DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 142


__ADS_3

"Tidak perlu menghiburku, bocah. Hidup dan matiku tergantung pada takdirku. Aku sudah melewatinya."


Lu Yan merasa Ye Yuan sedang menghiburnya. Dengan cara Ye Yuan, Lu Yan akan dapat kembali hidup selama pemuda itu memiliki cukup kekuatan. Ye Yuan tidak menjelaskan apa pun. Hidup Lu Yan tergantung pada takdirnya, dapat atau tidak dia bertahan sampai hari kemenangan itu tiba.


Jika nanti Ye Yuan masih memiliki cukup kekuatan dan jiwa dewa Lu Yan belum hilang, dia akan datang dan membantu Lu Yan.


"Baiklah. Cukup basi-basinya. Meski kau sudah memahami Alam Hati Yang Setenang Air, kau harus masih melewati putaran ketiga di Jalan Sembilan Surga, yang sebenarnya merupakan tujuan hidupku. Ini adalah keahlian tertinggiku di Aliran Awan Tenang. Tantangan ini bernama Seni Pedang Azure Yang. Kekuatan dari kumpulan jurus pedang di sini tidak tertandingi. Banyaknya jurus yang bisa kau pahami tergantung darimu. Aku yang mengendalikan kekuatan susunan jurus-jurus pedang. Kalau kamu tidak bisa mengimbangi serangan-serangannya, maka akan kutarik susunannya dan kau bisa lanjut ke putaran berikutnya!" kata Lu Yan.


Jalan Sembilan Surga sudah ada selama ribuan tahun, bahkan keberadaannya lebih lama dari pada para petarumg berbakat yang memahami Alam Hati Yang Setenang Air. Lu Yan tidak ingin Ye Yuan terbunuh di dalamnya. Jika ini terjadi, resikonya akan terlalu besar.


Dan lagi Ye Yuan masih berada di Tingkat Kesembilan Energi Murni Qi. Kesempatannya untuk dapat berhasil melewati putaran ketiga sangatlah sedikit.    


    


"Aku ucapkan banyak terima kasih karena tetua sudah mengkhawatirkan aku. Tolong, jangan kendalikan formasi susunan di putaran ketiga. Jika aku memang tidak berani menantang Jalan Sembilan Surga, lalu apa yang bisa aku banggakan untuk membawa kejayaan Aliran Awan Tenang kembali ke utara?" Ye Yuan menolak niat baik Lu Yan.


Ye Yuan tidak menyangka jika dia mendapatkan perlakukan yang beda seperti ini. Setelah berpikir sejenak, dia memutuskan untuk menolaknya. Dia sudah dapat memahami alam hati di putaran kedua jadi, dia menjadi tertarik untuk mengetahui apa yang sedang menunggunya di tahap ketiga.


Alam Hati Yang Setenang Air ditempatkan di putaran kedua meski kekutannya sudah sehebat itu. Lalu, untuk putaran ketiga, hal apa yang akan seseorang dapatkan ketika dapat melewatinya?


Saat ini, Ye Yuan tidak dapat lagi meremehkan Aliran Awan Tenang.


You Wuya, si pencipta Jalan Sembilan Surga ini benar-benar petarung yang hebat. Namun, nama ini tidak pernah Ye Yuan tidak pernah mendengar nama ini sebelumnya di dunia Khayangan. Setelah memahami Alam Hati, Ye Yuan menjadī penasaran akan hal apa yang menantinya di putaran ketiga.

__ADS_1


Lu Yan tidak tahu apa yang Ye Yuan sedang pikirkan. Dia merasa semua ini terjadi karena pemuda itu bersikap tinggi hati. Karena hal tersebut, Lu Yan tidak tahan untuk membujuk Ye Yuan sekali lagi.


"Ye Yuan kekuatan dari Jurus Seni Pedang Azure Yang ini sangat luar biasa. Meski jurus ini hanya dipakai untuk menguji kemampuan para murid, hanya sedikit dari mereka yang berhasil meski mereka sudah berada di Tingkat Penggabungan Jiwa. Meski kamu memang sudah memahami Alam Hati Yang Setenang Air, kekuatanmu masih rendah. Sebaiknya kau mempertimbangkan sebelum melangkah ke putaran ketiga."


Mendengar kalimat panjang Lu Yan, Ye Yuan hanya tersenyum.


