
Xu Lian kembali ke paviliumnya bersama Jingmi. Ia sangat penasaran sekali dengan buku yang ia genggam sekarang ini.
"Jingmi tutup pintu kamarku, aku ingin sendiri didalam kamar" Xu Lian ingin membaca buku itu didalam kamarnya. Ia tidak ingin ada orang yang tahu tentang buku itu lebih jauh selain dirinya. Karena ia yakin buku yang sedang ia pegang bukanlah sebuah buku biasa.
"Baiklah tuan putri" Jingmi memberi hormat, lalu menutup pintu kamar dan ia meninggalkan Xu Lian sendiri.
Xu Lian mencoba membuka halaman buku itu dengan perlahan. Dalam awal halaman terdapat tulisan "Nafas Naga Timur". Xu Lian mencoba untuk membaca halaman ini dan memahaminya.
"Dihalaman ini seseorang bisa meningkatkan kualitas jantung dan paru-paru hanya dengan bernafas dan ini, satu tarikan nafas sama dengan menyerap ki selama 30 menit." ucap Xu Lian terkagum-kagum.
Xu Lian mencoba membuka halaman selanjutnya dan bertuliskan "Tarian Pedang Timur".
"Kenapa disetiap judul halaman ada kata 'Timur' apakah buku ini berasal dari timur? tapi tidak mungkin daratan timur dari sini sangatlah jauh dan disini jugakan tidak ada yang berasal dari timur" gumam Xu Lian.
Xu Lian terus membaca buku ini dan melanjutkan kehalaman selanjutnya, tetapi aktifitasnya terhenti ketika Jingmi mengetuk pintu kamarnya.
"Tuan putri saya membawa berita untukmu"
"Masuklah" Jingmi segera masuk kedalam kamar Xu Lian.
"Kabar apa yang kau bawa?" Xu Lian merasa penasaran memang apa yang terjadi diistana ketika ia berada didalam perpustakaan tua tadi.
"Kerajaan Beiping yang menganut aliran hitam kini telah hancur" Xu Lian mengerutkan keningnya, memang ia pernah mendengar dari pelaian lain tentang kerajaan Beiping yang menganut aliran hitam. Tetapi Xu Lian berpikir jadi apa ada urusannya dengannya.
"Jadi....?" Xu Lian merasa jika kabar yang Jingmi bawa sungguh tidak penting baginya.
"Jadi kita tidak perlu menyerang kerajaan Beiping tuan putri" jelas Jingmi yang sedikit kesal karena sikap Xu Lian yang tidak peduli dengan berita yang ia sampaikan.
"Oh"
"Tapi.."
"Tapi apa?" Xu Lian bertanya kepada Jingmi dengan nada yang kesal dari tadi Jingmi tidak cerita sepenuhnya.
"Yang menghancurkan mereka bukan dari aliran putih, orang itu meninggalkan pesan 'Topeng Raja Iblis' pelaian itu bilang kita tidak tahu jika dia musuh atau teman"
"Topeng Raja Iblis...menarik juga..." pikir Xu Lian.
__ADS_1
***
Hutan terlarang adalah hutan yang selalu dihindari oleh manusia, karena hutan ini berpenghuni hewan buas bahkan siluman yang sudah mendiami hutan itu selama ratusan tahun. Tidak menghiraukan suara yang disebabkan binatang buas yang kelaparan, seseorang berjubah hitam terus berlari ke dalam hutan tanpa menghiraukan suara-suara binatang buas yang seperti sedang mengintainya.
Seorang berjubah itu terus berlari dan tanpa ia sadari kakinya tersandung oleh akar pohon yang timbul dari tanah.
"Pergiii!!!! siapa kau? pergiiii!!!" teriak seorang yang berjubah itu.
"Hahah...aku adalah kau dan kau adalah aku...aku tidak akan pergi hahahhh" Zhang Xiuhuan bisa merasakan ada seseorang didalam tubuhnya. Bahkan saat ini ia bisa mendengar suara orang tersebut dalam pikirannya.
"Siapa kau sebenarnya?" Zhang Xiuhuan merasa jika yang sedang berbicara di pikirannya bukanlah orang yang baik.
"Hmm...baiklah akan kuceritakan siapa diriku" Zhang Xiuhuan tetap diam, dia ingin mendengarkan penjelasan darinya.
"Aku adalah utusan raja iblis atas perjanjian raja iblis"
"Perjanjian raja iblis?" Zhang Xiuhuan baru ini mendengar ada perjanjian semacam itu.
