
"Ah!!" Feng Ruoqing berteriak dengan mata tertutup karena takut.
Pada waktu genting seperti ini, Ye Yuan tidak mau menutupi kemampuannya lagi. Dengan tergesa-gesa dia mengeluarkan Jurus Jari Mutlak Yang.
Ding!
Suara pedang yang meNgenai kulit terdengar.
Ye Yuan juga mengeluarkan Jurus Penghilang Tubuh bersamaan dengan Jurus Jari Mutlak Yang untuk menghindari pedang yang jaraknya sangat dekat dengan dirinya. Meski berhasil, dia masih terluka. Ujung pedang Feng Zhirou mengenai tangan kanannya.
"Berhenti!" Feng Ruoqing sangat terkejut dengan tindakan Feng Zhirou jadi dia langsung menghentikannya.
Niatnya untuk melerai gagal karena gerakannya terlalu pelan.
Setelah energinya digunakan untuk berlatih menguasai teknik Pemisah Yin Yang, yang tersisa tinggallah sedikit. Selain itu, emosinya juga telah terkuras. Jadi, tidak mungkin dia bisa menghentikan serangan Feng Zhirou.
Melihat pedang Feng Zhirou terhunus langsung ke arah dada Ye Yuan, Jantung Feng Ruoqing terasa hampir saja copot. Untungnya, Ye Yuan berhasil menghindar dari serangan Feng Zhirou, yang tentu saja membuat kaget gadis itu. Sekilas dia tahu bahwa Ye Yuan hanya berada di Tingkat Keempat Energi Murni Qi. Oleh karena itu, melihat bagaimana Ye Yuan bisa mengelak dari serangan pedangnya merupakan hal yang tidak terduga.
Meski Feng Zhirou hanya menggunakan 30% dari kekuatannya, bukan berarti serangannya bisa ditepis oleh orang yang hanya berada di Tingkat Keempat. Dan lagi, jurus jari yang dikeluarkan Ye Yuan bahkan bisa membuat bagian antara ibu jari dan telunjuknya menjadi mati rasa. Ini benar-benar luar biasa.
"Zhirou! Apa yang kamu lakukan?" Feng Ruoqing bertanya dengan nada marah.
Sepertinya Feng Zhirou baru sadar kalau dia sedang menceburkan dirinya dalam masalah orang. Dia menjulurkan lidahnya dan berkata, "Dua orang laki-laki dan perempuan sedang ada dalam sebuah ruangan. Aku melihat Bibi marah dan pakaian kalian juga terlihat kusut. Jadi, aku kira…"
Pipi Feng Ruoqing memerah mendengar kalimat Feng Zhirou.
__ADS_1
"Kalau kamu terus-terusan mengatakan hal yang tidak masuk akal, aku akan merobek-robek mulutmu! Kita ini sedang meracik pil obat. Ye Yuan adalah asistenku! Feng Zhirou, kapan kamu bisa memperbaiki sifatmu yang kekanak-kanakkan itu? Kalau kamu seperti ini terus, cepat atau lambat, kamu akan membuat banyak kekacauan."
Feng Zhirou memonyongkan bibirnya dan dengan nada sedih berkata, "Bibi, apakah aku salah hari ini? Aku tidak akan mengulanginya lagi."
"Kenapa kamu tidak minta maaf pada Ye Yuan?" Feng Ruoqing bertanya masih dengan amarahnya.
Sebelum Feng Zhirou sempat minta maaf, Ye Yuan yang gentian marah.
Ye Yuan merasa sudah cukup baginya berada di tempat ini. Dia seperti dipaksa untuk menjadi seekor bebek yang bertengger untuk menjadi asisten bagi Feng Ruoqing. Nyatanya, wanita itu tidak sepandai yang dia pikirkan. Dia mengajari Feng Ruoqing cara untuk menguasai dua hal yang dilakukan bersamaan. Bukannya mengucapkan terima kasih, wanita itu justru semakin membuat Ye Yuan terganggu. Dan sekarang, ditambah ada Feng Zhirou yang hampir membunuhnya dengan serangan pedangnya.
Ye Yuan baru saja hidup setelah mengalami insiden keracunan. Jika dia mati lagi, maka semuanya akan kacau.
"Tidak perlu minta maaf! Cukup. Aku sudah tidak mau berurusan lagi dengan kalian berdua. Bibi dan keponakan sama saja. Yang satu terus saja menggangguku dan yang lain membuat onar. Aku datang ke sini dengan niat baik. Namun, aku justru hampir saja kehilangan nyawa. Memang siapa yang aku serang?"
