
Zhang Xiuhuan tidak habis pikir dengan Xu Lian, tega sekali ia membiarkannya melawan ribuan pasukan dari Sekte Bayangan Hitam. Walaupun jumlah mereka berkurang cukup banyak tetapi itu juga tidak mungkin untuk dikalahkan oleh Zhang Xiuhuan.
Zhang Xiuhuan mengeluarkan aura iblisnya, sekedar untuk menakuti mereka. Tetapi hanya segelintir orang yang bahkan tidak bisa bernafas karena aura yang dikeluarkan oleh Zhang Xiuhuan.
"Hey anak muda, sebaiknya kau pergi jika tidak ingin kehilangan nyawamu!" teriak salah satu tetua.
Zhang Xiuhuan berdecih mendengar teriakan sombong dari salah satu tetua, maaf saja Zhang Xiuhuan bukanlah seorang pecundang.
"Memang itu tujuanku, ada masalah denganmu" ucap Zhang Xiuhuan.
Zhang Xihuan berpikir, walaupun ia tidak bisa menahan semua pasukan dari Sekte Bayangan Iblis tetapi ia masih bisa menahan para tetua yang memiliki kultivasi tinggi. Supaya pasukan Kerajaan Wei tidak kesulitan menghadapi Sekte Bayangan Hitam, Ok itulah rencana Zhang Xiuhuan sekarang.
Salah satu tetua menggeram kesal dengan sikap Zhang Xiuhuan padanya.
"Kita harus menghabisi sekarang!" Para tetua yang lainnya mengangguk setuju.
Zhang Xiuhuan masih diam ditempat, ia tidak ingin menyerang terlebih dahulu maka ia hanya menunggu serangan yang datang.
Dari arah depan puluhan tombak berukuran dua meteran terbang kearah Zhang Xiuhuan dengan kecepatan tinggi, Zhang Xiuhuan bisa melihat jika tombak-tombak tersebut telah dilapisi tenaga dalam yang cukup banyak, ia harus berhati-hati.
Seperti biasa Zhang Xiuhuan membuat pedangnya dari tenaga dalam miliknya, ia sudah bersiap untuk melawan. Zhang Xiuhuan menangkis semua tombak yang ada dengan sesekali menghindar karena tidak memungkinnya untuk menangkis.
Setelah tombak berhenti menyerangnya, Zhang Xiuhuan kembali menghindar ketika sebuah golok besar menyerangnya. Kali ini bukan hanya orang yang membawa golok yang menyerangnya tetapi puluhan tetua lainnya menyerangnya secara bersamaan.
"Secepat apa mereka ingin membunuhku, sampai harus menyerang secara geroyokan" pikir Zhang Xiuhuan.
Zhang Xiuhuan tidak memperdulikan pasukan Sekte Bayangan Hitam yang lainnya bergegas untuk pergi menyerang Kerajaan Wei, karena ia tahu pasukan dari Kerajaan Wei pasti bisa menanganinya.
Zhang Xiuhuan kini dalam posisi terpojok, ia tidak leluasa bergerak karena puluhan tetua Bayangan Hitam mengurungnya. Walaupun para tetua memiliki tingkat kultivasi dibawah Zhang Xiuhuan, tidak mungkin menang bagi Zhang Xihuan jika dengan cara dikeroyok.
Zhang Xiuhuan mengaliri tenaga dalamnya pada bagian tubuhnya yang terluka, walaupun ia telah melukai beberapa tetua Bayangan Hitam tapi itu tidak memberi efek apapun pada serangan para tetua Bayangan Hitam.
__ADS_1
Zhang Xiuhuan yang terlalu fokus dengan pertempuran yang sedang terjadi, tidak menyadari Nang'er datang dengan tiba-tiba yang membuat puluhan tetua lainnya terlempar beberapa meter kebelakang.
"Kau lama sekali!" gerutu Zhang Xiuhuan.
Nang'er hanya mengoyang-goyangkan ekornya sebagai jawaban dari keluhan Zhang Xiuhuan. Setelah itu ia kembali menyerang tetua yang ada disekitarnya dengan menggunakan ekornya.
Para tetua yang tidak siap dengan serangan Nang'er yang tiba-tiba hanya bisa menerima nasib jika tubuhnya kembali terlempar kebelakang.
Zhang Xiuhuan juga tidak tinggal diam, ia kembali menyerang tetua yang lainnya. Kali ini ia akan menghabisi para tetua itu satu persatu, adilkan?.
Disisi lain, Xu Lian tengah sibuk melawan Sun Long, sudah sangat terlihat perbedaan pengalaman dalam bertarung. Tetapi Xu Lian tidak ingin selalu bergantung kepada naga miliknya.
Sun Long kembali menyerang Xu Lian dengan tapaknya, walaupun Xu Lian bisa menghindari serangan dari Sun Long tetapi tubuhnya tetap terlempar kebelakang karena Sun Long memiliki elemen angin. Ini cukup sulit bagi Xu Lian karena mereka bertarung diatas langgit.
