DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 45.


__ADS_3

Semua orang saling berpandangan tanpa bisa mengucapkan sepatah katapun. Mereka heran melihat Ye Yuan menyombongkan diri. Anak ini mungkin sudah rusak otaknya.


Tanpa melihat perhatian orang-orang, Ye Yuan berkata kepada Tang Yu. "Kakak Senior Tang Yu, jangan sampai Kakak menghilangkan daftar nama orang-orang ini. Setelah pertarungan selesai, aku harus pergi menemui mereka dan meminta pilku."


Selesai mengobrol, Ye Yuan melangkah ke arena pertandingan.


Fei Qingping tersenyum dingin ketika menyaksikan Ye Yuan menyombongkan diri. "Kamu mau mati saja kenapa berlagak berani meminta pil Energi Murni Qi."


Ye Yuan tersenyum dan berkata, "Fei Qingping, apa kamu juga ikut taruhan? Karena aku akan mati, kenapa kamu tidak menambahkan jumlah taruhanmu?"


"Jangan cemas. Aku sudah bertaruh semuanya. Sekarang, saatnya untukku mengirimmu ke Surga Barat!" Fei Qingping langsung melepaskan semua kekuatannya yang berasal dari kekuatan Tingkat Kelima Energi Murni Qi. Dia ingin membuat serangan mematikan dari awal.


"Yo.. momen-nya tidak terlalu buruk. Kamu ternyata berada di Tingkat Kelima!" Ye Yuan terkejut.


Fei Qingping melihat ekspresi wajah Ye Yuan berubah. Dia menjadi senang karenanya. "Hmmm. Kita sama-sama seorang murid di sini. Bagaimana dengan ini. Aku akan memberimu kesempatan untuk membuat tiga serangan. Ayo lakukan!"


Ye Yuan menunjukkan wajah senang dan bertanya dengan terheran-heran,"Apa kamu sungguh-sungguh, Kakak Senior Fei?"


"Tentu saja!"


"Bagus kalau begitu!" Ye Yuan tersenyum lebar. Dengan melihat ke sekitarnya, dia berkata, "Kalian semua dengar? Dia sendiri yang bilang akan memberiku kesempatan untuk melakukan tiga serangan!"


"Orang ini benar-benar bodoh!"


Mendengar Fei Qingping memberikan kesempatan pada Ye Yuan untuk melakukan tiga serangan padanya, Wan Yuan yang sedang menonton menjadi geram.


Beberapa hari terakhir, berulang kali Wan Yuan mengingatkan Fei Qingping untuk bersikap waspada terhadap Ye Yuan. Peringatan Wan Yuan ini membuat Fei Qingping berhasil meningkatkan kekuatannya dari Tingkat Ke-empat ke Tingkat Kelima, tetapi kebiasaannya yang meremehkan lawan tidak berubah.


Wan Yuan berbeda dengan Fei Qingping. Meski dia juga meremehkan kekuatan Ye Yuan, seandainya sekarang dia yang sedang berlaga di atas sana bertarung, dia tidak akan pernah mengatakan untuk memberi kesempatan Ye Yuan untuk melakukan tiga serangan. Dia akan sekuat tenaga menghabisi Ye Yuan.


Liu Ruoshui yang berada di samping Wan Yuan menutup mulutnya ketika dia tertawa.


"Jangan marah Kakak Wan. Fei Qingping menyombongkan diri karena memang dia pantas melakukannya. Dia berada di Tingkat Lima Energi Murni Qi sedang Ye Yuan hanya berada di Tingkat Ketiga. Dia tidak mungkin kalah. Meski Fei Qingping memberikan kesempatan pada Ye Yuan untuk melakukan tiga serangan, tidak akan ada yang berubah."

__ADS_1


Wan Yuan merasa tidak perlu serius memikirkan tindakan gegabah Fei Qingping begitu kalimat Liu Ruoshui selesai diucapkan. Namun, tidak bisa dipungkiri kalau dia masih kepikiran. Dia akan langsung menemui Fei Qingping setelah tanding usai untuk memberikan pemuda itu pelajaran.


"Aku paham maksud perkataan Adik Liu. Hanya saja, pertarungan ini adalah pertarungan maut. Fei Qingping tidak seharusnya bertindak ceroboh. Meski, aku rasa Ye Yuan juga tidak bisa banyak berbuat." Wan Yuan menggelengkan kepala dan tersenyum.


