
"Hahaha! Nilai taruhan sebesar seratus pil Energi Murni Qi kualitas tinggi barusan adalah hal yang sangat menarik."
Dalam situasi seperti ini, perbedaan satu tingkat energi sudah bisa menentukan segalanya. Itu kenapa, semua orang pesimis dengan peluang kemenangan Ye Yuan.
Awalnya para murid ini masih memiliki sedikit kepercayaan bahwa Ye Yuan mungkin bisa menang, namun ketika mereka melihat Fei Qingping berhasil menaikkan kekuatannya ke Tingkat Kelima, kepercayaan itu seketika musnah.
Fei Qing menjadi percaya diri kembali mendengar banyak orang yang mendukungnya. Keraguan yang semula ada dalam hatinya perlahan menghilang. Setelah hari ini, para gadis mungkin akan banyak berkirim surat cinta pada dirinya.
Selama ini, Fei Qingping selalu mengikuti Wan Yuan. Dia tidak pernah menyangka bahwa ada saatnya semua orang memperhatikan dirinya. Selama tiga hari terakhir, dia tidak berani bertindak ceroboh.
Di hari pertama, dia melatih kekuatannya untuk mengalahkan hambatan yang dia temukan setiap ingin berpindah dari Tingkat Ke-empat ke Tingkat Kelima. Pil Pengumpul Kekuatan yang diberikan wan Yuan padanya khasiatnya sangat bagus. Dia mampu meningkatkan kekuatannya dari Tingkat Ke-empat ke Tingkat Kelima dengan mudah. Hari selanjutnya, dia berlatih Jurus Menangkap Tangan di ruang tertutup. Meskipun sebenarnya waktunya tidak cukup, namun dengan bantuan Wan Yuan, dia cukup berhasil menguasai jurus itu.
Dengan cara seperti ini, Fei Qingping sama sekali tidak berpikir akan kalah dari Ye Yuan.
"Jam berapa sekarang? Kenapa Ye Yuan belum muncul?"
"Dia mungkin tidak berani datang dan malah kabur. Hahaha!"
"Lebih baik kehilangan muka dari pada kehilangan nyawa. Dan lagian, Ye Yuan juga akan mati nanti. Dengan melarikan diri, setidaknya dia bisa menyelamatkan diri dengan berlindung di balik tubuh ayahnya."
Hari sudah mulai gelap dan semua orang sudah tidak sabar untuk menonton. Karena tidak juga muncul, orang–orang ini pasti berpikiran bahwa Ye Yuan ketakutan dan memutuskan untuk tidak datang.
Dari lantai atas arena, dua orang pemuda berumuran tujuh belas dan delapan belas tahun berdiri dengan masing-masing tangan terlipat di belakang punggung. Satu memiliki aura yang memancar ke langit, sedang yang satunya lagi seperti tidak memiliki keinginan untuk hidup.
__ADS_1
"Aku tidak menyangka pemilik Gelar Kehormatan Bela Diri Tingkat Pertama sepertimu sudi untuk datang melihat pertarungan kecil ini." Pemuda yang terkesan tidak peduli dengan hidupnya itu terkejut begitu melihat ada orang baru yang datang ke ruangan untuk ikut menonton.
Orang yang dimaksud sebagai pemilik Gelar Kehormatan Bela Diri dan yang membawa aura yang memancar ke langit adalah tidak lain figur penting di Perguruan Dan Wu, Long Tang.
Long Tang tidak berniat untuk menanggapi nada hinaan dari orang ini. Dia tahu orang yang ada di depannya ini, yang sedang terlihat bersantai, merupakan lawannya yang keji.
"Bukankah kamu, si pemilik Gelar Kehormatan Kedua juga sudi datang?" Long Tang menanggapi dengan santai juga.
Yang dimaksud dengan pemilik Gelar Kehormatan Kedua adalah Zuo Bugui.
Jika ada murid lain di sekitar mereka berdua, mereka pasti akan terkejut mendapati dua murid unggul yang memiliki Gelar Kehormatan Perguruan Dan Wu ini ikut memperhatikan dan menonton pertarungan yang dilakukan oleh petarung pemula seperti Ye Yuan dan Fei Qingping. Sungguh tidak bisa dipercaya.
"Hahaha! Aku tidak bisa lama-lama memiliki Gelar Kehormatan Kedua ini. Ada murid junior Feng yang sedang mengincar posisi ini. Aku khawatir di Pertarungan Gelar Kehormatan selanjutnya posisi dua ini akan berganti pemilik."
