Dewi Naga Timur

Dewi Naga Timur
Kebodohan Xiuxiu


__ADS_3

Xu Lian menggeser tubuhnya kesamping kiri ketika gigi tajam harimau biru itu ingin menerkamnya. Harimau itu tidak berhenti disitu saja, ia kembali menyerang Xu Lian berkali-kali menggunakan kedua cakar. Xu Lian masih dalam keadaan posisi bertahan, harimau yang ia hadapi terlalu ganas bahkan ia tidak memberinya jeda sedikitpun untuk menyerang balik.


Zhang Xiuhuan terus menyerang Bao Jio tanpa ada perlawanan balik, Bao Jio tidak ingin membuang-buang tenaga dalamnya dalam pertempurannya dengan Zhang Xiuhuan.


Zhang Xiuhuan yang melihat Bao Jio terus saja menghindar dari serangannya, mengganti pola serangannya. Pedang yang berada ditangan Zhang Xiuhuan menghilang begitu saja dan digantikan oleh cahaya berwarna hitam yang menyelubungi kedua tangan Zhang Xihuan. Aura Iblis yang sangat pekat keluar dari tubuhnya.


Bao Jio sangat terkejut ketika aura iblis yang sangat kuat keluar dari tubuh anak laki-laki itu. Ia mulai waspada ketika melihat aura yang keluar mengintimidasinya.


"Sial, kenapa ada bocah seperti dia dikerajaan ini?" pikir Bao Jio.


Zhang Xiuhuan kembali menyerang Bao Jio dengan menggunakan tangan kosong. Kali ini Bao Jio tidak hanya menghindar ataupun menangkis kini ia mencoba melawan balik. Zhang Xiuhuan terus menyerang Bao Jio dua kali lebih cepat dari sebelumnya ia tidak ingin memberi waktu untuk Bao Jio menyusun rencananya untuk mengalahkannya.


Bao Jio kini dalam posisi terpojok, tubuhnya sudah banyak sekali mendapat luka dalam karena serangan dari Zhang Xiuhuan, sedangkan Zhang Xiuhuan tidak terluka sedikitpun. Kemana keempat tetua dan pasukannya yang datang bersama Bao Jio, tidak ada yang membantunya dalam pertempuran ini. Bao Jio mengumpat ketika melihat rekan-rekannya hanya bisa menonton dari jarak jauh tanpa ada niatan, Bao Jio juga berpikir jika dia kalah pasti rekan-rekannya memilih untuk melarikan diri. Itulah hukum aliran hitam, lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang lain.


Keempat tetua yang mengetahui bahwa Bao Jio tidak akan selamat ketika aura iblis yang sangat kuat keluar dari anak laki-laki itu. Mereka lebih baik memutuskan untuk menyelamatkan diri.


"Para tetua sebaiknya kita pergi dari sini, dan kita akan kembali lagi untuk membalaskan dendam ini dengan kekuatan yang lebih besar lagi" ucap salah satu tetua.


Semuanya mengangguk ketika mendengar pendapat dari salah satu tetua, mereka memutuskan melarikan diri ketika semua orang fokus dengan pertempuran yang sedang terjadi.


Bao Jio menghela nafas berat, tububnya sudah kehilangan banyak tenaga dalam, walaupun ia berada dalam tingkatan tertinggi tetapi ia tidak bisa membaca tingkatan Zhang Xiuhuan dan Xu Lian. Biasanya jika seseorang telah mencapai tingkatan tertinggi mereka bisa membaca tingkatan orang lain dengan sekali pandang.


Zhang Xiuhuan mulai memfokuskan mengaliri tenaga dalamnya lebih banyak lagi, ia bisa melihat banyak celah dalam pertahanan Bao Jio mungkin karena ia sudah kelelahan. Tidak banyak membuang waktu Zhang Xiuhuan melepaskan serangannya tepat pada bagian perut Bao Jio. Bao Jio terlempar jauh kebelakang, tubuhnya menghantam tanah ia juga memuntahkan seteguk darah.

__ADS_1


Zhang Xiuhuan kembali berjalan kearah Bao Jio, tanpa ampun ia langsung memotong kepala Bao Jio menggunakan telapak tangannya.


Disisi lain Xu Lian menghela nafas lega, ketika harimau biru itu tiba-tiba menghilang, ia sudah bisa melihat tubuh Bao Jio yang kini kaku tidak bergerak.


