DEWA OBAT TAK TERTANDINGI

DEWA OBAT TAK TERTANDINGI
Episode 67.


__ADS_3

Meski hanya berada di Tingkat Keempat Energi Murni Qi, Ye Yuan sudah bisa mengalahkan para petarung dari Tingkat Kedelapan.Bayangkan jika dia sudah berada di Tingkat Ketujuh, dia akan menjadi lawan yang begitu tangguh. Mungkin, saat itu dia sudah berani untuk mengikuti Ujian Tingkat Bumi.


Murid - murid yang memberikan selamat kepada Ye Yuan semuanya adalah murid yang ilmu bela dirinya ada di Tingkat Surga. Mereka yang berada di Tingkat Bumi enggan beramah - tamah dengan murid berbakat seperti Ye Yuan ini.


Dengan wajah tersenyum, Ye Yuan menerima ucapan selamat dari para murid Tingkat Surga satu persatu. Ada beberapa murid dengan Gelar Kehormatan di antara merek jadi Ye Yuan berpikir tidak ada salahnya berkenalan dengan mereka.


Melihat Ye Yuan menjadi pusat perhatian, Lin Tiancheng merasa tidak nyaman. Sebelumnya dia mengatakan bahwa Ye Yuan tidak berguna namun lucunya setelah ujian ini selesai situasinya tiba-tiba berubah. Ye Yuan menjadi terkenal di antara para murid dari Tingkatan Surga dan dikenal sebagai murid berbakat sedang dirinya tetap menjadi murid biasa yang masih kesulitan untuk mencapai Tingkatan Surga dalam ilmu bela diri. Dibandingkan dengan Ye Yuan, Lin Tiancheng justru yang pantas mendapat sebutan "Tak Berguna."


Sekali lagi, Ye Yuan berhasil lulus Ujian Tingkat Hitam ketika dia masih berada di Tingkat Keempat Energi Murni Qi. Jika sampai dia tidak bisa lulus Ujian Tingkat Surga nantinya, orang-orang pasti akan menertawakannya.


Setelah lama berpikir, Lin Tiancheng menghela napas panjang dan meninggalkan keramaian.


"Kakak senior Lin, Ada apa? Kenapa kamu sepertinya melamun?" Ketika Lin Tiancheng hendak pergi, sebuah suara indah memikat terdengar di belakangnya.


Lin Tiancheng membalikkan badan dan mendapati Wan Yuan dan Liu Ruoshui yang sudah sedari tadi menghindari kerumunan.


"Lihat! Bukankah itu Guru Feng Ruoqing? Apa yang dia lakukan di sini?" Seseorang tiba-tiba berteriak di tengah keramaian.


"Wah! Guru Feng benar datang ke sini. Dia sekarang sedang berjalan ke arahku. Mungkinkah dia mencariku? Ayo.. Hei, kenapa kamu memukulku?" Seseorang memukul kepala murid yang sedang menghayal. Tubuhnya ditarik ke samping.


"Bodoh. Bagaimana bisa Guru Feng mencarimu? Anjing yang baik tidak akan menghalangi jalan. Cepat, minggir."


"Kenapa dia tidak mungkin mencariku? Mungkin dia tahu aku sudah lama menjadi penggemar setianya, dan mungkin dia tersentuh mendengarnya, jadi Dia datang untuk mencariku."


"........"


Semua orang melihat murid yang menghayal ini dengan pandangan seolah-olah dia adalah orang cacat. Mereka langsung menepi memberi jalan untuk Feng Ruoqing lewat.


Feng Ruoqing berjalan melewati kerumunan dan tidak melihat sama sekali ke arah si murid bodoh tadi.

__ADS_1


"Sial! Lu cepat lari!" Ye Yuan mencengkeram lengan Lu dan membawanya lari.


Ketika melihat Guru Feng Ruoqing datang mendekat, Ye Yuan yang masih melayani ucapan selamat dari seniornya langsung kabur.


"Ye Yuan, kalau kamu berani kabur lagi, jangan harap kamu bisa lulus!" Feng Ruoqing melihat Ye Yuan kabur jadi dia berteriak.


Ye Yuan tidak peduli dengan ancaman dari Feng Ruoqing dan terus berlari.


"Hentikan dia!" Feng Ruoqing berteriak tak terkendali.


Semua murid yang ada di situ kaget.


Setiap orang yang melihat bagaimana Feng Ruoqing mengejar dan memarahi Ye Yuan berpendapat bahwa mungkin ada sesuatu yang terjadi antara keduanya.


