
Xu Kong memutuskan mengevakuasi para warganya untuk mengantisipasi kerusakan serangan yang datang. Xu Lian memang sudah memberitahukan kepada Xu Kong tentang perihal penyerangan kedua dari Sekte Bayangan Hitam , sayangnya mereka akan menyerang dengan pasukan tiga kali lebih besar dari serangan pertama. Maka dari itu, ia memutuskan mengevakuasi para warga yang memiliki kultivasi rendah dan untuk yang memiliki kultivasi cukup tinggi diminta untuk ikut membantu kerajaan.
"Kita akan menyerang Sekte Bayangan Hitam diluar wilayah Kerajaan Wei" ucap Xu Kong. Saat ini ia dan tetua Kerajaan Wei yang lainnya sedang melaksanakan perundingan perihal penyerangan kedua dari Sekte Bayangan Hitam.
"Tapi Yang Mulia, apakah pasukan kita cukup untuk menahan mereka? apa kita tidak meminta membantuan kepada Kerajaan terdekat?" tanya salah satu tetua.
"Itu hanya akan membuang waktu kita, kita tidak memiliki waktu sebanyak itu sampai harus meminta bantuan kepada kerajaan lain" ucap Zhang Xiuhuan, "Lagi pula aku sudah memiliki rencana untuk itu, Kalian semua dan pasukan yang lainnya hanya akan menahan pasukan lawan yang berhasil sampai digerbang perbatasan Kerajaan Wei" ucap Zhang Xiuhuan kembali.
"Apa maksudnya?" Xu Kong belum terlalu mengerti dengan rencana Zhang Xiuhuan lagi pula ia belum pernah memberitahukan rencananya bukan.
Zhang Xiuhuan menghela nafas pelan sebelum melanjutkan ucapannya.
"Aku dan Xu Lian akan menghadang mereka didepan, cukup jauh dengan perbatasan. Kami akan menghabisi pasukan lawan sebanyak-banyaknya untuk mencegah kerusakan yang lebih parah" Zhang Xiuhuan menatap satu persatu orang-orang yang berada dalam ruangan perundingan, "Lagi pula kita memiliki pasukan yang tak seberapa, jika kita melawan mereka secara bersamaan aku takut kalian akan mati, Karena dalam posisi seperti ini tidak mungkin aku dan Xu Lian akan melindungi kalian semua. Maka dari itu aku meminta kalian menghadang tepat diperbatasan dan menghabisi pasukan Bayangan Hitam yang berhasil lolos dari seranganku dan juga Xu Lian" Para tetua dan lainnya mengangguk mengerti. Tetapi tidak dengan Xu Kong, ia mulai khawatir dengan keadaan putrinya. Ia selalu membuat putrinya dalam keadaan bahaya.
"Tenang saja paman, aku akan menjaga Xu Lian dengan baik" ucap Zhang Xiuhuan meyakinkan Xu Kong, seperti Zhang Xiuhuan tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Xu Kong.
"Aku percaya kepada kalian berdua" Xu Kong tersenyum tipis.
***
Kerajaan Wei mulai sepi ketika para warga yang lain diungsikan ditempat yang lebih aman. Hanya ada pendekar-pendekar yang memiliki kultivasi yang cukup tinggi yang masih berkeliaran di Kerajaan Wei. Mereka memutuskan untuk membantu Kerajaan Wei dengan suka rela.
Zhang Xiuhuan dan Xu Lian sudah terlebih dahulu pergi dari Kerajaan Wei, seperti biasa mereka tidak membawa senjata hanya saja Xu Lian membawa tongkat pemberian dari Danzi yang disimpat dipunggungnya.
"Apa kita bisa menahan semuanya hanya berdua?" tanya Xu Lian ragu-ragu.
"Berdua? bukankah kita bertiga?" Naga Surgawi yang ada dibahu kanan Xu Lian tiba-tiba terbang kearah Zhang Xiuhuan.
"Sepertinya Nagaku lebih menyukaimu" Xu Lian memperhatikan interaksi antara dua makhluk dihadapannya.
"Semua orang memang menyukaiku" Zhang Xiuhuan tersenyum sombong.
Xu Lian memutar kedua matanya melihat Zhang Xiuhuan yang mulai menjadi narsis.
__ADS_1
"Terserah kau saja, jadi apa rencana kita sekarang?" tanya Xu Lian dengan geram.
"Nang'er akan menghacurkan separuh pasukan Bayangan Hitam dengan bola apinya dan juga untuk menakuti mereka" ucap Zhang Xiuhuan.
"Nang'er? siapa dia?" tanya Xu Lian bingung.
"Ya tentu nama nagamu, kenapa kau bodoh sekali tidak tahu nama nagamu" Xu Lian membulatkan namanya, sejak kapan naganya memiliki nama bahkan ia belum pernah memberikan nama pada naganya.
Xu Lian memukul kepala Zhang Xiuhuan cukup keras.
"Aku tidak memberinya nama, dan sekarang kau seenaknya memberi nama!" Zhang Xiuhuan hanya tertawa kecil sambil mengelus-elus kepalanya yang tadi Xu Lian pukul.
