
"Heh. Aku pernah dengar dari para murid senior bahwa dulu, ketika ada petarung yang menantang diri mereka memasuki Jalan Sembilan Suga, mereka langsung mengaktifkan energi murni perlindungan mereka seolah ada hal yang sangat mengerikan terjadi dengan diri mereka. Tapi, lihatlah Ye Yuan. Dia bahkan tidak membuka apa pun. Dia justru terlihat seperti orang mabuk. Kenapa dia benar-benar berbeda dari para petarung yang pernah memasuki Jalan Sembilan Surga?"
"Benar. Menurut para murid senior, serangan di 333 langkah pertama dari Jalan Sembilan Surga kemungkinan adalah serangan dari luar yang benar-benar menguras energi murni. Orang yang bisa melewati 333 anak tangga itu akan sangat kelelahan. Tapi, kenapa Ye Yuan terlihat baik-baik saja? Apa mungkin dia menghadapi sesuatu yang berbeda dari para penantang sebelumnya?"
"Ye Yuan ini memang ajaib. Apapun yang dia lakukan selalu berbeda dari kebanyakan orang. Namun, jika dia terus mengayun tubuhnya ke sana kemari seperti itu, akankah dia menjadi gila ketika melewati 333 anak tangga?"
"Aku rasa kemungkinan seperti itu."
"Eh? Lihat! Ye Yuan sepertinya sudah kembali normal."
Orang itu mengarahkan matanya untuk melihat lebih jelas. Ye Yuan benar tidak lagi bergerak seperti orang mabuk. Dia meneruskan melangkah maju dengan tubuh tegap.
Sudah jelas terlihat bahwa Ye Yuan sudah dapat melewati halangan pertama.
"Ini….. putaran pertama bisa dia lewati dengan begitu mudahnya?" Huyan Yong menatap dengan kagum pada sosok Ye Yuan. Wajahnya jadi bengong.
Sebagai guru di Perguruan Dan Wu, Huyan Yong lebih tahu dari kebanyakan murid. Pemahamannya berasal dari pengalaman yang sudah lama sejak murid pertama mengakhiri nyawanya di sana.
333 anak tangga pertama di Jalan Sembilan Surga dianggap sebagai halangan minor (kecil).
Meski tidak diketahui apa sebenarnya halangan-halangan minor ini, tanpa memandang rendah siapa yang melewatinya, ini tentu tidak akan mudah.
Lebih-lebih, beberapa murid dari Tingkat Energi Murni Qi langsung mati ketika masih berada di putaran halangan minor pertama.
Ye Yuan berhasil melewati halangan-halangan minor ini hanya dengan mengayunkan tubuhnya ke sana kemari.
__ADS_1
"Sembilan Jalan Surga, 999 anak tangga. Dia hanya bisa melewati 33 anak tangga, yang merupakan halangan minor pertama, karena beruntung. Dia bergaya seolah bisa melaluinya."
Su Yubai mendengus kesal. Dia tidak suka melihat semua orang kagum dengan Ye Yuan. Dia menganggap Ye Yuan dapat melewati 33 anak tangga Karena keberuntungan semata. Lebih-lebih, putaran itu tidak memiliki arti penting. Banyak para petarung dari Tingkat Energi Murni Qi yang juga mampu melewatinya.
Ancaman sebenarnya ada di anak tangga ke 333.
"Ya. Hanya dengan sekali lihat kita bisa tahu kalau Ye Yuan ini bajingan licik. Dia mungkin berhasil menguasai jarak antara anak tangga.Dia mengambil untung dari kekurangan yang ada di sana. Itu kenapa Ye Yuan mudah melewatinya." Seorang tetua ikut memberikan komentar.
"Hmm. Apapun itu, Jalan Sembilan Surga merupakan sarang kematian bagi para petarung Energi Murni Qi. Itu kebenaran yang kita tidak bisa pungkiri! kalau kita melihat kebelakang, rekor tertinggi dari seorang petarung tingkat Energi Murni Qi adalah di tengah 333 anak tangga. Meski Ye Yuan memiliki kekuatan dewa, batasannya akan ada di anak tangga ke 333." Zhang Songtao juga setuju.
Tidak seperti pendapat para tetua ini, Huyan Yong dan Feng Ruoqing merasa lebih percaya diri.
