DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 65.


__ADS_3

Hasil yang dicapai Ye Yuan memercikkan semangat bertarung di antara murid-murid ini.    


    


Huyan Yong melihat layar cahaya dengan menyumpah dalam hati.


"Ye Yuan benar-benar berani cari masalah denganku!"


Lelaki paruh baya ini menunggu hingga Ye Yuan berada di saat kritis sebelum akhirnya melanjutkan mengikuti Ujian Tingkat Bumi. Melihat situasi ini, Huyan Yong berpendapat bahwa Ye Yuan waktu melawan Fie Qingping di Pertarungan Maut belum mengeluarkan 30% kekuatannya.


Meski Huyan Yong menyumpahi, dia sebenarnya sangat bersemangat. Dengan kemampuan Ye Yuan saat ini, akan sangat mungkin baginya untuk bisa lulus Ujian Tingkat Surga di masa mendatang.


Saat ini, dua orang yang tidak bahagia dengan pencapaian Ye Yuan tentu Wan Yuan dan Liu Ruoshui. Keduanya baru saja lulus mengikuti Ujian Tingkat Hitam. Ini berarti, Ye Yuan sekarang punya kemampuan bertarung yang sama dengan mereka. Mereka berdua merasa terancam.


Setengah bulan yang lalu, Ye Yuan masih berada di Tingkat Pertama Energi Murni Qi. Dan sekarang dia sudah berada di tingkat yang sama dengan Wan Yuan. Menurut Wan Yuan, kemungkinan Ye Yuan menggunakan tipuan untuk sampai pada posisinya saat ini karena Ye Yuan sepengetahuannya adalah murid yang lemah. Dia bertekad akan menghabisi Ye Yuan.


Wan Yuan tidak mau menunggu lebih lama lagi. Dia berharap bisa cepat meminta bantuan Su Yishan untuk membunuh Ye Yuan. Pikirannya sudah berkali-kali merencanakan untuk membunuh Ye Yuan dan setiap kali pikiran itu terlintas, keinginannya semakin bertambah kuat. 


Ketika Wan Yuan tiba, dia tidak ambil pusing dengan keadaan Ye Yuan.Tapi sekarang, dia merasa terancam karena Ye Yuan sudah berada di tingkat yang sama dengan dirinya. Ingatan Wan Yuan membawanya pada deretan jurus yang Ye Yuan telah kuasai seperti Jurus Penghilang Tubuh dan Telapak Tangan Gelombang, Gelombang Lapis Kedua. Jika Wan Yuan harus menghadapi jurus-jurus itu, dia ragu bisa selamat.


Wan Yuan merasa keringat dingin mulai mengucur dari badannya. Keberhasilan Ye Yuan dalam mengalahkan kelima petarung di Tingkat Kedelapan Energi Murni Qi jelas menunjukkan betapa besar kekuatan dan kemampuan bertarung yang dia miliki. Ini benar-benar menakutkan.


"Lihat, sekarang Ye Yuan melanjutkan mengikuti Ujian TingkaT Bumi! Ya Tuhan! Apa dia sudah gila?"


"Benar! Tidak peduli seberapa kuatnya dia, tidak mungkin dia bisa mengalahkan lima petarung dari Tingkat Penggabungan Jiwa! Ye Yuan hanya berada di Tingkat Keempat energi Murni Qi!"


"Sudahlah. Aku tidak tahu lagi. Biarkan dia bermain sesukanya."

__ADS_1


Wan Yuan melihat ke arah layar cahaya. Hatinya mendadak membeku.


Ye Yuan benar-benar…..


Ketika kelima lawannya muncul di hadapannya, Ye Yuan merasakan sensasi dingin yang langsung mencekat tenggorokannya, menyebabkan dia kesulitan bernapas.


Dalam Ujian Tingkat Bumi ini, kemampuan kelima petarung ini tidak bisa disamakan dengan petarunG-petarung sebelumnya. Sekali mereka menyerang, maka lawannya bisa langsung mati. Meski begitu Ye Yuan sama sekali tidak takut. Dia siap bertarung.


"Ayo! Keluarkan apa yang kalian bisa." Ye Yuan melolong. Kedua tangannya kini mengepal. Gelombang energi yang muncul dari tubuhnya membuat lengan pakaian yang dia kenakan terkibas ke sana-kemari.


Tenuk Bayangan terkejut melihat apa yang terjadi pada Ye Yuan. Dia menggumam, "Si bajingan ini ternyata menguasai Jurus Gelombang Lapis Kedelapan. Kekuatannya benar-benar menakutkan."