"Iya, karena ayahmu melakukan perjanjian dengan raja iblis dan dalam perjanjian itu ayahmu meminta kepada raja iblis sebuah kekuatan yang besar untuk menguasai daratan ini. Tapi bodohnya ayahmu tidak mengetahui jika kekuatan yang diberikan oleh raja iblis itu berbentuk aku hahhahh..." Zhang Xiuhuan mengerutkan dahinya, ia masih tak mengerti dengan jalan ceritanya.
"BODOH...Apa kau tidak mengerti penjelasanku?" Zhang Xiuhuan dengan polosnya menggelengkan kepalanya.
"Lalu siapa kau?" Zhang Xiuhuan mulai penasaran dengan identitas iblis itu.
"Hahah..namaku adalah Pete aku adalah iblis terkuat dikerajaan iblis setelah raja iblis itu sendiri" ucap pete dengan bangga.
Zhang Xiuhuan mencoba menahan tawanya, baru kali ini dia mendengar nama yang sangat aneh. Tapi ia tak kuasa jika ia tak tertawa.
"Bhuaahahahhh" kini giliran Pete yang mengerutkan dahinya karena bingung dengan sikap Zhang Xiuhuan.
"Kenapa kau malah tertawa, kau terharu ya bisa bertemu dengan iblis tertampan sepertiku?" goda Pete.
Zhang Xiuhuan bukannya berhenti tertawa tetapi ia malah semakin kencang tertawa.
"Bhuahahhahahh.....ganteng? bahkan aku belum melihat wajah burukmu" Pete merasa geram dengan ucapan Zhang Xiuhuan yang menyinggung hatinya. Emank iblis punya hati yaa? terserahlah...
Zhang Xiuhuan tiba-tiba berhenti tertawa, ia menundukkan kepalanya dan setetes air mata jatuh.
__ADS_1
"Hadeh anak ini gampang sekali berubah moodnya sih" ucap Pete kesal karena perubahan sikap Zhang Xiuhuan yang tiba-tiba.
"A__ku mem__bunuh mereka semua" ucap Zhang Xiuhuan dengan terbata.
"Tenanglah bukan kau yang membunuh mereka semua tapi aku yang membunuh mereka semua" Pete mencoba menghibur Zhang Xiuhuan.
"Tapi sama saja kau menggunakan tubuhku untuk membunuh mereka semua" Pete hanya bisa tertawa hambar mendengar faktanya.
"Aku sudah tak memiliki siapapun sekarang" ucap Zhang Xiuhuan sedih, ia merasa sekarang ia sendiri.
"Hehh bocah kau aku anggap apa hah?"
tanya Pete kesal karena ia merasa tidak dianggap ada oleh Zhang Xiuhuan.
"Bahkan aku tak pernah menganggapmu ada" Pete sangat kesal dengan ucapan Zhang Xiuhuan ingin sekali ia mengahajar wajah anak ini.
"Tapi___terimakasih" Pete terkejut dengan perkataan Zhang Xiuhuan yang tadi.
"Apa..apa aku tidak mendengarnya, katakan sekali lagi!"
"Dasar iblis budeg" ucap Zhang Xiuhuan pelan.
"APAA....KAU MENGATAKAN AKU IBLIS BUDEG HAH?"
"Hah kau ini aneh sekali giliran aku menghinamu selalu dengar tapi ketika aku berterima kasih kau menjadi budeg" Zhang Xiuhuan melipat tangannya di dadanya ia merasa kesal dengan sikap Pete.
"Ohh...kau ingin berterima kasih padaku yaa? hahaha" ucap Pete bangga pada dirinya sendiri.
"Terima kasih kau sudah menyelamatkanku" ucap Zhang Xiuhuan walaupun dengan terpaksa.
Sejak kapan Pete bisa akrab dengan Zhang Xiuhuan, bahkan di kerajaan iblis saja ia jarang akrab dengan sesama rekan-rekannya. Biarlah Pete yang tahu.
***
Xu Lian terus berlatih pernafasan dengan panduan buku dihadapannya dengan serius. Kini ia mengunci dirinya dikamar sendirian.
"Ini sangat menakjubkan" Xu Lian merasa jika tubuhnya lebih kuat untuk menerima bebas bahkan kini paru-parunya bekerja lebih baik.
__ADS_1
"Aku berjanji untuk menjadi kuat, dan aku ingin melindungi orang yang aku sayang" ucap Xu Lian dengan tegas.