Xu Lian berjalan untuk pergi menuju kedalam istana.


"Lian sepertinya pasukan aliran hitam yang lainnya sudah melarikan diri" Zhang Xiuhuan mengelilingi pandangannya, ia tidak melihat keberadaan pasukan aliran hitam lagi, begitu juga dengan pasukan istana yang mulai menyadari hilangnya pasukan hitam.


"Sudahlah, biarkan saja mereka melarikan diri" Xu Lian kembali melanjutkan langkahnya, ia tidak ingin ambil pusing dengan kaburnya pasukan aliran hitam lagi pula jika mereka menyerang kembali, Xu Lian dengan senang hati meladeninya. Zhang Xiuhuan mengangkat kedua bahunya dan menyusul kepergian Xu Lian, ia tidak ingin ikut campur dalam membereskan semua kerusakan yang telah ia lakukan karena itu urusan orang-orang istana bukan dirinya, Lagi pula untuk apa ikut capek-capek membereskan kerusakan akibat serangan yang datang bahkan Zhang Xiuhuan berpikir serangan yang lebih besar akan segera datang lagi.


***


Xu Lian keluar dari kamar mandinya setelah membersihkan tubuhnya, ia sangat kelelahan setelah pertempurannya dengan binatang roh.


"Menunggumu keluar dari kamar mandi, tapi..." Zhang Xiuhuan menghentikan ucapannya, ia segera turun dari ranjang Xu Lian dan memandangi Xu Lian dari atas kepala hingga kaki.


"Apa yang akan kau lakukan?" Xu Lian mulai waspada ketika Zhang Xiuhuan membuka bajunya dihadapan Xu Lian.


"Aku sudah melihat setengah bagian tubuhmu, jadi aku ingin membayarnya kau bisa melihat setengah bagian tubuhku juga" ucap Zhang Xiuhuan tanpa dosa.


Xu Lian membulatkan matanya, ia sangat geram melihat kebodohan Zhang Xiuhuan.


"TIDAK PERLU BODOH!!" Zhang Xiuhuan terlempar sampai menabrak tembok kamar Xu Lian karena tinju yang ia terima dari Xu Lian, Zhang Xiuhuan hanya bisa membelai pipinya yang memerah karena Xu Lian, ia hanya bisa berpikir apa salahnya ya tuhan, wanita memang aneh.

__ADS_1


"Pergi keluar sana, aku akan memakai pakaianku"


"Kenapa aku harus keluar, kau bisa mengganti pakaianmu didepan ku dengan gantinya aku akan mengganti pakaianku didepanmu" Zhang Xiuhuan bisa merasakan ada ancaman yang akan datang, ia langsung lari secepatnya menuju pintu ketika puluhan belati es mengarah padanya.


***


Keempat tetua terduduk dilantai dengan cemas, mereka merasa takut dengan kemarahan ketua sekte mereka dengan berita yang mereka bawa. Pimpinan perang Bao Jio telah kehilangan nyawanya ditangan bocah laki-laki sungguh tidak bisa dipercaya. Bao Jio adalah salah satu tetua yang paling hebat dalam Sekte Bayangan Hitam, tidak mungkin ia bisa dibunuh dengan dua bocah ingusan.


"Mereka berdua bukan anak biasa, salah satu dari mereka memiliki aura iblis yang kuat" ucap salah satu tetua dihadapan Sun Long, ketua sekte.


"Kita akan menyerang kembali, aku ingin tahu sehebat apa kedua bocah itu" Sun Long mengepalkan kedua tangannya sampai buku-buku jarinya memutih.


Keempat tetua hanya bisa tersenyum menang, akhirnya ketua sekte mau turun tangan langsung walaupun mereka belum pasti menang.


"Siapkan kembali pasukan perang secepatnya, aku ingin melihat kehancuran Kerajaan Wei secepatnya!"


"Baik ketua" ucap keempat tetua secara bersamaan.


Hidup itu tidak pernah ada yang tenang selalu, baru saja Kerajaan Wei terbebas dari serangan iblis dan kini mereka akan menghadapi dari sekte aliran hitam.


***


***Hello!!!

__ADS_1


Maafyaa... saya updatenya tidak terjadwal, karena hari raya sebentar lagi saya juga sibuk membantu keluarga. Jadi mohon dimengerti***.....


__ADS_2