Ye Yuan jelas sedang mempersiapkan Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang.


Ketika dalam pertarungan maut melawan Fei Qingping, semua orang mengira bahwa keterlambatan Ye Yuan waktu itu karena dia sedang berlatih untuk menguasai Jurus Gelombang Lapis Kedua. Nyatanya, waktu itu dia sedang mempersiapkan diri menguasai Lapis Kedelapan. Lapis Kedelapan adalah tingkat akhir dari Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang yang terekam dalam pecahan batu giok yang Ye Yuan temukan di Perpustakaan Kitab Suci waktu itu.


Dengan ini bisa dikatakan bahwa Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Gelombang Lapis Kedelapan adalah senjata terakhir Ye Yuan.


Tidak seperti para petarung di ujian sebelumnya, lawan-lawan Ye Yuan kali ini tidak terburu-buru untuk menyerang terlebih dahulu. Mereka justru menunggu Ye Yuan untuk melakukan penyerangan.


Ye Yuan paham jika hal seperti ini terjadi karena ulah Tenuk Bayangan. Di dunia nyata, tidak ada orang yang menunggu lama untuk menyerang.


Akhirnya, Ye Yuan melancarkan serangan dengan pukulan tangannya.    


    


Bang!

__ADS_1


Baik Ye Yuan dan lawan-lawannya saling bertabrakan, Ye Yuan perlahan kehilangan kesadaran.


"Wow! Aku rasanya takut setengah mati. Aku kira dia bakal bisa lulus Ujian Tingkat Bumi. Nyatanya, dia malah mati."


Di luar Menara Ilusi Jiwa semua orang tahu siapa yang sedang berbicara.


"Dia akhirnya mati!"


"Apa Ye Yuan main-main dengan kita? Dia memang bisa keluar dari tempat ujian tanpa cedera tapi bukankah memalukan kalau dia keluar setelah langsung kalah seperti itu? Wah.. ini benar-benar membuatku merinding!"


"Benar. Meskipun memang ujian ini hanya terjadi di dunia mimpi tapi ketika kita mati rasanya sangat menyakitkan. Dulu ketika aku mengikuti ujian, setiap aku terbunuh, rasanya aku memang mau mati."


"Aku benar-benar marah. Aku kira Ye Yuan bisa menang dan lulus Ujian Tingkat Bumi. Aku tidak mengira dia cepat mati seperti ini. Sepertinya dia memang mempermainkan kita."


Kata "takut setengah mati" terdengar seperti petir yang memecahkan keheningan di kerumunan.


Di dalam Menara Ilusi Jiwa, Ye Yuan tidak tahu bahwa apa yang dia lakukan sekarang membuat banyak orang marah. Ini karena, dia seperti menyajikan hidangan pada semua orang dengan harapan bahwa dia akan lulus.


Seandainya Ye Yuan kalah setelah bertarung habis-habisan mungkin keadaannya akan berbeda. Semua orang sekarang terkejut karena dia langsung kalah ketika baru saja bertarung. Perbedaan antara kenyataan dan harapan terlalu besar sehingga kekecewaan orang-orang ini semakin bertambah.


Huyan Yong juga ikut menyaksikan layar cahaya dengan pandangan kosong. Dia tidak tahan untuk tertawa. Sama seperti murid-murid lainnya, dia juga mengharapkan Ye Yuan bisa lulus.


Ye Yuan sepertinya mengaduk-aduk emosi para penonton, memberikan harapan kalau dia memiliki senjata ampuh untuk lulus dari Ujian Tingkat Bumi. Tidak ada yang menyangka jika Ye Yuan hanya bersikap pura-pura berani, dan akhirnya mati.


"Tapi... Ye Yuan mampu lulus Ujian Tingkat Hitam dan menjadi murid dengan tingkat kanuragan terendah yang mampu untuk bertarung di Tingkat Ujian Bumi. Kekuatan Ye Yuan sudah melampaui bayanganku."


Huyan Yong tidak merasa Ye Yuan dengan sengaja menipu banyak orang. Malah sebaliknya, dia merasa Ye Yuan memang dengan siap bertarung.

__ADS_1


Kebanyakan orang akan menyerah ketika menghadapi lawan yang kekuatannya jauh di atasnya. Namun, tidak untuk Ye Yuan. Pemuda ini memilih untuk melawan. Pilihan inilah yang membawa banyak masalah pada dirinya sekarang.


__ADS_2