"Lupakan yang tadi, tapi apakah itu tidak berbahaya bagi nagaku? bagaimana jika mereka memiliki ambisi untuk merebutnya dariku?" tanya Xu Lian khawatir.
"Kau dan nagamu sudah melakukan kontrak hidup" Xu Lian mengerutkan keningnya tidak mengerti, "Kontrak hidup itu seperti aku dengan Pete, jika aku mati maka Pete juga akan mati dan juga begitu denganmu dan Nang'er, jika kau mati nagamu juga akan mati" ucap Zhang Xiuhuan.
Zhang Xiuhuan terkejut dengan ekspresi Xu Lian setelah mendengar penjelasannya, mata Xu Lian berkaca-kaca seperti akan menangis.
"Heyyy kenapa kau menangis" Zhang Xiuhuan menjadi bingung dengan situasinya.
"Maksudku bukan begitu, tapi maksudku kau bisa tenang karena tidak ada orang yang bisa memiliki Nang'er selain dirimu, kau paham" Zhang Xiuhuan lebih mendekatkan wajahnya kepada Xu Lian.
Tetapi sebelum Zhang Xiuhuan melakukan apa yang dia inginkan, Xu Lian sudah memukul wajahnya untuk menjauh.
"Berhentilah, sepertinya pasukan Bayangan Hitam sudah datang" Zhang Xiuhuan mengumpat dalam hatinya, ia geram sekali sekali dengan Sekte sialan itu, karena mereka dia gagal mengambil kesempatan untuk mencium Xu Lian.
Beberapa ratusan meter dihadapan Xu Lian dan Zhang Xiuhuan terjejer rapih ribuan pasukan dari Sekte Bayangan Hitam. Dengan dipimpin oleh seseorang yang memiliki kemampuan tertinggi diantara mereka semua dan puluhan tetua lainnya yang memiliki kekuatan setara dengan Xu Kong.
"Nang'er berubahlah dalam bentuk aslimu!" ucap Xu Lian.
Nang'er terbang kearah Xu Lian dan merubah wujudnya sebagai naga asli.
"Hancurkan setengah pasukan mereka!" Nang'er kembali mengangguk ketika mendapat perintah dari Xu Lian.
__ADS_1
Nang'er terbang tinggi kelangit yang membuat semua pasukan Bayangan Hitam terkejut dengan kemunculan hewan spirit. Semua pasukan Bayangan Hitam terkagum-kagum melihat hewan spirit tetapi tidak setelah naga itu bersiap untuk melepaskan serangan kepada mereka.
Sun Long yang berada dalam barisan paling depan mengumpat dalam hatinya, pasalnya dari mana naga ini datang dan kenapa dia menyerangnya dan juga pasukannya.
"Buat pertahanan diri!!" teriak Sun Long.
DOOAAARRRR....
DOAARRRR...
DOAARRRR....
Sebelum pasukan Sun Long membuat pertahanan diri, bola api yang berwarna kuning keemas-emasan menghantam mereka dan menghancurkan pasukan paling belakang dan tengah.
Sun Long yang merasa kesal melihat pasukannya dibantai oleh naga itu menjadi geram. Ia memutuskan untuk terbang dan melawan naga itu langsung.
"Kau adalah lawanku!" Sun Long terkejut dengan kehadiran seorang gadis yang mencegahnya untuk menyerang naga itu.
Sun Long menyipitkan matanya, ia tidak bisa membaca tingkatan kultivasi gadis dihadapannya, sepertinya gadis dihadapannya bukan gadis yang biasa, maka dari itu ia harus berhati-hati.
"Siapa kau nak? kenapa kau menghadangku?" tanya Sun Long sopan, ia tidak ingin menyinggung seseorang yang berkemampuan tinggi.
"Aku adalah orang yang akan mengambil nyawamu!" Xu Lian tersenyum mengejek.
Sun Long menggenggam kedua tangannya kesal ia berpikir jika gadis dihadapannya tidak akan bisa diajak bicara baik-baik.
"Batulah Xiuhuan" Nang'er mengangguk mengerti dengan perintah Xu Lian dan ia langsung pergi menuju Zhang Xiuhuan yang sedang melawan pasukan Bayangan Hitam.
Sun Long terkejut melihat naga itu tunduk pada gadis dihadapannya ditambah dengan kehadiran seorang pria yang memiliki aura iblis yang sangat kuat, bahkan ia sekarang bisa menandingi puluhan tetua dari Sekte Bayangan Hitam seorang diri, Sun Long hanya bisa berdecak melihatnya.
Tetapi dari sini ia semakin membulatkan niatnya untuk menghancurkan Kerajaan Wei ditambah dengan alasan naga yang baru saja ia lihat, ia yakin pasti ia bisa memilikinya.
"Tapi sayangnya aku tidak akan membiarkanmu memiliki nagaku!!" ucap Xu Lian seolah ia bisa membaca pikiran Sun Long.
__ADS_1
***