
"Baiklah. Karena Nona Feng memaksa, saya tidak akan bertingkah seperti orang jahat hari ini. Tapi, Nona Feng harus tahu bahwa saya melakukan hal ini demi Nona. Jika orang lain yang berada di posisi saya, kemungkinan hal ini tidak akan dibiarkan terjadi meski ada 3 Pil Pemelihara Jiwa yang ditawarkan," Ketua Wang menjawab dengan nada serius.
"Terima Kasih, Ketua Wang!" Feng Ruoqing membungkuk memberi hormat sebagai ucapan terima kasih.
Feng Ruoqing tahu bahwa Ketua Wang tidak berbohong. Meskipun Pil Pemelihara Jiwa itu memang sangat berharga tapi di kalangan para tabib yang terhimpun dalam Perkumpulan ini, keberadaannya masih bisa ditemukan.
Alasan utama kenapa Ketua Wang mempertimbangkan permintaan Feng Ruoqing adalah karena wanita ini menjabat sebagai Putri Kepala Istana.
"Karena Nona Feng bersikeras, maka Ye Yuan bisa berdiri di samping kanan. Dengarkan. Orang tua ini akan berbicara menggunakan kata-kata yang terdengar kejam. Jika kamu, Ye Yuan, mempermainkanku, aku tidak akan menerima pil ini. Sebaliknya, jika perkara ini tersebar luas, orang-orang akan berpikir bahwa Perkumpulan Tabib ini menjadi ajang permainan anak-anak."
Kalimat Ketua Wang terdengar cukup pelan dan tegas. Dia memang memberikan kesempatan bagi Ye Yuan.
Ye Yuan langsung bergerak menuju ke arah kanan bergabung dengan feng Zhirou.
"Hei! Apa kamu membuat kesalahan? Jangan main-main dengan bibiku! Bagaimana mungkin orang di Tingkat Keempat Energi Murni Qi sepertimu bisa meracik pil obat tingkat 2?" Feng Zhirou bertanya dengan nada marah.
Ye Yuan sekilas menatap Feng Zhirou dan kemudian mengalihkan pandangannya.
"Kamu yang seharusnya berhati-hati. Aku rasa kamu akan gagal kali ini. Ah.. kenapa orang yang mendapat Gelar Kehormatan dari perguruan begitu lemah?"
__ADS_1
"Dasar, kamu!" Feng Zhirou tidak menyangka Ye Yuan akan membalas kalimatnya. Dia menjadi sangat marah hingga tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Di sisi lain, Wan Yuan menggertakkan giginya sambil melihat Ye Yuan dengan kebencian.
"Kenapa? Kenapa Guru Feng rela mengeluarkan pil yang sangat berharga seperti itu untuk Ye Yuan? Apa yang dia bisa?Tunggu dan lihatlah. Sekarang , kamu bisa berbangga diri. Sebentar lagi, aku akan melihat hidupmu berakhir di sini." Wan Yuan berteriak dalam hati.
Banyak ruang peracikan obat yang dipakai untuk ujian kali ini. Total ada sepuluh ruangan. Lima ruangan berjajar di sebelah timur, dan lima lagi ada di sebelah barat. Di tengah, ada aula. Sementara itu di sebelah ujung utara, sebuah layar cahaya dipasang. Para penguji bisa melihat apa yang sedang terjadi dalam ruang peracikan obat lewat layar ini. Di sebelah selatan, ada ruangan penyimpanan tanaman obat.
Ilmu pengobatan meliputi banyak bidang seperti keahlian mengendalikan api, teori obat, pembentukan susunan obat, dan lain sebagainya. Dari ini semua yang paling penting adalah tentu saja meracik pil obat itu sendiri.
Tidak peduli seberapa kuat kemampuan seseorang, jika mereka tidak bisa meracik pil obat maka tidak akan ada pengakuan.
Empat jam bisa dikatakan terlalu lama atau sebentar. Waktu ini diperlukan untuk membuat tingkat kesuksesan peserta dalam membuat pil obat tidak terlalu rendah. Waktu ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya faktor keberuntungan dalam pembuatan pil.