"Itu benar sekali, Kakak Wan. Beberapa hari terakhir ini, kamu telah melatih Fei Qingping dalam ruang tertutup. Kekuatannya meningkat menjadi Tingkat Kelima. Hal ini sekarang menguntungkan untuk dirinya. Tidak akan ada yang bakal terjadi. Menurutku, yang lucu justru tadi Ye Yuan menyombongkan diri seolah pil obat dari banyak murid senior yang dijadikan taruhan sudah sah menjadi miliknya. Kalau kita perhatikan dengan baik, bukankah Ye Yuan sekarang tidak ada bedanya dengan yang dulu?" Kalimat Liu Ruoshui mengandung rasa permusuhan di dalamnya.


"Setelah mendengar kalimatmu, aku rasa Ye Yuan memang tidak berubah. Mungkin, aku agak kelewat khawatir. Ye Yuan tetaplah sama."


Setelah Liu Ruoshui selesai mengucapkan kalimatnya, pikiran Wan Yuan mengamati perilaku Ye Yuan beberapa saat yang lalu tidak berbeda dari sebelumnya, dimana pemuda itu suka bertindak ceroboh dan tanpa tedeng aling-aling.


Hari ini, ceritanya akan berbeda...


Dalam arena pertarungan, seorang lelaki paruh baya berpakaian serba hitam melangkah dengan pelan. Lelaki ini bernama Huyan Yong. Hari ini dia bertugas sebagai instruktur yang memandu jalannya pertarungan maut antara Ye Yuan dan Fei Qingping.


Huyan Yong melihat sekilas ke arah Ye Yuan dan Fei Qingping dengan pandangan datar. Dia seperti tidak peduli dengan pertarungan maut ini.


"Karena kalian berdua sudah ada di sini, maka pertandingan akan segera dimulai. Dalam pertarungan maut seperti ini, setiap penantang bertanggung jawab atas hidup dan matinya."


"Mulai!"


Ye Yuan memakai pakaian putih, berdiri dengan sikap gagah dan heroik. Hanya saja, gaya seperti ini tidak sesuai dengan tingkat kekuatannya. Dengan melihat tingkah Ye Yuan seperti ini, semua orang merasakan hal yang aneh.


"Hei! Ingat tiga serangan. Setelah aku menendangmu kamu tidak boleh membalas!" Ye Yuan berseru dengan senyum sinisnya.


Fei Qingping juga ikut tersenyum kecut.


"Coba saja."


"Hehe. Kamu tidak akan tahu sebelum aku melakukannya. Terima ini!"


Tepat setelah Ye Yuan selesai berbicara, badannya sudah berdiri di depan Fei Qingping.


"Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Lapisan Gelombang Pertama!"

__ADS_1


Ye Yuan memberikan serangan jurus itu ke arah badan Fei Qingping.


"Dakkk!"


Tubuh Fei Qingping melayang ke udara seperti bola meriam, kemudian jatuh ke tanah.


Semua orang terdiam.


Benar-benar diam.


Semua orang melihat ke arah Ye Yuan yang berdiri di dalam arena dengan tatapan tidak percaya. Mereka kebingungan memahami apa yang barusan terjadi. Lebih tepatnya, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat dengan mata kepala mereka sendiri.


Bagaimana mungkin Ye Yuan bisa bergerak dengan sangat cepat?


Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang?


Dia benar-benar menguasainya?


Bagaimana mungkin?


Para penonton bertanya-tanya dengan penuh rasa ingin tahu.


"Itu tadi.... adalah.. Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang?" Zuo Bugui yang sedari tadi santai melihat pertarungan dalam ruang tertutup terkejut dengan apa yang ia saksikan. Ekspresi tenang di wajahnya seketika hilang. Dia sangat terkejut.


Pertanyaan yang Zuo Bugui lontarkan untuk dirinya sendiri terdengar seperti pertanyaan yang diajukan kepada Long Tang.


Long Tang ikut terkejut namun dia masih bisa menjawab dengan tenang, "Kamu benar. Itu adalah Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Lapisan Gelombang Pertama."


"Tapi... bukannya Ye Yuan hanya punya waktu tiga hari untuk berlatih?" Zuo Bugui merasa otaknya tidak cukup bisa mencerna kejadian yang disaksikan.


Ye Yuan berlatih untuk menguasai Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang hanya dalam waktu tiga hari. Mungkinkah si Ye Yuan ini lebih hebat daripada Long Tang?


Tapi.....

__ADS_1


Jika memang benar bahwa Ye Yuan lebih hebat dari pada Long Tang, waktu tiga hari itu terdengar sangat mustahil kan?


__ADS_2