
"Kenapa kau bodoh sekali?" Xu Lian terduduk disamping Zhang Xiuhuan yang kini tengah kehilangan banyak darahnya.
Zhang Xiuhuan hanya tersenyum kecil untuk membalasnya, ia bahkan tidak memiliki kekuatan untuk berbicara.
Xu Lian mengulurkan tangannya pada dada Zhang Xiuhuan sebelum Zhang Xiuhuan menutup kedua matanya, dengan perlahan Xu Lian membaringkan tubuh Zhang Xiuhuan.
Xu Lian terdiam ditempat dengan mengepalkan kedua tangannya, dia mencoba menahan amarah yang sangat kuat dalam dirinya.
Disisi lain Raja Iblis melihat sekelilingnya yang sudah banyak orang yang datang, ia pun memilih menghampiri Naga Dewa Kematian miliknya.
"Habisi mereka semua! jangan sisakan satu orangpun!" bisiknya pada telinga Naga Dewa Kematian. Yang dibisikinya mengangguk mengerti seakan ia paham dengan perintah dari tuannya.
Semua orang mulai waspada ketika Naga Dewa Kematian mulai mengelilingi pandangan membunuhnya. Mereka bahkan sempat berfikir jika ini adalah akhir dari hidup mereka, tidak ada kata semangat lagi didalam hati mereka.
Naga Dewa Kematian terbang kearah para pasukan sebelah kanan, pasukan yang disebelah kanan kebanyakan menggunakan senjata pedang jadi sulit untuk menjangkau ataupun menyerang Naga Dewa Kematian.
Dari arah gerbang pasukan yang memiliki senjata panah mulai membidikkan panahnya kearah Naga Dewa Kematian. Tetapi tak ada satupun panah yang berhasil melukai sedikitpun sisik Naga Dewa Kematian.
"Tidak mungkin, kenapa dia tidak bisa dilukai?" ucap salah seorang yang juga ikut memanah.
Naga Dewa Kematian mulai turun dan menyerang orang-orang yang terdekatnya, dalam waktu yang begitu singkat kematian sudah terjadi. Para tetua juga tidak bisa membantu lebih, mereka sudah kehilangan banyak tenaga dalam dipertempuran pertama, dan jika kini musuh sebenarnya adalah hewan spirit seperti Naga Dewa Kematian sungguh tidak mungkin untuk menang darinya.
Raja Iblis tersenyum melihat pembantaian dihadapannya. Tetapi ia merasa ada aura yang sangat kuat yang sedang mengintimidasinya.
"Apa-apaan aura gadis ini? sangat berbeda" Raja Iblis melirik Xu Lian yang p memandanginya dengan tatapan membunuh.
***
__ADS_1
Danzi berlari kearah Zhang Xiuhuan dan Xu Lian berada, ia segera memeriksa keadaan Zhang Xiuhuan. Alangkah terkejutnya ia ketika mengetahui keadaan tubuh Zhang Xiuhuan.
"Kau serius melakukan tekhnik Roh Kehidupan" ucap Danzi penuh penekanan diakhir. Roh Kehidupan adalah pergantian roh manusia, jika seseorang ingin membangkitkan nyawa seseorang yang telah tiada, maka mereka bisa menggantikannya dengan nyawa orang lain, nyawa diganti dengan nyawa itulah hukumnya. Sebenarnya ilmu ini hanya dimiliki oleh kerajaan timur. Dan dari mana Xu Lian belajar tentang ilmu ini? Xu Lian mempelajari ilmu ini dari buku yang ia temukan dulu diperpustakaan kuno, dalam buku tersebut bukan hanya berisi tentang beladiri tetapi juga tentang segel-segel kuno.
Tetapi Xu Lian akan menggantikan dengan nyawa siapa?
"Kau akan menggantinya dengan nyawa milik siapa?" tanya Danzi.
Danzi yang melihat Xu Lian hanya terdiam mengerutkan keningnya merasa heran dengan sikap Xu Lian yang berbeda dari sebelumnya. Kebingungannya terjawab ketika melihat perubahan bola mata Xu Lian yang awalnya berwarna hitam kini perlahan menjadi warna kuning keemasan, juga segel yang ada ditubuhnya mengeluarkan pendar cahaya. Kabut yang telah menghilang kini kembali menutupi langit malam, tetapi berbeda dengan kabut yang awal yang berwarna hitam kini kabut yang muncul berwarna abu-abu putih.
