
Jika memang benar bahwa Ye Yuan lebih hebat dari pada Long Tang, waktu tiga hari itu terdengar sangat mustahil kan?
Long Tang butuh waktu tiga bulan untuk berlatih dan menguasai jurus ini, sementara itu Ye Yuan hanya perlu waktu tiga hari. Tiga hari itu sepersepuluhnya tiga bulan. Itu berarti Long Tang perlu waktu lebih lama dari Ye Yuan untuk menguasai jurus tersebut.
Ah.. ini terdengar sungguh menyedihkan.
Zuo Bugui tak henti-hentinya bertanya, kepalanya dipenuhi dengan pertanyaan.
Long Tang juga tidak terlalu paham dengan apa yang baru saja dia lihat. Di antara semua murid yang ada di Perguruan Dan Wu, dia adalah satu-satunya orang yang paham dengan Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang. Jurus yang Ye Yuan keluarkan tadi adalah benar jurus tersebut.
"Jika ini adalah kali pertama Ye Yuan melihat serpihan batu giok dalam Perpustakaan Kitab Suci, maka dia benar-benar menguasai jurus tersebut dalam kurun waktu tiga hari!" Pernyataan Long Tang menyiratkan emosinya yang campur aduk.
Zuo Bugui tahu apa inti dari pernyataan Long Tang. Dia bertanya,"Maksudmu...Ye Yuan pernah berlatih jurus itu sebelumnya? Kali ini, dia hanya menipu banyak orang? Kalau memang seperti itu, masuk akal juga."
Semakin Zuo Bugui memikirkan tentang argumenya, dia semakin percaya bahwa memang itulah yang benar. Senyum khasnya kembali terukir di wajahnya, meski agak sedikit dipaksakan. "Apa aku bilang. Bagaimana mungkin ada orang yang lebih hebat dari kamu di perguruan ini? Apalagi sehebat itu."
Long Tang menggelengkan kepalanya sambil berkata dengan nada tenang, "Itu hanya asumsiku saja. Aku sebenarnya lebih percaya kalau Ye Yuan baru kali pertama berlatih jurus ini."
"..........."
Zuo Bugui kehilangan kata-kata mendengar perkataan Long Tang.
Di arena pertarungan, seberkas kilatan cahaya tertangkap oleh mata Huyan Yong. Sebelumnya, lelaki itu tampak tak memperhatikan pertarungan antara dua murid Dan Wu ini. Dia tidak ikut terkejut dengan serangan Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, melainkan dengan teknik gerakan yang dibuat Ye Yuan.
Sebelumnya Ye Yuan memang menggunakan Jurus Penghilang Tubuh. Jadi tidak ada orang yang curiga karena jurus ini memang sudah umum dipakai. Sekilas mereka bisa tahu bahwa jurus yang dipakai Ye Yuan sudah pada tahap penguasaan yang baik. Bagi Huyan Yong, Jurus Penghilang Tubuh yang Ye Yuan keluarkan bukan hanya pada tahap penguasaan yang baik melainkan sudah pada tahap sempurna. Tidak ada bekas yang tertinggal. Dia benar-benar sudah menipu mata dan telinga setiap murid di sana.
__ADS_1
Bekas yang dimaksud adalah bayangan yang tertinggal setelah Jurus Penghilang Tubuh ini dikeluarkan oleh seseorang pada tahap penguasaan baik. Meski, tidak berarti bahwa setiap Jurus Penghilang Tubuh pada tahap ini selalu meninggalkan bekas. Hal ini karena sempurnanya sebuah teknik tergantung pada kecerdikan seorang petarung dalam menggunakan berbagai macam tak-tik yang biasanya tergantung pula pada insting alami yang dimiliki.
Kebetulan, dulu Huyan Yong juga mempelajari Jurus Penghilang Tubuh dengan sungguh-sungguh. Dia termasuk sedikit dari orang-orang di Perguruan Dan Wu yang berhasil menguasai jurus ini sampai pada tahap sempurna.
Meski setelahnya dia berlatih jurus-jurus yang lebih tinggi tingkatannya daripada Jurus Penghilang Tubuh, dia masih paham betul dengan jurus ini.
