Dewi Naga Timur

Dewi Naga Timur
Wujud Asli Pete


__ADS_3

Xu Lian menghidari tebasan pedang Sun Long, ia masih mencoba untuk mencari celah dalam serangannya.


"Kau tidak akan selamat selakarang" ucap Sun Long.


Xu Lian hanya tersenyum menanggapinya. Mereka berdua terus bertukar jurus walaupun keduanya tidak terluka satu sama lain, hanya saja mereka kehilangan tenaga dalam yang cukup banyak.


Sun Long mengumpat dalam hati, ia tidak tahu harus menggunakan jurus apa lagi untuk mengalahkan gadis dihadapannya ini. Ia terlalu meremehkan kemampuan Xu Lian, maka dari itu ia tidak ingin menunda pertarungan ini terlalu lama. Sun Long ingin secepatnya mengakhiri pertarungan ini.


Sun Long menghentikan serangannya, ia mundur cukup jauh dari jarak Xu Lian. Ia memfokuskan semua tenaga dalamnya dalam satu titik hingga berkumpul menjadi satu.


Xu Lian menyadari apa yang akan dilakukan oleh Sun Long, ledakan tenaga dalam. Xu Lian tidak ingin kalah dengan Sun Long, ia mengikuti seperti apa yang dilakukan oleh Sun Long untuk menghalau ledakan yang akan terjadi karena Sun Long.


Sun Long merasa tubuhnya penuh dengan tenaga dalam yang siap ia keluarkan, tangannya membentuk pola yang cukup rumit dan setelah itu kedua tangannya mengeluarkan cahaya putih keabu-abuan seperti leser yang menyerang kearah Xu Lian.


Xu Lian tidak menyerang balik, ia hanya menahannya dengan tenaga dalam miliknya yang telah ia kumpulkan.


DDDOOOAAAUUURRRR.....


Kedua elemen menciptakan suara ledakan ketika keduanya saling menghantam satu sama lain. Baik Xu Lian maupun Sun Long terlempar jauh akibat ledakan yang terjadi.


Xu Lian terjatuh dari langit, tubuhnya lemas bahkan tidak bergerak. Tubuhnya terasa mati rasa, bukan saja karena ia telah kehilangan banyak tenaga dalam tubuhnya juga mendapatkan luka yang cukup parah akibat ledakan yang terjadi.


***


Zhang Xiuhuan merasa khawatir ketika ia mendengar suara ledakan yang hebat diatas langit. Andai saja ledakan itu terjadi didarat, mungkin akan menimbulkan kerusakan yang hebat.


Zhang Xiuhuan terpaku melihat tubuh Xu Lian yang tidak sadarkan diri terjatuh dari langit. Tanpa pikir panjang ia langsung pergi menghampiri Xu Lian. Zhang Xiuhuan melompat tinggi ketika jarak Xu Lian dengan tanah hanya beberapa puluh meter, ia menggendong tubuh Xu Lian yang kini penuh dengan luka pada tubuhnya. Amarahnya melonjak tinggi, ia tidak tahan jika harus melihat Xu Lian dalam keadaan terluka seperti ini.

__ADS_1


Mata merah milik Zhang Xiuhuan perlahan mengeluarkan cahaya, tidak lama cahaya itu menghilang dan digantikan dengan pola gambar aneh pada wajah sebagian kiri Zhang Xiuhuan. Dari kepala Zhang Xiuhuan keluar dua buah tanduk dengan warna hitam pekat. Bukan hanya itu saja dari balik punggungnya keluar sayap seperti kelelawar.


Zhang Xiuhuan tidak tahu apa yang sedang terjadi pada tubuhnya, ini baru pertama kali terjadi padanya bahkan ia bisa merasakan kekuatan yang berkali-kali lipat dari sebelumnya.


"Tenanglah, ini adalah wujud asliku tetapi masih dengan tubuhmu" ucap Pete dalam pikiran Zhang Xiuhuan.


Pete memang bisa bertukar tubuh dengan Zhang Xiuhuan tetapi dengan batasan kekuatan yang dimiliki Zhang Xiuhuan. Maka dari itu jika Zhang Xiuhuan masih memiliki tubuh yang lemah, kekuatan Pete juga menjadi lemah.


Zhang Xiuhuan tidak memperdulikan dengan wujudnya sekarang, tangannya dikepalkan dengan kuat. Untuk saat ini amarahnya sangat membeludak.


