Dewa Pemikat

Dewa Pemikat
Kick off : PSIS vs Persebaya


__ADS_3

...❤️❤️❤️❤️❤️...


Kedua kesebelasan itu sudah berjejer di pinggir lapangan dan bersiap untuk melakukan salam-salaman seperti saat lebaran tiba, namun salaman kali ini akan sedikit panas setelah perselisihan antara kedua kapten saat di lorong tadi. Namun, tentunya hal tersebut tak mengurangi rasa respect pada jiwa mereka dalam bertanding nanti.


Ya Marsel pun mulai bergerak menyalami semua yang ada disana, dimulai dari para wasit yang akan bertugas di hari ini yakni wasit terbaik berlisensi FIFA yaitu adalah wasit Fariq yang tegas dan galak.


Setelah seluruh wasit ia salami, pemain PSIS pertama yang akan bersalaman dengan Marsel tentunya adalah Dewangga. Ya ada senyum tipis memang diantara keduanya saat bersalaman, namun tetap saja rasa panas dalam jiwa terus meluap karena persaingan antara kedua club tersebut.


Setelah semua pemain Persebaya disalami oleh Dewa, kini giliran Dewa yang berjalan memimpin rekan-rekannya untuk bersalaman dengan para wasit sebelum pertandingan akan dimulai.


Ya kegiatan salam-salaman itu telah usai, sekarang tiba saatnya bagi kedua tim untuk berfoto di masing-masing tempat. Dewa berada di belakang dan harus berdiri karena ia kapten dan tinggi badannya juga berpengaruh. Bukannya fokus ke kamera, Dewa justru fokus menatap Vivi yang tampak cantik dengan jaket PSIS pemberiannya.


"Cantik banget kamu, Vivi!" batin Dewa.


Dewa keasyikan melamun memandangi Vivi, sampai ia lupa kalau foto telah usai dan rekan-rekannya pun telah bubar mengambil posisi masing-masing di atas lapangan.


Untungnya, ada Arhan yang baik hati dan mau mengingatkan Dewa dengan menepuk punggung pria tersebut sekaligus memberitahu jika Dewa selaku kapten tim harus melakukan koin tos dulu dengan wasit serta Marsel disana.


"Wa!" ujar Arhan sembari menepuk Dewa.


"Eh iya, kenapa?" Dewa terkejut.


"Sadar lu! Jangan ngelamun terus! Pertandingan udah mau mulai, sana lu koin tos dulu sama wasit! Inget, pilih bola aja bola!" ucap Arhan.


"Ohh, iya iya." ucap Dewa masih linglung.


Akhirnya Dewa pun bergegas pergi menghampiri wasit yang sudah menunggu untuk melakukan koin tos bersama Marsel disana, Dewa tampak gugup dan malu karena terlambat datang sampai ditanyakan oleh wasit yang bertugas itu.


"Kenapa kamu?" tanya Fariq.


"Maaf, sit!" jawab Dewa sambil garuk-garuk kepala.


Terlihat Marsel tersenyum meledek sembari memijat hidungnya bermaksud agar Dewa gentar dan tidak fokus bermain nantinya.


"Oke, kamu karena tim kandang. Boleh milih mau gambar burung apa angka?" ujar Fariq.

__ADS_1


"Saya mau yang gambar burung aja, sit. Soalnya saya ini pecinta burung sejati, asal tau aja sit di rumah saya itu banyak banget burung!" ujar Dewa.


"Saya gak mau tau!" ucap Fariq tampak kesal.


"Tau, orang cuma disuruh milih aja banyak omong!" cibir Marsel.


Dewa hanya senyum-senyum dan menggelengkan kepalanya. Memang ia sengaja bersikap seperti tadi untuk membuat Marsel tau, kalau ia sama sekali tak terpengaruh dengan cibiran darinya atau apalah itu karena mentalnya sudah sekuat baja.


Tak lama wasit pun melemparkan koin itu ke atas dan menangkapnya kembali, ia membuka tangannya dan menunjukkan pada kedua kapten tersebut hasil dari koinnya.


"Eh ternyata angka yang muncul, yok Marsel mau pilih gawang apa bola?" tanya Fariq.