Jelas sekali Huyan Yong melihat bahwa Jurus Penghilang Tubuh yang Ye Yuan buat agak berbeda dari yang dia tahu. Meski, dia sendiri kebingungan mencari di mana perbedaan itu. Jelas, dia bisa melihat bahwa Ye Yuan memiliki pemahaman jauh di atasnya tentang jurus ini.
"Si berandalan ini ternyata tidak bisa disepelekan," gumam Huyan Yong.
Huyan Yong yang awalnya acuh terhadap pertarungan maut ini, sekarang mulai tertarik.
"Fei Qingping ini benar-benar bodoh! Aku sudah memperingatkannya supaya waspada terhadap musuh!" Wan Yuan menggertakkan giginya dengan amarah melihat apa yang terjadi di arena. Tidak terpikir olehnya jika Ye Yuan bisa menguasai Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang.
Apa yang sebenarnya terjadi dengan tubuh Ye Yuan ini? Hanya dalam waktu tiga hari! Long Tang saja butuh waktu satu bulan. Bagaimana mana mungkin dia bisa hanya dalam waktu tiga hari! Apa dia benar-benar Ye Yuan yang aku kenal?
"Jangan cemas Kakak Wan. Fei Qingping hanya bersikap ceroboh kali ini saja. Meski Ye Yuan menguasai Jurus Telapak Tangan Berlapis Gelombang, Gelombang Lapis Pertama, dia tidak akan bisa mengalahkan Fei Qingping." Liu Ruoshui masih bersikap tenang.
"Meremehkan lawan? Meski Fei Qingping ini tidak meremehkannya, dia mungkin tidak mampu menghindar dari serangan Ye Yuan kan?" Huyan Yong yang berdiri tidak jauh dari Wan Yuan memberikan pendapatnya setelah mendengar kalimat Liu Ruoshui.
"Hei! Lama sekali kamu berbaring. Masih ada dua lagi serangan yang belum aku keluarkan. Kamu tidak akan menarik perkataan mu kan?"
Ye Yuan menepuk tangannya dengan wajah menghina di hadapan Fei Qingping.
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!" Fei Qingping kesulitan bernapas.
Serangan jurus telapak tangan yang diluncurkan oleh Ye Yuan tepat mengenai dadanya, dan membuatnya kesulitan untuk bernafas. Seandainya dia tidak sempat untuk mengumpulkan energi murni sebagai tameng di saat-saat terakhir sebelum terkena serangan, dia akan luka parah.
__ADS_1
Kekuatan Energi Murni Qi Tingkat Keempat jauh lebih kuat dari pada Tingkat Ketiga. Alasanya adalah pada Tingkat Keempat, energi seseorang sudah lebih tebal dan selain itu, pada tingkat ini, si petarung sudah bisa merubah energi murni menjadi sebuah tameng dalam tubuh. Tentu saja ini menjadi kekuatan pertahanan. Kerusakan pada tubuh yang disebabkan oleh serangan dari lawan di Tingkat Ketiga, perlahan akan disembuhkan.
"Kurang ajar!" Fei Qingping memegang dadanya begitu dia berusaha untuk bangkit.
Ketika dia hendak berdiri, Ye Yuan melancarkan serangan keduanya.
Bang!
Badan Fei Qingping terlempar ke udara sebelum jatuh berguling ke tanah.
"Kamu memang minta diserang! Coba saja berani membentakku lagi kalau kamu punya nyali!" Ye Yuan berhenti tersenyum ketika mengatakan kalimatnya dengan nada dingin.
"Uhuk! Uhuk!.. memang kenapa kalau aku berani membentakmu? Dasar bajing_"
Bang!
Sebelum Fei sempat menyelesaikan kalimatnya, tangan Ye Yuan kembali menyerang dadanya.
"Aku kagum dengan nyalimu. Ayo! terus saja membentak." Kalimat Ye Yuan semakin terdengar bernada dingin.
"Uhuk! Uhuk! Terimalah serangan ketiga ini dan bersiaplah untuk mati! Dasar bajing_!"
Bang!
Untuk ketiga kalinya, tangan Ye Yuan menyerang tubuh Fei Qingping. Hanya saja, kali ini yang dituju bukan dadanya melainkan wajah Fei Qingping. Meski energi tameng Fei Qingping bisa mengurangi dampak dari serangan ini, wajahnya sedikit membengkak.
"Dasar_"
__ADS_1
Bang! Bang!
Pukulan Ye Yuan datang bertubi-tubi.