
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Hari telah berganti, saat ini Dewa juga telah kembali ke kampusnya untuk meneruskan kuliahnya yang memang sempat tertunda beberapa hari lantaran pertandingan yang harus ia laksanakan. Dewa pun datang ke kampus seorang diri dengan motornya yang masih sederhana itu, ya Dewa memang tidak ingin tampil mewah seperti pemain bola lainnya.
Sesampainya di kampus, Dewa langsung masuk ke dalam dan tentunya ia disambut oleh para wanita yang ada disana yang jumlahnya begitu banyak dan mereka semua menyemangati Dewa. Tampaknya semua wanita itu menonton dan mengetahui hasil pertandingan kemarin, ya saat tim Dewa harus terkombek dari Persebaya menjadi 3-1 dari yang awalnya sempat unggul 1-0 lewat gol Dewa.
Dewa hanya tersenyum saja sambil sesekali mengucap terimakasih pada mereka, namun ia tetap terus melanjutkan langkahnya sambil celingak-celinguk mencari Vivi. Ya gadis itu memang yang paling pertama ia cari ketika datang ke kampus, karena mereka memang sudah sangat dekat lumayan lama dan selalu saling menghibur.
"Vivi mana sih...??" batinnya kebingungan.
Dewa sangat yakin jika Vivi temannya itu sudah datang di kampus tersebut, ya karena ia melihat status sosial media Vivi yang baru saja update beberapa waktu yang lalu. Dewa memang sering sekali menstalking sosial media milik Vivi, karena ia penasaran apa-apa saja yang dilakukan oleh gadis tersebut dan itu juga membuatnya bahagia.
Tak lama kemudian, Dewa melihat Jessi yang tampak berjalan seorang diri di depannya. Dewa pun bergegas menghampiri wanita tersebut untuk menanyakan tentang Vivi padanya, ya karena Jessi adalah sahabat Vivi dan Dewa cukup yakin kalau Jessi tahu dimana keberadaan Vivi saat ini sehingga ia bisa menghampirinya.
"Jessi...!!" teriak Dewa memanggil wanita itu.
Jessi yang tengah berjalan itu mendadak berhenti lantaran ada seseorang yang memanggilnya, ia senyum-senyum saja begitu melihat Dewa lah yang memanggil namanya itu. Lalu, Jessi pun menanti kehadiran Dewa yang sedang melangkah ke arahnya itu sembari merapihkan rambut serta berkaca pada kaca kecil yang selalu ia bawa kemana-mana.
"Eh Dewa, ada apa?" tanya Jessi sambil tersenyum.
"Gak ada kok, gue cuma mau tanya sama lu. Lu lihat Vivi dimana gak? Soalnya daritadi gue cariin dia gak ketemu-ketemu, lu lihat kan? Pastilah lihat, lu ini kan temennya dia!" ucap Dewa.
"Ya ampun Dewa! Jadi, ternyata lu panggil gue cuma buat nanyain soal Vivi?" ujar Jessi.
__ADS_1
Dewa mengangguk tanda iya.
"Hadeh, gue pikir lu ada apa gitu. Lu mulai naksir dan mau tembak gue, eh ternyata malah nanyain si Vivi. Nyesel deh gue berhenti tadi, tau gitu mending gue jalan aja lanjut ke kantin sambil minum-minum es yang seger dan nikmat itu!" ucap Jessi.
"Eh tunggu dong! Lu jawab dulu gitu, lu lihat Vivi apa enggak?! Gue kangen banget sama dia, gue pengen ketemu sekarang juga!" ucap Dewa.
"Hah? Waw ternyata seorang Dewa sekarang udah mulai mengakui kalau dia suka sama Vivi, cie cie yang mulai kangen nih ye! Uhuy kapan nih lu mau tembak di Vivi gitu?" ledek Jessi.
"Hah? Gila kali lu ya? Gue sama Vivi itu temenan, yakali gue nembak dia!" ujar Dewa.
