Dewi Naga Timur

Dewi Naga Timur
Kehilangan?


__ADS_3

Zhang Xiuhuan menghentikan langkahnya, dia tidak percaya jika dihadapannya adalah ilusi, Naga Dewa Kematian itu kini terbang meliuk-liuk dibawah hutan kematian, kabut hitam mulai menghilang setelah munculnya naga tersebut.


"Sekarang, apa yang harus kita lakukan" Xu Lian sampai disamping Zhang Xiuhuan, ia juga sangat terkejut ketika melihat sosok naga berwarna hitam, bahkan bisa dikatakan seperti ular.


"Aku tidak tahu, tapi kau jangan pernah menjauh dariku!" ucap Zhang Xiuhuan. Xu Lian tahu jika kekuatannya belumlah sempurna, tetapi apakah dia harus diam begitu saja sampai kekuatannya sempurna?


"Kita akan mencoba menyerangnya!" Zhang Xiuhuan melirik kearah Xu Lian dan menghela nafas berat. Sebenarnya ia takut tidak akan bisa melawan Raja Iblis dengan naganya, apalagi keselamatan Xu Lian. Andai saja Xu Lian tidak ikut dalam pertempuran maka ia juga tidak akan mengikutinya.


Xu Lian berlari mendahului Zhang Xiuhuan, setelah Zhang Xiuhuan mensetujui pernyataannya.


***


Naga Dewa Kematian yang awalnya terbang disekitaran Hutan Kematian kini telah beralih ke daerah kerajaan Wei. Semua orang mulai waspada ada juga yang merasa ketakutan, banyak dari mereka memilih bersembunyi didalam istana tetapi hal tersebut sama saja bunuh diri ketika naga tersebut mengeluarkan bola api yang berukuran besar menghantam bangunan-bangunan Kerajaan Wei. Semuanya panik, begitu juga dengan Xu Jiao. Dia tidak tahu harus apa?


Berlari keluar istana, tetapi hal tersebut sangat mudah untuk naga tersebut menemukannya dan membunuhnya.


Atau melawan, itu adalah hal yang paling bodoh yang dilakukan seorang manusia.


Maka dari itu Xu Jiao tetap mematung ditempatnya semula, ia bahkan tidak menanggapi teriakan ibunya yang ada disampingnya.


"Makanlah sepuasmu!" ucap Raja Iblis. Naga Dewa Kematian mulai turun untuk memakan manusia, ia mencakar, menginjak, merobek orang-orang yang ada didekatnya lalu setelah itu baru ia memakanya. Darah mulai mengalir dimana-mana, karangan aula yang hijau kini telah menjadi lautan darah bahkan bukan hanya ada darah tetapi jeroan manusia, bagian tubuh manusia yang belum sempat termakan oleh naga tersebut yang tergeletak dimana-mana.


"JI'ER!! APA YANG KAU LAKUKAN? KITA HARUS LARI DARI SINI!!" Xu Jiao tersadar dari lamunannya ketika ibunya meneriaki disampingnya. Xu Jiao menahan diri agar ia tidak memuntahkan isi perutnya karena melihat pemandangan dihadapannya. Ia begitu lemas bahkan jika ia berlari dengan ibunya ia takut jika naga tersebut akan memakannya. Tetapi tidak ada salahnyakan mencoba?


Xu Jiao berlari bersama ibunya sambil satu tangannya menutupi mulut dan hidungnya,


"Sial kita tidak bisa pergi dari istana ini" Xu Jiao menggeram marah, dihadapannya gerbang istana kini telah hancur termakan api, bahkan ia tidak bisa melewati tumpukan batu besar dihadapannya dengan tingkat kultivasinya.


Teriakan-teriakan kini mulai menghilang ketika orang-orang mulai kehilangan nyawanya. Tetapi tidak dengan Xu Jiao dan ibunya, mereka masih tetap berada dihadapan gerbang istana yang terbakar dan menyaksikan pemabantaian dihadapannya. Tubuh mereka berdua tegang ketika sosok mata naga tersebut melirik kearah mereka.