Segel yang berada dibahu Xu Lian perlahan menghilang, dan digantikan dengan sebuah pola yang sama ditengah dahinya yang berwarna kuning keemasan.
"Aku akan menukarnya dengan nyawa iblis itu!" ucap Xu Lian tiba-tiba. Xu Lian melirik kearah Raja Iblis berada yang kini tengah melihatnya juga.
Danzi ingin mencegahnya tetapi sebelum ia mengatakan sesuatu, Xu Lian segera melesat pergi. Bukan pergi untuk menyerang Raja Iblis tetapi ia melesat pergi keatas langit, dia terbang!
***
Tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi dibalik kabut tersebut, mereka hanya bisa mendengar suara gemuruh petir dan sesekali kilatan cahaya yang aneh.
Raja Iblis mengepalkan kedua tangannya, lalu satu tangannya melambai keatas untuk memanggil Naga Dewa Kematian, Raja Iblis menaiki punggung Naga Dewa Kematian setelah Naga itu datang menghampirinya.
Sebelum Raja Iblis pergi terbang kearah Xu Lian pergi, kabut perlahan menghilang.
Semua orang membuka tutupkan mulutnya setelah apa yang mereka lihat dibalik kabut yang hilang, pemandangan diatas mereka sungguh tidak mungkin untuk dikatakan nyata, begitu juga dengan Raja Iblis yang menahan amarahnya begitu juga dengan rasa kengerian yang tiba-tiba muncul.
Xu Lian melayang diudara dengan tegap, Hanfu putihnya berkibar mengikuti nada angin, bukan hal itu yang membuat semua orang terkejut tetapi keberadaan seekor naga berwarna emas dengan sebuah mahkota kecil dikepalanya yang memutari tubuh Xu Lian.
__ADS_1
Xu Lian mengelilingi pandangannya kesekitar aula istana, sungguh pemandangan yang mengerikan, lalu pandangannya terfokus kesatu titik yaitu Raja Iblis.
Naga Dewa Kematian mulai terbang kelangit dan berhenti tepat dihadapan Xu Lian.
"Rupanya kau menutupi kekuatanmu dengan baik" ucap Raja Iblis.
Xu Lian diam tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Raja Iblis, matanya menatap Raja Iblis dengan tajam.
"Tetapi kau tetap tidak akan bisa mengalahkanku" ucap Raja Iblis percaya diri. Walaupun Xu Lian memiliki Naga Surgawi, Raja Iblis percaya jika ia lebih berpengalaman dalam pertempuran. Sedangkan Xu Lian, hanya anak kemarin.
"Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri" Raja Iblis terkekeh mendengar ucapan Xu Lian. Tetapi ia juga setuju jika ia akan melawan Xu Lian langsung.
Raja Iblis turun dari punggung Naga Dewa Kematian, dan ia juga terbang sama seperti Xu Lian. Matanya menatap tajam kearah gadis dihadapannya.
Pertempuran sesungguhnya segera akan terjadi tetapi bukan didaratan melainkan diatas langit.
Naga Surgawi yang mengelilingi tubuh Xu Lian, perlahan membuka tubuhnya dan berdiri dibelakang tubuh Xu Lian.
Tidak membuang waktu yang lama, Xu Lian mengaliri telapak tangannya menggunakan tenaga dalamnya dan langsung melesat pergi untuk menyerang Raja Iblis dengan tangan kosong. Raja Iblis dengan senang hati ia menerima serangan dari Xu Lian.
Naga Dewa Kematian juga tidak tinggal diam melihat tuannya yang sedang bertempur, ia langsung menyerang Naga Surgawi dengan cakarnya, Naga Surgawi yang mendapat serangan dari Naga Dewa Kematian tidak ada pilihan lain selain melawan.
Danzi berdecak kagum melihat pertempuran yang sedang terjadi dihadapannya, tetapi ia juga merasa khawatir dengan Xu Lian. Walaupun ia sudah bisa membuka segel seutuhnya dan memiliki kekuatan yang luar biasa, tetapi musuhnya juga tidak bisa dikatakan sepele.
Danzi hanya bisa menonton pertarungan dari bawah karena ia tahu ia tidak bisa membantu Xu Lian, ia juga hanya bisa menunggu siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
***
__ADS_1