
Xu Lian menghidar kearah kanan ketika telapak tangan Raja Iblis akan menyerangnya. Melihat Xu Lian yang bisa menghindari serangannya Raja Iblis tidak menghentikan serangannya, ia terus menyerang Xu Lian dengan menambah tempo kecepatan serangannya. Xu Lian masih dalam posisi bertahan, ia belum menemukan celah pada serangan Raja Iblis yang membuatnya sulit untuk menyerang balik.
Disisi lain, Naga Dewa Kematian menyemburkan bola api yang berukuran sangat besar kearah Naga Surgawi, tidak mau kalah dari Naga Dewa Kematian Naga Surgawi juga mengeluarkan kekuatannya. Dari atas dahinya muncul cahaya kuning keemasan yang semakin lama cahaya itu membesar. Suaran yang diciptakan oleh hantaman dua energi yang membuat tanah disekitarnya bergetar hebat untuk sesaat yang membuat orang yang belum siap dengan getaran yang terjadi akan jatuh ketanah.
Begitu juga dengan Raja Iblis dan Xu Lian yang kehilangan keseimbangannya karena suara dentuman tersebut, Xu Lian yang melihat konsentrasi Raja Iblis yang terpecah mulai melancarkan serangannya, Xu Lian mengaliri telapak kanannya dengan tenaga dalam yang cukup banyak tidak membuang waktu yang lama Xu Lian langsung menyerang Raja Iblis tepat pada dada kirinya. Raja Iblis tidak menyadari serangan yang datang dari Xu Lian, ia hanya bisa menerima serangan dari Xu Lian sehingga ia terlempar dan menghantam tanah dengan cukup keras.
Raja Iblis merasakan sakit yang teramat dibagian dada kirinya, ia mencoba bangkit dan menatap Xu Lian yang sedang terbang kearahnya dengan sangar. Kali ini ia akan serius menghadapi gadis itu, baru kali ini ada orang yang mampu menyerangnya.
Raja Iblis menerima serangan Xu Lian yang datang kepadanya, walaupun ia terluka tetapi itu tidak membuatnya gentar dalam melawan Xu Lian, serangan yang ia terima dari Xu Lian bukanlah berwujudan dari rasa takut kepada Xu Lian tetapi rasa marah yang menjadi rasa semangatnya dalam menghabisi gadis itu.
Xu Lian menyadari perubahan kekuatan Raja Iblis yang semakin kuat, ia mencoba untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi seperti Raja Iblis. Karena sebenarnya semakin kuat seseorang dalam pertarungan semakin mudah untuk kita mengalahkannya, karena apa? kekuatan yang besar akan diledakkan dan setelah itu apa yang terjadi, sumber kekuatan yang besar itu akan lemah karena tidak memiliki lagi kekuatan yang telah ia keluarkan.
***
Sejak awal, Jendral Wang penuh kecemasan. Sejak awal ia melihat gadis yang sedang bertempur dengan Raja Iblis adalah Xu Lian. Ia tidak menyangka secepat ini gadis itu bisa menguasai kekuatannya. Tapi bukan ini permasalahannya tetapi tentang nasibnya.
__ADS_1
Apakah Xu Lian sudah tahu jika pembunuh bayaran yang menyerangnya adalah suruhannya? atau Xu Lian sudah mengetahui rencana busuknya? tetapi sekarang ia harus apa? Lari? tetapi dalam keadaan seperti ini tidak mungkin untuk kabur. Apalagi disini tidak ada tempat yang aman. keringat dingin mulai muncul didahi Jendral Wang, ia tidak percaya jika dikehidupannya ini ia bisa melihat hewan spirit sekaligus dua. Apalagi Naga yang berwarna kuning keemasan, ia merasa ada rasa tunduk yang tiba-tiba muncul dalam hatinya. Kini Jendral Wang tidak ada pilihan lain, jika ia kabur ia akan mati kelelahan karena harus menghadapi ribuan iblis yang masih berkeliaran diluar sana, tetapi jika ia tetap diam disini ia juga tetap akan terbunuh karena rencananya sudah terbongkar.