__ADS_1


Naga Dewa Kematian mulai marah ketika mengetahui makanannya sudah mulai habis, ia memandangi sekelilingnya yang telah hancur dan terbakar karena ulahnya sendiri, tetapi pandangannya terkunci pada 2 makanannya yang belum termakan olehnya. Naga Dewa Kematian berbalik dan berjalan kearah kedua orang tersebut berada, sedangkan Raja Iblis memilih berkultivasi diatas punggung naga untuk memulihkan tenaga dalamnya yang terkuras habis karena memanggil Naga Dewa Kematian.


Xu Jiao tidak bisa berkata-kata, bahkan tubuhnya tidak bisa ia gerakan ketika naga tersebut mulai mendekatinya. Naga tersebut tidak ingin berdiam lama, ia segera berlari kearah mangsanya. Tetapi selangkah sebelum ia menghabisi mangsanya, seseorang datang dan membawa pergi mangsanya.


GHHOAARR...


Raja iblis membuka kedua matanya, sudut bibirnya membentuk senyuman yang kecil.


"Akhirnya kau datang juga" gumamnya.


Xu Lian menurunkan Xu Jiao didepan perumahan warga, begitu juga dengan Zhang Xiuhuan yang menurunkan ibu Xu Jiao. Tanpa banyak bertanya Xu Lian langsung melesat pergi diikuti oleh Zhang Xiuhuan sedangkan Xu Jiao lebih terkejut dengan kejadian yang barusan.


"Berani sekali kau melakukan ini" ucap Xu Lian ketika Xu Lian sudah berada tidak jauh dari Naga Dewa Kematian. Ia memandangi pemandangan disekitarnya. Sungguh tidak manusiawi.


Raja iblis menyipitkan matanya untuk lebih teliti memandanginya, ada aura yang aneh dari tubuh gadis dihadapannya.


"Jadi bukan iblis sialan yang menghianatiku untk dijadikan ancaman, tetapi gadis dihadapanku ini" pikir Raja Iblis. Raja Iblis tersenyum kearah Xu Lian yang melihatnya tanpa rasa takut dan gentar, gadis yang menarik.


"Kalian berdua ingin bermain denganku sebentar sebelum nagaku memakan kalian!" ucap Raja Iblis.


Zhang Xiuhuan tidak memperdulikan ucapan Raja Iblis, ia langsung melesat untuk menyerang Raja Iblis. Zhang Xiuhuan menyerang Raja Iblis menggunakan pedangnya, tetapi setelah pedangnya menghantam tubuh Raja Iblis tubuh Zhang Xiuhuan terdorong beberapa langkah kebelakang.


Pasukan-pasukan yang lainnya mulai sampai diarea aula istana, mereka sangat terkejut melihat pemandangan dihadapannya ditambah lagi dengan pertempuran yang terjadi, mereka bahkan tidak tahu bisa membantu atau hanya menjadi beban.


Xu Kong dan tetua lainnya membulatkan matanya ketika pandangan mereka menangkap sesosok gadis yang sangat ia kenali, Xu Lian.


Zhang Xiuhuan terpojok karena serangannya tidak bisa menyerang Raja Iblis. Xu Lian yang melihat Zhang Xiuhuan kewalahan melawan Raja Iblis, langsung pergi untuk membantu Zhang Xiuhuan.


Xu Lian menyerang Raja Iblis dari belakang ketika Raja Iblis akan menghantamkan kepalannya pada tubuh Zhang Xiuhuan, tetapi karena serangan yang dilakukan oleh Xu Lian Raja Iblis mengurungkan diri untuk menyerang Zhang Xiuhuan dan berbalik arah kehadapan Xu Lian.

__ADS_1


"Apa-apaan ini, tubuhnya tidak bisa dilukai dengan pedangku?" pikir Xu Lian. Xu Lian menahan serangan yang datang dari Raja Iblis menggunakan pedangnya.


Treng...