Long Tang tidak menjawab penyataan Zuo Bugui. Dia tahu bahwa dengan kekuatanya, Zuo Bugui tidak mudah untuk ditaklukkan. Bahkan dirinya yang sekarang di posisi pertama harus tetap waspada pada Zuo Bugui.
"Hehe. Kamu benar. Siapa yang tidak pernah menjadi pemula? Sepertinya Su Yishan dan Wan Yuan memiliki kepentingan yang sama, sekedar menyaksikan pertarungan hanya untuk bersenang-senang. Keluarga Su dan Paviliun Pengobatan Harum tidak memiliki hubungan yang harmonis. Orang seperti dia akan senang melihat putra Ye Hang mati." Zuo Bugui sepertinya tahu betul dengan urusan orang –orang di ibukota.
"Bukan urusanku," Long Tang menanggapi tidak peduli.
"Issh.. Aku tahu kamu memang orang seperti ini. Alasanmu datang ke sini pasti karena ingin menyaksikan apakah Ye Yuan berhasil menggunakan Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang. Dulu kamu tidak bisa menguasainya kan?" Zuo Bugui cukup baik memahami Long Tang. Dengan gamblang dia mengucapkan niat Long Tang.
Long Tang tidak menyangkalnya. Dia menganggukkan kepala sambil menjawab, "Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang mungkin memang tidak lengkap, tetapi jurus ini dikenal di perguruan ini memiliki kekuatan yang luar biasa dan sangat sulit untuk dikuasai. Beberapa tahun belakangan ini, bahkan tidak ada yang berani mempelajarinya. Aku ingin melihat apakah Ye Yuan sedang bercanda atau dia memang memiliki kapasitas untuk menguasai jurus itu."
Zuo Bugui memocongkan bibirnya dan berkata, "AKu rasa kamu terlalu banyak berpikir. Bahkan orang sepertimu saja perlu sebulan untuk menguasai lapisan pertama jurus itu. Bagaimana mungkin Ye Yuan yang berada di peringkat terakhir perguruan ini mampu menguasainya? Bahkan jika seandainya dia memang mampu, tidak akan ada gunanya memakai Lapisan Pertama jurus ini. Perbedaan kekuatan antara Ye Yuan dan Fei Qingping sangat besar. Dua tingkatan Energi Murni Qi!"
__ADS_1
"Mungkin saja," Long Tang tidak terganggu dengan Zuo Bugui dan merespon dengan santainya.
"Hei hei.. sikap apa yang kamu tunjukkan? Apa perlu menunjukkan sikap dingin seperti itu sepanjang hari?"
"......"
"Aku rasa kamu sudah tidak akan bisa menyaksikannya. Si berandalan Ye Yuan itu mungkin sudah kabur. Jam berapa sekarang? Dia masih juga belum muncul." Zuo Bugui terus saja mengoceh, meski begitu Long Tang santai saja tidak menanggapi.
"Minggir! Minggir!" Ye Yuan berteriak keras sekali. Dia tertahan oleh kerumunan di luar arena, tidak bisa masuk.
"Itu Ye Yuan. Dia datang!"
"Dia akhirnya berani datang!"
"Cepat. Biarkan dia lewat' jangan menunda lagi. Kamu akan segera mendapatkan pil Energi Murni Qi."
Di tengah-tengah gelak tawa, mereka memberi jalan Ye Yuan untuk lewat. Namun, Ye Yuan tidak langsung menuju ke arena pertarungan, dia berjalan terlebih dahulu ke arah Tang Yu. Dia bertanya dengan nada licik, "Sudah selesai?"
Tang Yu tersenyum,"Jangan cemas Adik Junior Ye. Untungnya, aku tidak gagal."
"Hahaha! Bagus, bagus." Setelah selesai memuji Tang Yu, Ye Yuan mengangkat dan menangkup kedua tangannya dengan sopan.
"Terima kasih aku ucapkan untuk para murid-murid senior yang telah memberikan aku banyak pil Energi Murni Qi. Aku, adik junior kalian menerimanya dengan rasa terima kasih."
__ADS_1
Semua orang saling berpandangan tanpa bisa mengucapkan sepatah katapun. Mereka heran melihat Ye Yuan menyombongkan diri. Anak ini mungkin sudah rusak otaknya.