***
Kemarahan Raja Iblis sudah berada dipuncak, tubuhnya mengeluarkan aura yang sangat kuat dan muncul pendar cahaya berwarna merah yang mengelilingi tubuhnya.
Xu Lian mundur beberapa langkah ketika aura Raja Iblis menekannya, ia mulai menarik nafas dengan teknik nafas naga pada bukunya. Aura yang menekannya mulai menghilang ketika tubuhnya juga dikelilingi pendar cahaya berwarna emas.
Raja Iblis tidak memperdulikan Xu Lian yang sudah tidak terpengaruhi oleh auranya, ia langsung menyerang Xu Lian. Serangannya sangat cepat sehingga tidak bisa ditangkap oleh mata telanjang. Xu Lian mencoba menahan serangan Raja Iblis semampunya, walaupun Xu Lian bisa melihat pergerakan serangan Raja Iblis ia tetap tidak mampu jika harus menahan semua serangan Raja Iblis. Beberapa serangan Raja Iblus mengenai tubuhnya dan meninggalkan luka goresan seperti pedang.
Xu Lian tidak ada pilihan lagi selain ia harus mundur untuk menjauh dari Raja Iblis. Ia menekan luka pada tubuhnya dengan menggunakan tenaga dalam miliknnya untuk menghentikan pendarahan yang terjadi akibat luka yang ia dapat.
Xu Lian yang melihat Raja Iblis membuat senjata menggunakan tenaga dalamnya tidak mau kalah, ia juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Raja Iblis. Tetapi perbedaannya yang keluar dari tangan Xu Lian adalah gumpalan es lalu membentuk sebuah pedang es yang berukuran satu setengah meter, dan terdapat sebuah ukiran naga dengan pola cukup rumit pada genggamannya.
Raja Iblis memutuskan untuk menyerang Xu Lian terlebih dahulu, trisuli yang berelemen api menghantam pedang yang berelemen es mengakibatkan dentuman yang sangat keras karena jenis elemen yang saling bertentangan, api dan es.
__ADS_1
Orang-orang mulai mengambil jarak yang cukup jauh untuk menonton pertandingan antara Raja Iblis dan Xu Lian, mereka tidak mau menanggung akibat jika mereka akan terkena serangan yang tersasar. Aura disekitarpun terasa sangat aneh, kadang panas jika Raja Iblis menyerang Xu Lian dan rasa dingin ketika Xu Lian balas menyerang.
Pertarungan mereka sangat cepat, sehingga orang-orang tidak bisa melihat siapa yang terpojokkan.
Xu Lian terus menahan dan juga sesekali menyerang Raja Iblis, ia masih fokus mencari titik kelemahan Raja Iblis. Tetapi Raja Iblis tidak sebodoh itu, ia menyadari jika Xu Lian akan menyerangnya jika ia melihat celah pada pola serangan Raja Iblis. Tetapi itu tidak akan dibiarkan oleh Raja Iblis.
"Sial aku tidak bisa menemukan celah dalam serangannya, kalau begini terus aku bisa kalah karena kelelahan" pikir Xu Lian
Xu Lian yang kehilangan konsentrasinya karena kelelahan harus menerima serangan pada bagian perutnya yang tiba-tiba dari Raja Iblis. Xu Lian terlempar dan berguling ditanah sebelum tubuhnya benar-benar menghantam tanah. Xu Lian juga memuntahkan seteguk darah dari mulutnya juga luka bakar dimana Raja Iblis menyerangnya.
"Hahah....kali ini aku tidak akan membiarkan kau selamat lagi!" Raja Iblis berjalan kearah Xu Lian dengan trisulanya yang mulai diangkat keudara untuk membunuh Xu Lian.
Danzi mulai khawatir ketika Xu Lian terlempar karena serangan Raja Iblis, tidak ada pilihan lain baginya selain menolong Xu Lian walaupun nyawanya sebagai taruhan.
Danzi segera berlari dengan cepat kearah Xu Lian berada sebelum Raja Iblis mengangkat trisulanya.
__ADS_1
"Semoga ini tepat waktu" gumam Danzi.
***