Dewi Naga Timur

Dewi Naga Timur
Serangan Sekte Aliran Hitam


__ADS_3

Xu Lian kembali memfokuskan pikirannya setelah mengingat kejadian yang lalu, dimana ia melihat Jendral Wang dengan wanita yang menggunakan nama permaisuri.


Tetapi tiba-tiba dari arah samping kiri Xu Lian, terbang beberapa belati kearahnya, ia langsung menghindar dengan mendorong kursi yang didudukinya kebelakang begitu juga dengan Zhang Xiuhuan. Baru saja Xu Jiao bisa bernafas lagi, ia mendapatkan serangan dari orang-orang berjubah hitam.


Xu Lian tidak perduli dengan keadaan Xu Jiao yang kini tengah terpojok, ia menatap kearah pintu yang sudah terbuka dan menampakkan puluhan pendekar dari aliran hitam.


"Sepertinya mereka sudah berhasil membobol istana" ucap Zhang Xiuhuan yang dibalas anggukan oleh Xu Lian.


Xu Lian menangkis sebuah belati yang kembali menyerangnya dengan menggunakan tangan kosong. Saat ini baik Xu Lian maupun Zhang Xiuhuan tidak membawa senjatanya masing-masing, tetapi itu tidak masalah dengan mereka berdua.


Tiga pendekar berlari kearah Xu Lian untuk menyerangnya menggunakan senjata pedang yang membentuk sabit. Xu Lian tetap tenang ketika ketika pendekar itu menyerangnya secara bersamaan. Tidak ingin banyak membuang waktu, Xu Lian mengaliri telapak tangannya dengan tenaga dalam miliknya. Ia menyerang balik ketika pendekar tepat pada bagian dada mereka sehingga mereka terlempar kebelakang sampai mati.


Begitu juga dengan Zhang Xiuhuan, yang menghindar dari beberapa belati yang terbang kearahnya, ia mencoba mencari keberadaan si pelempar. Ketemu!


Zhang Xiuhuan dengan bantuan kekuatan milik Pete untuk membuat sebuah pedang dari tenaga dalamnya, ia dengan mudahnya menghabisi pendekar aliran hitam yang mencoba menyerangnya, hanya sekali tebasan untuk Zhang Xiuhuan membunuh para pendekar aliran hitam. Hingga ia sampai ditempat dimana orang yang melempar belati dan ternyata orang itu lebih lemah dari pendekar-pendekar yang baru saja ia bunuh, tanpa banyak kata pedangnya langsung diarahkan tepat pada lehernya hingga kepalanya terlepas dari tubuhnya.


Xu Lian melambaikan tangannya dan seketika pendekar yang menyerang Xu Jiao terlempar dan menghantam tembok. Keadaan Xu Jiao sungguh miris, terdapat luka goresan yang cukup banyak disekujur tubuhnya juga tubuhnya lemas karena kehilangan banyak darahnya. Xu Jiao tidak bisa menghentikan pendarahannya karena ia telah kehabisan tenaga dalam miliknya.


Xu Jiao berjalan kearah pintu tanpa memperdulikan keadaan Xu Jiao yang buruk, bahkan ia tidak memiliki niatan untuk membantu menghentikan pendarahan pada luka milik Xu Jiao.


Zhang Xiuhuan juga mengikuti Xu Lian, mereka berjalan berdampingan untuk melihat keadaan diluar istana.

__ADS_1


Xu Jiao sampai dipintu utama istana ia bisa melihat peperangan yang terjadi, pendekar aliran hitam membawa pasukan yang sangat besar bahkan para pemimpin mereka berada pada tingkatan puncak dunia yaitu Pendekar Tulang Naga Langit dan juga lima tetua lainnya yang berada pada tingkatan Pendekar Tulang Singa Api. Maka dari itu para prajurit istana kewalahan menghadapi mereka.


Xu Lian tetap diam diambang pintu utama istana ia tetap memperhatikan kekuatan yang akan melawannya.


"Kau akan menyerang mereka dengan bantuan nagamu?" tanya Zhang Xiuhuan.


Kini Naga Surgawi tidak bersama Xu Lian, mungkin naga itu sedang berkultivasi dikamar Xu Lian. Tetapi Xu Lian bisa dengan mudah memanggilnya, karena ia juga bisa berbicara dengan naganya lewat pikiran seperti yang dilakukan oleh Zhang Xiuhuan dan Pete.