"Hal paling menakutkan dari 333 anak tangga pertama ini adalah habisnya energi murni dari petarung itu sendiri! Para petarung dari Tingkat Penggabungan Jiwa sedikit lebih baik, tapi akan sangat berat bagi petarung energi murni untuk bertahan sampai akhir. Meski mereka cukup beruntung untuk bertahan, bagian tengah dari ke 333 anak tangga ini lebih menakutkan dari bagian depan. Akhirnya, mereka pasti akan mati. Namun, Ye Yuan sama sekali tidak menggunakan energinya di putaran pertama. Dia hampir sama sekali tidak menghabiskan energinya." Huyan Yong berbicara sambil terlihat gelisah.
"Huh! Orang itu bau dan keras kepala. Lebih baik dia mati!" Feng Zhirou kembali menjadi gadis galak dengan tabiatnya yang aneh.
Feng Ruoqing tersenyum."Jika dia mati, lupakan mimpimu untuk maju ke Tingkat Formasi Kristal selama hidupmu."
"…..siapa peduli!" Feng Zhirou tetap keras kepala, meski begitu matanya tetap tertuju pada Ye Yuan.
Tiupan angin topan kencang tidak menyusahkan Ye Yuan. Ketika kakinya menjejak ke anak tangga 34, pemandangan lain terbentang di hadapannya.
"Konsep Api!"
__ADS_1
"Ini adalah Jalan Api!"
Api yang berkobar mengenai Ye Yuan hingga dia merasa terbakar, tapi senyum dingin terulas di sudut bibirnya.
"Aku penasaran apa yang Raja Dewa Bulu Jiwa rasakan jika dia tahu seseorang sedang bermain api di depan hukum pengolahan kanuragannya!"
Selesai mengatakan ini, Ye Yuan memutar Seni Roh Sembilan Bulu Dewa Yang agar tidak mengeluarkan energinya untuk membuat tameng tetapi untuk memancarkannya keluar.
Ye Yuan kemudian membuat langkah lebar dan tegak menelusuri anak tangga ke atas. Ketika dia lewat, apinya menjadi padam.
Seni Sembilan Bulu Dewa Yang memiliki sifat api dalam hukum pengolahan kanuragan di Dunia Dewa. Ajian ini telah mencapai tingkat yang tinggi dalam pemahaman konsep api.
Dahulu, Raja Dewa Bulu Jiwa bergantung pada jurus paling ampuh dari Seni Sembilan Bulu Dewa Yang bernama Sembilan Mentari Membakar Surga untuk menjadi jawara di medan pertempuran. Dia menggunakan jurus ini untuk membakar banyak sekali Raja Dewa sehingga mereka sama sekali tidak berdaya. Sejak saat itu, tidak ada seorang pun yang berani melawannya.
Meskipun kekuatan Ye Yuan saat ini masih rendah, kekuatannya masih dapat digunakan untuk menandingi api yang ada di dunia manusia.
Ye Yuan saat ini terlihat seperti seekor naga kecil muda. Meskipun ukuran tubuhnya kecil, namun dia tetap-lah yang terkuat di antara para binatang buas sebangsanya. Semua menjadi diam ketika dia melintas.
Langkah Ye Yuan terus bergerak maju bersamaan dengan api yang memberinya celah ruang untuk lewat. Hanya dengan seperti ini, Ye Yuan telah berhasil melewati putaran kedua dengan kecepatan yang tidak dapat terbayangkan oleh semua orang.
Ye Yuan perlu waktu yang cukup lama untuk menghindari terpaan angin topan di putaran pertama. Sementara untuk putaran kedua ini, dia dapat menyelesaikan dalam waktu sekejap.
Dunia Artik adalah tantangan di putaran ketiga. Ini adalah dunia yang dipenuhi dengan es dan salju. Suhunya sangat dingin.
Rasa dingin yang teramat sangat ini sepertinya tidak terlalu membawa pengaruh pada Seni Sembilan Bulu Dewa Yang karena dia langsung menyingkirkan es dan salju ketika berada di zona ini. Jadi, dalam sekejap, 99 anak tangga sudah dapat dia lalui.
__ADS_1
Selanjutnya, Ye Yuan berada di putaran ke empat yakni Dunia Gravitasi. Kemudian, dia berpindah ke putaran kelima, Dunia Bumi Tebal, putaran keenam, Dunia Air….dan seterusnya hingga dia berada di putaran kesepuluh tanpa rintangan berarti.