"Bukankah tadi Tetua memintaku untuk memahami seni jurus pedang? Jika Anda yang mengendalikam kekuatan pedangnya, bagaimana aku bisa memiliki pengetahuan yang mendalam akan jurus tersebut? Kalau aku hanya belajar setengah dari jurus Seni Pedang Azure Yang, bukankah itu terdengar seperti sebuah lelucon?"


"Tapi.… ini…. " Lu Yan kehabisan kata-kata untuk membalas perkataan Ye Yuan.


Ye Yuan pun akhirnya meneruskan kalimatnya. "Tetua, aku tahu, Anda melakukan semua ini demi aku. Hanya, tidak ada orang yang berhasil jika mereka tumbuh dalam Rumah hijau. Omong kosong, jika Anda menginginkan generasi hebat tumbuh dari situasi yang aman dan stabil. Aku percaya jika dulu Tetua You Wuya juga hampir kehilangan nyawanya sebelum dia bisa meraih banyak hal dalam hidupnya."


Lu Yan mendesah setelah mendengar apa yang di katakan Ye Yuan. Lalu dia berkata,


Ye Yuan membungkuk hormat pada Lu Yan.


"Terima kasih banyak karena sudah memperbolehkan aku melewatinya." Setelah kalimat Ye Yuan selesai diucapkan, sosok Lu Yan menghilang digantikan dengan susunan alam yang dipenuhi dengan bahaya kematian yang mengancam.


Ye Yuan dapat merasakan jiwanya, sekarang dia sedang berhadapan dengan Formasi Susunan Warna Biru yang mengancam. Orang dapat mati di sini jika mereka tidak waspada.


Pada saat yang bersamaan, segmen belakang Jalan Sembilan Surga dipenuhi dengan awan, yang membuat sosok Ye Yuan menghilang dari pandangan orang.


Semua orang merasakan gelombang hawa pembunuhan datang dari arah Jalan Sembilan Surga. Bahkan para petarung dari Tingkat Penggabungan jiwa merasakan hawa itu hingga kulit kepala mereka. Apalagi Ye Yuan yang berada di sana.

__ADS_1


Hati semua orang menjadi menciut. Kepercayaan diri mereka pada Ye Yuan berubah menjadi kecemasan. Mereka tahu bahkan saat ini Ye Yuan akan menghadapi rintangan yang paling menakutkan di Jalan Sembilan Surga.


Akankah dia dapat melaluinya?


"Ada apa? Kekuatan dari susunan ini aneh."


Huyan Yong menjadi takut begitu dia merasakan hawa pembunuhan yang datang dari Jalan Sembilan Surga.


Feng Ruoqing mengerutkan alisnya.


"Kenapa putaran ketiga memiliki kekuatan yang dahsyat?"


"Aku juga merasakannya. Dulu, aku juga ada di sini menyaksikan bagaimana Mo Yuntian melewati putaran ketiga. Aku tidak merasakan jurus pedang yang begitu mengancam nyawa di tahap ini."


"Apa ini karena Ye Yuan memahami Alam Hati Yang Setenang air?"


Huyan menghela napas dalam-dalam sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Feng Ruoqing.


"Tantangan susunan yang ada di Jalan Sembilan Surga akan semakin bertambah kuat jika bertemu dengan lawan yang kuat. Apa mungkin kekuatan Ye Yuan sudah melebihi Mo Yuntian? Tapi.. dia kan baru berada di Tingkat Kesembilan."


"Meski Mo Yuntian juga berada di tingkat yang sama dengan Ye Yuan waktu itu, tetapi dia belum memahami kondisi Hati Yang Setenang Air. Ada yang mengatakan bahwa dia berhasil lolos dari putaran kedua dalam keadaan susah payah. Berbeda sekali dengan Ye Yuan yang melaju dengan mudah."


"Penjelasanmu masuk akal. Semoga, Ye Yuan tidak kenapa-kenapa."

__ADS_1


Dari tebakan Huyan Yong dan Feng Ruoqing, tidak ada yang menyangka jika kekuatan sebesar itu berasal dari permintaan Ye Yuan sendiri. Meminta penjaga putaran ketiga mengeluarkan kekuatan penuh dari susunan tidak pernah terjadi sebelumnya pada murid lain. Dan di masa mendatang, mungkin tidak akan terulang lagi.


__ADS_2