Apa yang terjadi? Kenapa Guru Feng yang cantik seperti peri ini terlihat seperti istri yang ditinggalkan suaminya? Jika melihat Ye Yuan, Bukankah adegan seperti terlihat sepertinya Feng Ruoqing sedang mengejar lelaki yang tidak punya perasaan? Jelas terlihat bahwa Feng Ruoqing sedang terang-terangan mencari Ye Yuan dan pemuda itu sepertinya ketakutan melihat Feng Ruoqing.


Bahkan Huyan Yong yang biasanya tenang juga ingin tahu seperti murid-murid lainnya.


    


Seandainya mereka mendapati bahwa Ye Yuan telah menghancurkan mimpi dari setiap laki-laki di perguruan ini, mereka tidak akan ragu untuk mencabik-cabik tubuhnya.


Hal paling menyedihkan bagi laki-laki di dunia ini adalah ketika dewi pujaan hati mereka diambil oleh lelaki lain. Dan yang lebih parah lagi, lelaki itu adalah murid yang baru mendapatkan gelar sebagai murid pintar dan berbakat di Perguruan Dan Wu.


Ye Yuan sudah memercikkan kemarahan semua orang. Dia mencoba untuk kabur tetapi langkahnya dihentikan oleh sekelompok orang.


Awalnya, Ye Yuan masih melihat celah untuk dia lewati, namun tiba-tiba semua orang merapat mengepungnya, jadi dia sama sekali tidak bisa meloloskan diri. Feng Ruoqing sudah berada di dekat Ye Yuan.


"Larilah kalau kamu bisa. Apa? Tidak mau lari lagi?" Kepala Feng Ruoqing semakin menguap dengan amarah ketika dia melihat Ye Yuan.

__ADS_1


"Bukannya aku tidak mau lari. Aku tidak bisa lari lagi! Guru Feng, Anda benar-benar kuat berlari!" Ye Yuan tersenyum kecut ketika dia menjawab pertanyaan Guru Feng.


"Kenapa kamu bersembunyi dariku?" Diam-diam Feng Ruoqing sebenarnya sedikit senang namun dia tetap menunjukkan wajah galaknya dan terus bertanya.


"Aku? Kapan? Guru Feng, anda sungguh memfitnahku!" Ye Yuan mengedipkan matanya tidak bersalah.


"Wah.. kamu masih berani menjawab seperti itu? Lalu kenapa kamu lari tadi?"


"Aku tiba-tiba ingat ada urusanku yang belum beres. Dan ketika aku mau pergi kebetulan Anda datang. Benar, ini hanya kebetulan."


"Berhenti membual. Ayo ikut aku!"


"Guru Feng, aku benar-benar masih punya urusan yang harus diselesaikan."


"Aku tidak peduli seberapa penting urusanmu. Kalau kamu tidak mau ikut, aku akan memaksamu."


"Jangan, jangan! Baiklah, aku akan mengikutimu."


"Itu lebih baik!"


Feng Ruoqing menarik lengan Ye Yuan dengan dilihat oleh semua orang yang ada di sana.


Sebenarnya, beberapa hari terakhir ini Feng Ruoqing sudah mencari Ye Yuan beberapa kali. Namun, setiap dia ingin bertemu, Ye Yuan selalu tidur. Karena ada Lu yang menunggu di ambang pintu, jadi Feng tidak enak untuk masuk kediaman Ye Yuan.


Selain itu Ye Yuan juga absen dari kelas Teori Pengobatan jadi Feng Ruoqing sama sekali tidak bisa bertemu dengannya. Tawaran Guru Feng untuk menjadikan Ye Yuan sebagai asistennya sama sekali tidak menarik bagi Ye Yuan.


Ye Yuan menganggap bahwa permintaan Guru Feng untuk menjadikannya asisten ini seperti sebuah permainan di mana anak kecil berkubang dengan lumpur. Tidak penting untuk dilakukan dan hanya membuang waktu Ye Yuan.


Sekarang Ye Yuan sangat perlu untuk menaikkan kekuatannya . Dan hal ini tidak bisa didapatkan dengan dia menjadi seorang asisten di kelas Guru Feng. Dengan pengetahuan Feng yang sedikit dalam ilmu pengobatan Dao, Qingyun Zi dalam tubuh Ye Yuan merasa wanita ini belum bisa menjadi asistennya jika mereka ada di kehidupan dunia Khayangan. Jadi, bagaimana mungkin dia menginginkan Ye Yuan untuk menjadi asistennya.

__ADS_1


Waktu itu, sebenarnya Ye Yuan ingin cepat-cepat pergi dari hadapan Feng Ruoqing di kelas. Namun, dia tidak menyangka karena ulahnya menunjukkan sedikit kemampuannya di dalam kelas akan mendatangkan masalah seperti ini.


__ADS_2