Nang'er terbang dan menghampiri tubuh Xu Lian yang masih tidak sadarkan diri.


"Jaga dia dengan baik!" Nang'er menganggukan kepalanya mendengar ucapan Zhang Xiuhuan, ia juga merasa bersalah karena tadi ia tidak menjaga Xu Lian dengan baik.


Zhang Xiuhuan menatap seluruh pasukan Sekte Bayangan Hitam yang masih tersisa dengan tajam, ia tidak akan membiarkan satupun dari mereka tetap hidup.


Semua pasukan Sekte Bayangan Hitam membeku ketika melihat serangan yang brutal dari Zhang Xiuhuan. Mereka tidak menyangka dengan wujud asli dari Zhang Xiuhuan.


Mereka tidak tahu harus apa ketika melihat Zhang Xiuhuan membunuh satu persatu rekan mereka dalam satu serangan, bahkan melawanpun itu tidak mungkin.


Kini Zhang Xiuhuan sedang termakan amarah, ia hanya ingin membunuh pria yang bertarung dengan Xu Lian yang entah sekarang ada dimana.


***


Sun Long mengerang ketika merasakan seluruh tubuhnya terasa sakit, walaupun ia terlempar cukup jauh akibat ledakan yang terjadi, ia tidak mendapatkan luka yang sangat parah seperti Xu Lian. Ia mencoba bangkit dan melihat keadaan disekitarnya. Ia berada cukup jauh dari tempat pertempuran yang terjadi. Sun Long mencoba berjalan dengan bantuan dari pedangnya sebagai penyanggah tubuhnya.


Sun Long tidak bisa melihat keadaan dalam peperangan, karena matanya mulai buram akibat pelepasan tenaga dalam miliknya.

__ADS_1


Sun Long mencoba memulihkan indra penglihatannya, walaupun tubuhnya sudah kehilangan tenaga dalam tetapi tubunya masih memiliki kekuatan fisik yang cukup kuat.


Dengan perlahan Sun Long mulai bisa melihat dengan jelas, tetapi bukannya membuat hatinya senang tetapi membuat tubuhnya membeku. Sun Long melihat lautan mayat dihadapannya yang cukup jauh, dia tidak percaya jika seluruh pasukannya bisa dibantai dengan mudah. Siapa pelakunya?


Kebingungan dan keterkejutan Sun Long terjawab dengan keberadaan seorang anaka muda dengan separuh tubuh iblis yang kini tengah terbang diatas seluruh mayat pasukan Bayangan Hitam.


Bahkan kini anak muda itu terbang menuju kearah Sun Long berada. Sun Long tidak bisa berbuat apapun ketika lehernya dicekik oleh anak itu.


"Kau berani sekali kau melukai Lian" Sun Long tidak bisa menjawab ucapan Zhang Xiuhuan, lehernya tercekat karena Zhang Xiuhuan menyekiknya dengan kencang.


Zhang Xiuhuan membawa tubuh Sun Long terbang keatas bersamanya, masih dengan mencekiknya.


Zhang Xiuhuan tanpa banyak bicara, ia menjatuhkan tubuh Sun Long tepat diatas batu besar dibawahnya. Tubuh Sun Long jatuh menghantam batu besar sampai terdengar retakan tulang bahkan kepalanya hancur karena menghantam batu terlalu keras.


Zhang Xiuhuan tidak ingin terlalu perduli dengan jasad Sun Long. Kini ia terbang cepat menuju tempat Xu Lian.


Zhang Xiuhuan menghela nafas berat, ketika ia telah sampai disamping tubuh Xu Lian. Pola yang berada diwajah bagian kirinya perlahan menghilang dengan diikuti menghilangnya kedua tanduknya dan sayapnya dengan perlahan.


Nang'er juga sudah dalam bentuk kecil seperti semula.


"Ayo kita pulang"


Zhang Xiuhuan menggendong tubuh Xu Lian yang masih dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ia lebih memilih untuk berjalan kaki diatas ribuan mayat menuju istana.


Ia tidak perduli dengan keadaan disekitarnya, bau amis yang sangat pekat ataupun mayat-mayat yang mulai dimakan oleh burung pemakan daging.


Zhang Xiuhuan tidak ingin apapun, ia hanya ingin Xu Lian kembali sadar, dan melihat senyumnya.

__ADS_1


***


__ADS_2