh Tang Yu.
"Kamu dan aku sudah seperti saudara. Mengapa kamu harus mengatakan sesuatu seperti itu? Siapa yang akan bekerja keras untukku seperti kuda? Tidak akan ada yang menjadi kuda. Cepat! Baringkan paman. Aku akan memeriksanya." Tang Yu menggeser tubuhnya memberikan tempat untuk Ye Yuan memeriksa ayahnya.
"Ayah!" Melihat ayahnya seperti ini. Tang Yu menjadi cemas seketika.
Ye Yuan tahu bahwa Tang Zonghuai tidak ingin membuat susah putranya. Oleh karena itu, dia berpikir kematian menjadi jalan keluar terbaik. Penolakan pengobatan itu juga karena Ye Yuan masih terlalu muda, intinya dia tidak percaya Ye Yuan bisa menyelamatkannya.
Ye Yuan tidak marah. Dia meminta Tang Yu untuk tidak membujuk ayahnya lagi dengan isyarat kedua tangannya.
"Jika aku tidak salah menebak, paman terluka karena berburu Badak Angin Raksasa."
Mendengar kata Badak Angin Raksasa, Tang Yu langsung terkejut. "Ye Yuan benar-benar memiliki kemampuan yang luar biasa, hanya dengan melihat sekilas dia mampu mengetahuinya."
Tang Zonghuai tetap bergeming. Bahkan dia sempat terbatuk beberapa kali sebelum dia berusaha mengatakan sesuatu walaupun dengan suara terputus-putus, "Ap...apa kamu yang memberitahukannya? Jangan.. repot.."
__ADS_1
"Ayah, aku benar-benar tidak memberi tahunya. Dia tahu sendiri." Melihat bagaimana ayahnya kehilangan semangat untuk tetap hidup, hati Tang Yu hancur karen takut kehilangan ayah yang dicintainya.
Kening Ye Yuan berkerut melihat situasi ayah dan anak dihadapannya. Untuk mengobati seseorang, pertama-tama, dia harus memeriksa jantungnya. Tang Zonghuai sendiri tidak ingin hidup lagi. Meskipun dia meminta Tang Zonghuai memakan pil yang sangat ajaib dan bisa menyelamatkan hidup secara pasti, itu tidak bisa menyelamatkannya karena semangatnya untuk hidup sudah hilang.
Dengan kemampuan Ye Yuan melihat kondisi Tang Zonghuai, dia tahu kalau ayah Tang Yu ini benar-benar terluka parah, kemungkinan besar dia tidak akan hidup lebih lama lagi bahkan kecil kemungkinan dia dapat melewati malam ini. Jika terus ditunda seperti ini, meskipun sekarang Ye Yuan berubah menjadi seorang Tabib Kaisar pun, dia tidak akan bisa menyelamatkan Tang Zonghuai. Kondisinya saat ini tidak bisa disembuhkan oleh Pil Pemulih Kesaktian.
Ye Yuan memutuskan untuk memberikan obat yang sangat keras.
"Lupakan, Tang. Apa gunanya menyelamatkan orang yang tidak punya hati seperti dia? Karena dia ingin mati, maka biarkan dia mati."
Tang Yu tidak bisa menangkap maksud Ye Yuan. Melihat Ye Yuan merendahkan ayahnya seperti itu, dia tiba-tiba menjadi marah. "Ye Yuan, apa yang kamu katakan? Ayahku terluka seperti ini karena diriku, Bagaimana bisa kamu memanggilnya orang yang tidak berperasaan?"
"Uhuk ... Caramu sangat kekanak-kanakan.... tidak akan berhasil." Tang Zonghuai sepertinya paham dengan maksud Ye Yuan. Di sisi lain, Tang Yu mungkin tidak menyadarinya.
Ye Yuan tahu cara yang dia gunakan tidak akan berakhir dengan mudah. Dengan senyuman dingin, dia kemudian berkata, "Begitukah? Kalau begitu anggap saja caraku memang kekanak-kanakan. Nanti jika Tang Yu meninggal di jalanan, dan pergi ke alam akhirat kemudian di sana dia menyalahkan Anda. Apa yang akan Anda lakukan?"
Akhirnya emosi Tang Zonghuai pun terpancing oleh perkataan Ye Yuan, dia berbalik, dan berkata, "Apa maksudmu?"
*****
JANGAN LUPA LIKE & KOMEN YA.....GUYSS
SEHINGGA SAYA SEBAGAI PENERJEMAH SEMNGAT UNTUK PEMBACA...😘🙏
__ADS_1