Sun Long kembali menyerang Xu Lian, walaupun ia tahu kemampuan gadis ini tidak biasa tetapi ia tetap percaya dengan pengalamannya dalam bertarung selama puluhan tahun silam.
Xu Lian mengumpat dalam hatinya, karena elemen miliknya tidak bisa menahan serangan angin milik Sun Long, angin dengan es. Xu Lian berpikir dengan keras bagaimana caranya menyerang balik serangan Sun Long menggunakan elemennya. Xu Lian teringat dengan tongkat pemberian Danzi kemarin, tanpa pikir panjang ia mengambil tongkat yang berada pada pinggangnya.
Sun Long hanya menatap mengejek, dia tidak percaya jika gadis itu menggunakan senjata sampah untuk melawannya. Tidak ingin kalah, Sun Long mengeluarkan pedangnya, pedangnya memiliki lebar yang tipis tetapi memiliki panjang satu setengah meter, pedang yang cukup panjang.
Sebelum Xu Lian menyerang Sun Long, ia terlebih dahulu menyelimuti kulitnya dengan es tipis, untuk mengantisipasi jika ia akan terkena goresan pedang beracun tersebut.
Xu Lian menyerang kearah Sun Long menggunakan tongkat miliknya, ia bisa merasakan tenaga dalam yang cukup besar dari tongkat ini, karena itu ia tidak akan banyak kehilangan tenaga dalamnya dalam pertempuran ini.
Sun Long tidak menghindar ketika Xu Lian melancarkan serangannya, ia menangkis serangan Xu Lian dengan pedangnya, karena kedua elemen yang berbeda baik Xu Lian maupun Sun Long termundur kebelakang karena hantaman kedua senjata mereka. Xu Lian tidak menyerah ia kembali menyerang Sun Long dengan menambah kecepatan serangannya. Walaupun Xu Lian bergerak dengan tinggi tetapi Sun Long memiliki mata yang tajam untuk melihat pergerakan Xu Lian.
Xu Lian dengan Sun Long sudah bertukar puluhan serangan tetapi tidak ada sutupun yang terluka, mereka terus melanjutkan pertarungannya tanpa memperdulikan keadaan dibawah mereka.
Xu Kong mempersiapkan pasukannya ketika ratusan pasukan mulai mendekati perbatasan Kerajaan Wei. Ia bersyukur jika yang datang adalah pasukan yang memiliki tingkat kultivasi menengah.
Tidak bisa dihindarkan peperangan langsung terjadi diperbatasan Kerajaan Wei. Walaupun Kerajaan Wei memiliki pasukan yang bisa dibilang tidak seberapa, tetapi dalam pasukan Kerajaan Wei memiliki puluhan pendekar yang memiliki tingkat kultivasi yang tinggi, Xu Kong salah satunya.
__ADS_1
Pasukan Sekte Bayangan Hitam mulai berjatuhan ketika peperangan yang terjadi di perbatasan Kerajaan Wei. Mereka tidak memiliki kekuatan yang cukup tinggi seperti tetua sekte untuk melawan pasukan Kerajaan Wei, karena semua tetua sekte sedang menghadapi pria misterius yang menghadang mereka.
DDDHHHHOOOOAAARRRRR.....
Semua orang terkejut dengan ledakan yang terjadi diatas langit, mereka juga menghentikan pertempuran masing-masing mereka ingin tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi diatas sana.
Begitu juga dengan Zhang Xiuhuan yang terpaku dengan ledakan yang sangat dasyat yang terjadi diatas langit. Beberapa detik kemudian ia baru menyadari sesuatu.
"Xu Lian" ucap Zhang Xiuhuan.
***
***Mau promosi nih....
Cerita terbaruku...
BLACK MAGICAL
(sampul cerita tidak bisa diaplode karena suatu masalah***).
*Sedikit si****nopsis:
Bangsa Klan yang terdiri dari Klan Magical, Klan Elf, Klan Varmalia, Klan Dracas dan Klan Arora harus kehilangan 5 batu zeus yang menjadi segel para penguasa malam yang hilang karena peperangan antar suku, yang mengakibatkan para penguasa malam keluar dan membuat keributan dengan bangsa klan.
(Cek lebih lanjut diberanda)...
Sebenarnya saya adalah pecinta Sejarah baik itu mitologi yunani, romawi ataupun tiongkok. Dalam kisah ini saya menggunakan media dari sejarah diatas seperti tempat mitologi, benda mitologi ataupun makhluk-makhluk mitologi. Tetapi tetap ceritanya masih karangan saya.
Kenapa saya menulis cerita ini?
Sekedar berbagi pengetahuan tentang mitologi dunia.
__ADS_1
(Yang suka silahkan baca yang tidak juga tidak apa-apa, saya bukan orang yang suka memaksa, lagi pula ini hobi saya tohhh)
Thanks for everything, always dare to trying***................