Ye Yuan melanjutkan."Aku sudah tidak tahan lagi! Feng Ruoqing, kalau kamu memang bisa mengeluarkan aku dari perguruan ini, keluarkan saja. Kalau memang Dan Wu tidak menginginkanku lagi, maka pasti ada tempat lain yang lebih baik."
Feng Zhirou sudah bersiap-siap untuk meminta maaf tapi merasa tertolak oleh Ye Yuan. Maka, amarah gadis itu muncul lagi.
"Siapa dia? emosional sekali orangnya. Barusan kan aku memang tidak tahu situasinya. Dan, bukankah dia hanya terkena sedikit goresan pedang?"
Feng Ruoqing kali ini tidak berusaha untuk menghentikan Ye Yuan. Dia kesal mendengar ocehan Feng Zhirou.
"Kamu ngomong apa? Serangan pedangmu itu hampir saja membunuhnya, dan kamu masih mencoba bersikap sok baik! Kakak benar-benar memanjakanmu. Kalau nanti aku pulang akan aku pastikan aku akan melaporkan hal ini supaya kamu dapat hukuman."
Ketika Feng Zhirou mendengar kata 'menghukum" keluar dari mulut bibinya, dia langsung memegang tangan Feng Ruoqing dan memohon.
"Bibi adalah orang baik. AKu tahu aku salah. Tolong jangan mengadu pada ayah. Aku tidak mau tinggal di istana seharian."
__ADS_1
"Hmmm! Jika kamu tidak mau dihukum, baiklah. Sekarang pergilah minta maaf pada Ye Yuan. Jika Ye Yuan tidak memaafkanmu maka bersiap-siaplah untuk dihukum. Aku akan katakan semuanya pada Kakak."
Feng Ruoqing barusan memang benar-benar panik. Jika sampai Ye Yuan mati karena terhunus pedang Feng Zhirou, dia akan menyesal seumur hidup.
"Baik! Baik! Aku akan minta maaf! Aku pasti akan minta maaf baik - baik ke orang itu supaya dia tidak kesal dengan apa yang telah aku lakukan padanya. Gimana?" Feng Zhirou tidak memiliki pilihan selain menyetujui permintaan bibinya.
"Itu lebih baik. Hmm, kenapa kamu tiba-tiba datang menemuiku?"
Feng Zhirou biasanya selalu menghindar bertemu dengan bibinya. Kali ini, pasti ada masalah penting yang membawanya ke sini.
"Ah. Kalau Bibi tidak tanya aku pasti sudah lupa.Ini karena kamu tadi memotong kalimatku!" Wajah Feng Zhirou kembali berseri.
"......"
"Sebenarnya, aku datang ke sini untuk pamit. Lima hari lagi aku akan pulang ke ibukota untuk mengikuti ujian untuk menjadi Tabib Besar. Jika aku lulus, maka aku akan sama dengan Bibi!" Feng Zhirou terlihat sangat bersemangat.
"Dengan kemampuan yang seperti ini kamu masih ingin menjadi seorang Tabib Besar? Bicarakan hal ini denganku setelah kamu lulus," Feng Ruoqing tanpa ragu mengecilkan keinginan keponakannya.
Naik tingkat dalam ilmu pengobatan itu berbeda dengan ilmu bela diri. Untuk menjadi seorang Tabib Besar, seseorang harus sudah bisa menguasai kekuatan kanuragan di Tingkat Penggabungan Jiwa. Namun, ini bukan satu-satunya syarat. Feng Ruoqing, misalnya, sudah berada di Tingkat Penggabungan Jiwa dan bahkan namanya menjadi salah satu yang berada di tiga teratas orang yang mendapat Gelar Kehormatan dalam ilmu pengobatan. Meski begitu, dia belum dinyatakan lulus untuk mendapat gelar Tabib Besar. Ini menunjukkan betapa sulitnya untuk meraih posisi tersebut.
Feng Zhirou menjadi cemberut. "Bibi macam apa kamu? mendoakan keponakannya sendiri gagal mengikuti ujian."
Feng Ruoqing mengabaikan keponakannya dan menggerutu pada dirinya sendiri. "Oh.. apakah ujiannya untuk kelompok? Aku penasaran sejauh mana kemampuan Ye Yuan? Dengan kemampuannya, menjadi murid pengobatan bukanlah hal yang sulit. "
__ADS_1