"Boleh deh, biar bisa langsung jebolin." jawab Marsel.


"Yaelah belagu amat! Paling baru lima detik udah kerebut sama tim saya!" ujar Dewa.


"Yasudah, kalo gitu kamu gawang di sebelah sana ya dan Persebaya yang akan mulai kick off. Ingat, junjung tinggi sportivitas dan harus saling respect satu sama lain!" ucap wasit Fariq.


"Siap, sit!" ucap Dewa dan Marsel bersamaan.


Dewa mengatakan pada rekannya kalau yang memulai kick off lebih dulu adalah Persebaya, karena ia kalah dalam koin tos tadi. Namun, mereka tak ada yang menghujat Dewa dan menerimanya.




Prriiitttt....


Ya wasit telah meniup peluit panjang tanda dimulainya pertandingan babak pertama pemirsa, yang mana sebuah pertandingan big match yang mempertemukan antara tim PSIS Semarang asal Jawa tengah yang dinahkodai oleh pelatih Dragan melawan tim Persebaya Surabaya yang berasal dari Jawa timur dan tentunya dipimpin oleh pelatih Aji.


Ya bisa kita lihat saat ini pemirsa, tim Persebaya berada di arah kanan layar kaca anda menggunakan Jersey putih putih putih dan saat ini sedang menguasai bola di area pertahanannya sendiri. Sedangkan tim PSIS Semarang pemirsa ada di arah kiri layar kaca anda menggunakan Jersey biru biru putih menyerang ke sebelah kanan.


Dan kali ini satu umpan panjang pemirsa diberikan oleh bek Persebaya Rachmat Iriyanto ke depan dan menuju ke dalam kotak penalti, tapi sayang masih disundul saja tadi oleh bek muda milik PSIS Semarang yaitu Wahyu Prast.


Masih Arhan kali ini pemirsa menguasai bola, ya masih Arhan terus berlari mendribble bola menuju ke depan, dia coba dibayang-bayangi oleh Koko Air bek kiri muda milik Persebaya Surabaya.

__ADS_1


"Hayo mau kemana lu?" ledek Koko.


"Apaan sih lu? Bentar lagi lebaran tuh, lu bakal diburu sama emak-emak di pasar!" ucap Arhan.


"Hah? Apaan?" Koko terheran-heran.


"Iya, kan lu baju Koko." ujar Arhan sambil tertawa.


"Yeh kurang asem lu!" Koko marah.


Ya dan Arhan berhasil melewati Koko Air dengan gocekan yang sangat cantik pemirsa, dan kali ini ia coba kirimkan umpan lambung ke dalam kotak penalti pemirsa, oh berhasil disambut oleh Dewa dengan sundulan.


Dan gooolllll....


Sebuah gol yang sangat indah melalui proses cantik dari gerakan indah Arhan tadi, berhasil melewati Koko Air dan mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti yang bisa disambut juga dengan sangat enak oleh Dewangga yang berhasil lolos dari penjagaan bek muda Rizky Ridho.


Ya kita lihat pemirsa Dewa berlari melakukan selebrasi bersama Athan dan rekan-rekannya yang lain, ia membentuk huruf love yang ditujukan ke salah satu tribun di barat pemirsa.


"Bro, love buat siapa sih?" tanya Arhan meledek.


"Yaelah, lu kayak gak lihat aja tuh di depan? Yang samping cewek lu si Jessi!" jawab Dewa.


"Ohh, Vivi? Cie cie..." ledek Arhan.


"Hah? Dewa punya pacar?" ujar Finky tiba-tiba memotong karena kepo.


"Ah kepo nih bang Finky!" ujar Dewa dan Arhan.


Ya para pemain PSIS telah kembali ke lapangan pemirsa untuk bersiap kembali melanjutkan pertandingan, saat ini PSIS unggul cepat di menit kedua yang mana gol dicetak oleh Aleyandra Dewangga tadi melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan hasil kerja keras dari Arhan Permata dan membawa timnya PSIS Semarang unggul satu nol atas Persebaya Surabaya.


"Duh, tengsin gue kalo kalah! Mana ada Vivi di tribun, tapi kok dia dukung PSIS sih?" gumam Marsel.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2