Di tempat ini, semuanya memang ditentukan oleh kekuatan.
"Ujian secara resmi dimulai sekarang. Para peserta bisa mulai memilih tanaman obat. Dua kelompok pertama, silahkan menuju ruang penyimpanan tanaman obat."
Pengarah ujian kali adalah seorang lelaki paruh baya yang bergelar Tabib Besar. Mengikuti perintahnya, 2 kelompok bergerak menuju ruang penyimpanan tanaman obat untuk memilih bahan yang diperlukan untuk membuat pil.
__ADS_1
Pemilihan tanaman obat juga termasuk bagian dari ujian. Ini adalah keahlian dasar yang diperlukan oleh seorang tabib untuk memiliki tanaman obat dalam waktu sesingkat-singkatnya sehingga tersisa cukup banyak waktu yang bisa digunakan untuk persiapan dan peracikan obat. Bahkan, keahlian dari murid bisa dilihat dari cara dia memilih tanaman obat.
Semakin cepat dan akurat seseorang dalam memilih tanaman obat membuktikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang cukup dalam mengenai teori pengobatan. Selain itu, mereka juga dianggap memiliki pemahaman mengenai berbagai macam sifat yang dikandung tanaman obat yang nantinya akan berguna saat proses peracikan. Jika ini dilakukan dengan cara yang benar, tingkat kesuksesan pembuatan pil obat akan semakin tinggi.
Pandangan Feng Ruoqing tidak terlepas tertuju ke arah Ye Yuan. Dengan pemahamannya yang dalam tentang tanaman obat, proses pemilihan tanaman obat tidak akan lama. Waktu itu ketika Feng sedang meracik Pil Pemulih Qi, Ye Yuan bisa dengan cepat menggunakan tangannya untuk memilih tanaman obat dan mempersiapkan dalam waktu yang tidak lama. Keahlian seperti ini sungguh turun dari surga!
Ye Yuan baru berusia 15 tahun. Seandainya toh dia belajar ilmu pengobatan mulai dari kandungan ibunya, tidak mungkin dia memiliki kemampuan seperti itu. Mungkinkah kali ini Ye Yuan akan menciptakan keajaiban?
Di dua kelompok pertama yang mengikuti ujian, Xu Feng dan Sun Keyun menjadi pusat perhatian. Mereka ada 2 murid terbaik dari Perguruan Dan Wu. Ketika mereka berdua sudah keluar dari ruang penyimpanan tanaman obat, yang lainnya masih sibuk mencari.
Xu Feng dan Sun Keyun memiliki kemampuan yang hampir setara. Mereka berdua keluar dari ruang penyimpanan tanaman obat hampir bersamaan. Mereka berdua terlihat seperti dua ekor bangau yang sedang berdiri di antara kerumunan ayam. Ketua Wang dan Sun merasa senang dengan pencapaian keduanya. Khususnya tetua Wang yang tadi lumayan jengkel dengan Ye Yuan, kini keadaan hatinya menjadi lebih baik.
Nama lengkap Ketua Wang adalah Wang Jinfu sementara untuk Ketua Sun, namanya lengkapnya adalah Sun Jianming. Mereka berdua adalah sosok veteran dalam Perkumpulan Tabib yang juga bergelar Tabib Agung yang tidak ada bandingannya di Negeri Qin.
Keduanya adalah kepala deputi di Perkumpulan Tabib, yang diam-diam bersaing dengan membawa murid mereka sendiri-sendiri untuk ambil bagian dalam ujian kali ini.
"Oh.. Sun. Aku tidak menyangka kalau kemampuan Keyun ini akan meningkat dengan cepat. Aku khawatir kamu menghabiskan banyak usaha pada dirinya." Wan Jinfu berkata sambil mengelus-elus jenggotnya.
"Hahaha. Feng juga tidak terlalu buruk. Aku ingat bahwa kau barusan mengangkatnya sebagai murid tahun kemarin. Aku terkejut dia sudah secepat ini menjadi seorang Tabib Murid tingkat atas seperti ini."
__ADS_1