Pedang yang ada digenggaman Xu Lian terbelah menjadi dua, ketika pedangnya menahan serangan telapak tangan Raja Iblis yang mengarah pada dadanya. Walaupun pedangnya menahan didepan dadanya tetapi itu tidak berarti Xu Lian tidak mendapatkan luka. Xu Lian termundur beberapa langkah kebelakang dan memuntahkan seteguk darah.


Zhang Xiuhuan merasa geram melihat Xu Lian terluka, dia mulai tidak bisa mengontrol emosinya, padahal dalam pertarungan senjata yang terkuat adalah emosi. Zhang Xiuhuan mulai menyerang Raja Iblis dengan membabi buta, tetapi Raja Iblis dengan mudahnya menghindari serangan Zhang Xiuhuan. Raja Iblis yang selalu menghindar serangan Zhang Xiuhuan mulai mencoba untuk menerima serangan Zhang Xiuhuan dan menyerang balik.


"Apa hanya ini kekuatanmu?" ucap Raja Iblis. Zhang Xiuhuan mulai terpancing, emosinya mulai tidak bisa ia kendalikan yang membuat celah pada serangannya. Raja Iblis menerima serangan Zhang Xiuhuan, ketika pedang Zhang Xiuhuan yang sudah dialiri tenaga dalam miliknya menghantam tinjuan Raja Iblis terdengar suara ledakan yang hebat ketika tenaga dalam saling beradu. Zhang Xiuhuan terlempar kebelakang dan pedangnya juga pecah, sebelum tubuhnya menghantam tanah Raja Iblis kembali menyerangnya menggunakan telapak tangannya yang sudah dialiri tenaga dalam dari arah belakang. Zhang Xiuhuan kembali terlempar kedepan dan tubuhnya menghantam dengan keras ketanah, ia memuntah seteguk darah tubuhnya pun kehilangan tenaga dalam yang banyak.


Raja Iblis tidak melanjutkan penyerangannya kepada Zhang Xiuhuan, sebaliknya ia beralih kepada Xu Lian, ia merasa harus secepatnya menghabisi gadis tersebut.


Xu Lian terdiam ketika melihat Zhang Xiuhuan yang sekarat, ia tidak bisa membantu apapun. Ia juga melihat Raja Iblis mulai berjalan kearahnya, ia tetap diam ditempat tanpa rasa takut bahkan ia memasang wajah menantang.


Raja Iblis mulai mengaliri telapak tangannya dengan tenaga dalam miliknya, ia tersenyum ketika melihat Xu Lian yang diam tanpa rasa takut.


"Ini akhir untukmu gadis kecil!" Raja Iblis menyerang Xu Lian dengan telapak tangannya yang mengarah pada jantung Xu Lian.


Xu Lian membulatkan matanya ketika melihat tangan Raja Iblis bukan mengenainya tetapi mengenai Zhang Xiuhuan. Zhang Xiuhuan menggunakan tubuhnya sendiri untuk menjadi tameng bagi Xu Lian, tetapi ia tidak peduli jika kini ia harus kehilangan nyawanya yang terpenting Xu Lian bisa selamat.


Raja Iblis menarik kembali tangannya yang tertancap pada tubuh Zhang Xiuhuan, ia tidak marah jika serangannya mengenai Zhang Xiuhuan karena setelah ini ia juga akan tetap membunuh Xu Lian tanpa ada yang menghalanginya kembali.


Tidak terasa air mata keluar dari mata Xu Lian, ia melihat tubuh Zhang Xiuhuan yang mulai ambruk ketanah. Dadanya sakit, baru kali ini ia merasa 'kehilangan'.


***


***Hello ketemu lagi deh...


Maaf baru update, belakangan ini author pusingg sama tugas dan ditambah ujian sekolah, dari itu saya kurang mood untuk menulis.

__ADS_1


Yang selalu komen update itu semangat banget buat cerita ini, tapi tetap salut karena mau sabar nunggu update...


Thanks for all***......


__ADS_2