"Ah kebiasaan lu mah begitu terus, gak mau ngaku kalau sebenarnya lu mulai suka sama si Vivi! Dengar ya Dewa, di dunia ini itu gak ada yang benar-benar temenan antara cewek sama cowok. Pasti salah satunya ada yang memendam rasa, nah kalo di kasus lu sama Vivi ini, gue yakin banget dua-duanya tuh pada memendam rasa suka!" ujar Jessi.
"Apaan sih lu? Gaje banget!" ujar Dewa.
"Hahaha, tuh kan salting! Emang bener kan dugaan gue kalau lu tuh suka sama Vivi, udah lah ngaku aja sih!" ucap Jessi terkekeh geli.
"Iya iya Dewa yang galak, tadi sih gue ketemu sama Vivi di deket air mancur kampus. Dia lagi ngerjain tugas sendirian tuh, lu samperin terus temenin aja! Gue jamin Vivi pasti langsung semangat banget nugas nya, karena ditemenin sama ayang ahaha wahyu!" ucap Jessi tertawa tidak jelas.
"Yaudah thanks!" ucap Dewa singkat.
Dewa pun berlari pergi begitu saja meninggalkan Jessi disana sendirian.
"Ah dasar cowok!" ujar Jessi.
__ADS_1
Jessi yang ditinggal sendiri disana juga melanjutkan langkahnya menuju kantin sembari terus berkaca dan merapihkan rambutnya, ia juga memakai lip tint miliknya yang selalu ia bawa kemana-mana itu untuk menjaga bibirnya agar tetap kinclong. Jessi juga ingin banyak cowok-cowok kampus pada tergila-gila padanya, walaupun semua usahanya itu gagal.
❤️❤️
Singkat cerita, Dewa kini telah sampai di tempat yang dikatakan oleh Jessi sebelumnya yakni air mancur kampus tempat ikan-ikan berada. Tak hanya ikan, Vivi pun juga ada disana tengah duduk di pinggir kolam sembari memegang laptopnya untuk mengerjakan tugas yang sudah menumpuk banyak itu membuatnya pusing dan stress.
Tanpa basa-basi lagi, Dewa yang sudah rindu berat dengan Vivi pun langsung saja menghampiri gadis itu disana dan mendekatinya. Ya Dewa memang hendak menemui Vivi teman yang sebenarnya ia sukai itu, namun ia belum yakin saja kalau ia benar-benar suka dengan Vivi sehingga sampai saat ini Dewa masih menganggap Vivi adalah temannya.
"Hey, Vivi!" sapa Dewa sembari duduk di samping gadis itu dan tersenyum.
"Eh Dewa, ngapain?" tanya Vivi.
"Loh kok ngapain? Ya aku kesini mau nemenin kamu dong, soalnya aku lihat kamu tadi lagi sendirian aja disini megang laptop. Makanya aku sebagai sahabat yang baik hati, pengen nemenin kamu!" jawab Dewa.
"Ahaha, bisa aja kamu! Yaudah, kalo gitu sambil nemenin sekalian juga kamu bantu aku ngerjain tugas ya?" ucap Vivi.
"Hah? Waduh, kalo itu sih urusan lain Vi! Aku gak bisa bantuin kamu ngerjain tugas itu, secara kita aja ngambil jurusan yang beda. Udah gini aja deh, biar aku semangati kamu supaya kamu bisa ngerjain tugas dengan baik dan benar!" ucap Dewa.
"Hadeh mas, itu mah percuma dong! Aku gak butuh kalau cuma disemangati mah, aku maunya dibantuin ngerjain tugas ini!" ucap Vivi.
"Hehe, kan aku udah bilang tadi aku gak bisa." ucap Dewa sambil nyengir dan menggeser posisi duduknya mendekati Vivi.
Tanpa diduga oleh gadis itu, ternyata Dewa merangkul pundak Vivi dengan berani sambil tersenyum dan mengusap puncak kepalanya, membuat Vivi terbelalak lebar tak menyangka dengan apa yang dilakukan Dewa padanya.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...