"Tidak, itu hanya akan memancing musuh yang lebih besar datang, mungkin mereka akan memiliki ambisi untuk memiliki Naga Surgawi" Xu Lian tidak ingin gegabah, jika aliran hitam mengetahui keberadaan Naga Surgawi pasti mereka akan membuat pasukan yang sangat besar untuk merebut Naga Surgawi.


Danzi mundur beberapa langkah kebelakang, nafasnya tidak teratur karena ia telah kehilangan banyak tenaga dalam. Tingkatan bela dirinya memang sudah berada pada tingkatan Pendekar Tulang Naga Langit, tetapi sekuat apapun seorang pendekar ia akan kalah karena jumlah musuh bukan berarti kalah kekuatan tetapi karena kelelahan.


Danzi kini terperangkap oleh lima tetua aliran hitam yang kini mengurungnya, walaupun mereka berada satu tingkatan dibawah Danzi, tetapi mereka bisa membuat Danzi terpojok.


Serangan formasi adalah serangan dengan menggunakan formasi pola serangan yang dilakukan oleh banyak orang untuk mengecoh lawan dan mempermudah mereka untuk membunuh lawannya.


" Sial" Danzi tidak bisa keluar dari formasi yang sudah dibuat oleh kelima tetua aliran hitam. Tetapi ia tetap tenang dan menunggu seseorang yang pasti akan menolongnya.


Benar dengan apa yang dipikirkannya sebelum para tetua itu menyerangnya secara bersamaan, mereka semua terlempar kebelakang karena dorongan kekuatan yang tinggi.


Para tetua aliran hitam terkejut jika yang tadi menyerang mereka adalah seorang gadis, mereka tidak percaya seorang gadis yang memiliki kekuatan yang sangat tinggi, ini tidak bisa dipercaya.

__ADS_1


Xu Lian tidak memperdulikan tatapan dari kelima tetua aliran hitam, ia tetap berdiri ditengah peperangan yang terjadi dengan anggun tanpa sedikit rasa takut jika hanfunya terkena darah.


"Siapa kau?" salah seorang tetua berteriak kepada Xu Lian.


"Siapa aku? memang apa pentingnya jika kau tahu siapa aku?" ucap Xu Lian dingin.


Salah satu tetua yang tadi bertanya kepada Xu Lian mulai geram dengan jawaban dari Xu Lian. Ia langsung bergegas menyerang kearah Xu Lian dengan tangan kosong.


"Bai Han kita harus menggunakan serangan formasi untuk mengalahkannya!" Bai Han tidak mendengarkan teriakan dari rekan-rekannya, iq sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi.


Xu Lian menghindar kekanan ketika serangan tapak datang dari Bai Han, Xu Lian hanya menghindar ia belum memutuskan untuk menyerang karena ia ingin mengukur seberapa tinggi kekuatan kakek-kakek dihadapannya ini. Bai Han merasa kesal karena sejak tadi Xu Lian hanya menghindar dari serangannya, ia pun menambah kecepatan serangannya walaupun tidak memberi efek apapun kepada Xu Lian.


Xu Lian merasa sudah puas dengan analisisnya, ia langsung menahan serangan yang datang dan menyerang balik ketika ia melihat celah pada serangan Bai Han. Xu Lian menendang perut Bai Han dengan kakinya yang membuat Bai Han terdorong kebelakang, belum sampai disitu Xu Lian langsung menyerang kembali tepat pada leher Bai Han dengan tinjunya.


Terdengar suara retakan tulang remuk ketika Xu Lian menghantamkan tinjunya pada leher Bai Han. Darah mengalir dari telinga, hidung, dan mulut Bai Han, seketika itu juga tubuhnya menjadi kaku dan ambruk ketanah.


"Ini tidak mungkin" ucap salah seorang dari rekan Bai Han. Mereka tidak bisa percaya jika rekannya bisa dibunuh dalam waktu yang singkat ditambah orang yang membunuhnya masih gadis.


Xu Lian kembali menatap keempat tetua aliran hitam yang tersisa dengan tatapan membunuh.


Semua orang tiba-tiba menghentikan pertarungannya tiba-tiba ketika sebuah aura pembunuh yang sangat pekat mengintimidasi mereka terutama anggota Kerajaan Wei. Keempat tetua yang tersisa akhirnya bisa bernafas lega, akhirnya mereka bisa selamat dari gadis iblis itu.

__ADS_1


***


__ADS_2