DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 13.


__ADS_3

Wan Donghai, Wan Dongyang dan si penjaga klinik pergi ke ruang tunggu dan mendapati seorang pemuda yang duduk pongah si kursi tunggu. Wan Donghai melotot kepada penjaga klinik, tetapi ia merasa bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk menghukumnya.    


    


Ketika Wan Donghai hendak meladeni Ye Yuan, matanya melihat Liu An yang terkapar di tanah seperti anjing mati. Dia sangat terkejut.


Melihat Wan Donghai muncul, Ye Yuan beranjak dari tempat duduknya. Dia berjalan ke arah Wan Donghai sambil tersenyum kemudian berkata, "Paman Wan, Aku datang tanpa memberitahu terlebih dahulu. Aku harap aku tidak menyinggungmu."


Otot-otot wajah Wan Donghai terlihat tertarik, menandakan kalau dia menahan emosi untuk menampar Ye Yuan dengan sebuah pukulan.


Wan Donghai kemudian memaksakan senyum. "Aku tidak terganggu sama sekali. Adalah sebuah kehormatan karena Ye Yuan sudah sudi datang. Aku tadi berteriak karena tidak tahu siapa yang datang. Lain kali sebaiknya beritahu kami terlebih dahulu, sehingga kami akan terkesan lebih sopan menyambutmu."


Meskipun Wan Donghai tidak menampakan kebenciannya tapi dia menahannya dengan gemeratakan gigi. Dia tidak mau kalah berdebat jadi dia menggertak Ye Yuan terlebih dahulu dengan menyebutnya anak berandalan."


Semua orang tahu bahwa Rumah Jawara Mabuk dan Paviliun Pengobatan Harum adalah musuh. Meski begitu, di permukaan mereka masih saling beramah-tamah. Keduanya adalah pengusaha, jika mereka terlihat bertarung, maka tidak akan ada orang yang berani datang untuk berobat.


Ye Yuan tahu Wan Donghai orang yang berpikiran sempit, namun, ia tersenyum sambil berkata, "Ahh! Aku sangat ingin menolong seseorang jadi aku tidak punya pilihan selain datang kemari. Sejak Lama aku mendengar bahwa ilmu pengobatan Dao Tabib Wan adalah yang nomor satu di negeri ini. Itu sebabnya aku datang kemari untuk menyelamatkan seseorang."

__ADS_1


Mendengar apa yang dikatakan Ye Yuan, Wan Donghai berharap dia bisa menghabisi Ye Yuan. Jika hanya ada orang-orang dari Rumah Jawara Mabuk saja yang mendengar, kata-kata itu akan baik-baik saja. Tapi dalam perjalanan ke klinik, Ye Yuan membuat keributan agar orang tahu dia sedang menantang Rumah Jawara Mabuk. Sekarang, saking banyaknya orang berkerumun di lobi klinik ini, keadaannya sangat sesak.


Ye Yuan sengaja mengatakan bahwa Wan Donghai adalah Tabib Agung nomor satu di negeri Qin. Di depan begitu banyak orang. Semua orang tahu bahwa selain Wan Donghai dan Ye Hang, ada banyak Tabib Agung yang bekerja pada keluarga Kaisar di Istana. Jika kata-kata Ye Yuan ini menyebar ke telinga keluarga Kaisar, Wan Donghai bisa celaka.


Jaringan mata-mata keluarga kerajaan ada di mana-mana dan mungkin salah satunya sedang ikut berada dalam kerumunan ini.


Saat ini, Wan Donghai merasa tidak nyaman seolah-olah dia habis memakan lalat. Namun, dia harus tersenyum dan menyapa Ye Yuan, "Apa yang kamu katakan Ye Yuan? Bagaimana mungkin aku adalah yang nomor satu di negeri Qin? Setidaknya ada ayahmu dan juga para tabib Dao di Istana yang kemampuannya juga sama hebat. Aku heran kenapa kamu datang ke klinikku untuk mencari bantuan medis. Bukankah ayahmu juga ahli? Mengapa tidak kamu menemui ayahmu saja dari pada datang ke Rumah Jawara Mabuk?"


Ye Yuan tersenyum dan berkata, "Ini hanya masalah kebijaksanaan. Pertama, Rumah Jawara Mabuk telah terkenal sebagai yang nomor satu di ibu kota Qin. Kedua, tempat ini jauh lebih dekat."


Wan Donghai sadar kalau tidak akan ada keuntungannya dengan meladeni Ye Yuan.


Ada yang tidak beres. Kemarin Wan Yuan bilang bahwa dia telah meracuni Ye Yuan sampai mati. Lalu, kenapa dia masih hidup dan membuat onar di Rumah Jawara Mabuk?


Jika Ye Yuan mencari masalah dengan seseorang, Wan Donghai tidak akan peduli. Tetapi, sekarang dia membawa Liu An. Ini membuat Wan Donghai berpikir keras tentang hal-hal aneh yang terjadi dengan Ye Yuan.


Segalanya akan baik-baik saja jika Wan Donghai bisa menyembuhkan Liu An. Tapi seandainya Liu An justru tidak bisa sembuh, Liu An kemungkinan akan menghianati Rumah Jawara Mabuk. Identitas Liu An sebagai mata-mata klinik ini, tidak boleh terungkap ke publik. Selain para tabib, banyak para pemburu binatang iblis di kliniknya. Sekali identitas Liu An terbongkar, ini akan benar-benar menjadi pukulan besar bagi Rumah Jawara Mabuk.

__ADS_1


Dan lagi, ada apa dengan Liu An? Dia kelihatan baik-baik saja setelah keluar dari Paviliun Pengobatan Harum. Dia hanya memilki beberapa luka dalam, mengapa sekarang dia terlihat seperti seekor anjing mati?


Dengan pencapaian Wan Donghai dalam ilmu pengobatan Dao, sekilas dia bisa tahu bahwa Liu An terkena racun. Tapi racun jenis apa yang Liu An minum sehingga membuat banyak para tabib tidak mampu menyembuhkannya? Sampai-sampai si penjaga klinik memanggil Wan Donghai keluar.


Pada saat itu, Wan Donghai memikirkan segala sesuatu yang telah terjadi dan menyadari ada hal yang tidak biasa. Jika tidak segera ditangani, kejadian ini akan menyebabkan masalah yang besar untuk Rumah Jawara Mabuk.


Wan Donghai merasa menyesal, mengapa sebelumnya dia tidak mengirimkan terlebih dahulu salah satu pelayannya untuk menyelidiki keadaan di Paviliun Pengobatan Harum. Dia justru terdiam meskipun situasinya sangat tidak jelas. Dia tidak pernah menyangka kalau Liu An akan mengalami hal seperti ini, Wan Donghai percaya dan yakin, Liu An mampu dan sanggup menyembunyikan jati dirinya dengan baik.


"Tuan Wan, tolong selamatkan aku." Liu An mengerang kesakitan, tubuhnya terbaring lemah di lantai.


Alis Wan Donghai mengerut mendengar perkataan Liu An, menatap Liu An.


"Tuan Wan, sepertinya orang ini mengenal Anda?" Sebenarnya Ye Yuan paham bahwa ada hubungan antara Liu An dan Wan Donghai.


Ye Yuan sengaja mengatakannya dengan keras agar semua orang dapat mendengarnya. Tak ada satu orang pun yang mengerti maksud dari perkataannya, kecuali Wan Donghai yang berpikir kalimat itu ditujukan padanya.


Kebencian Wan Donghai pada Ye Yuan semakin bertambah tetapi ia berusaha mengabaikannya dengan menunjukkan sikap tak acuh. "Nak Yuan, kamu pasti bercanda. Keluarga Wan dikenal banyak orang negeri Qin. Rumah Jawara Mabuk juga sudah menolong banyak sekali para pemburu binatang iblis. Tidak aneh jika lelaki ini mengenaliku.

__ADS_1


__ADS_2