Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)

Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)
Berita yang ditunggu


__ADS_3

Rumah Pribadi Milik Bima.


Di dalam sana terlihat pria yang sudah rapi dengan setelan jas hitam dengan dasi yang senada dengan jam tangan merek (Patek Philippe) Warna silver nya.


Ia memandang dirinya di dalam cermin besar yang terpampang jelas di dalam kamarnya, Hari ini adalah hari di mana persidangan terakhir perceraian antara ia dengan Bella.


Dari kemarin hatinya terus saja berdetak kencang saat mengingat jika hari ini adalah hari dimana ia bisa melihat wajah cantik istrinya, Yah walaupun kemungkinan ia bisa bertemu dengan Bella sangatlah kecil tapi dia sangat berharap kalo Bella akan hadir karna dia akan melakukan apapun agar Bella merubah keputusannya dan kembali bersamanya, Dia sudah memutuskan jika ia benar-benar akan memulai kembali kehidupannya dengan Bella.


Perusahaan Allison. 10:11 Pagi


"Tuan, Mata-mata di Belanda baru saja mengabarkan bahwa Nona Bella Masuk Rumah sakit hari ini!" Ujar Salah satu bawahnya membuat Alex terteguh


"Kenapa Bella sampai masuk rumah sakit?" Tanya Alex mencoba tenang walaupun tidak bisa ia pungkiri jika hatinya sangat berdebar sekarang.


"Nona Bella Mual masuk rumah sakit, Dan Informasi yang didapat mata-mata disana mengatakan bahwa Nona Bella sedang mengandung sekarang!" Dan Ucapan Pria itu membuat Senyuman Alex mengembang Bahagia, Akhirnya yang ia tunggu-tunggu datang juga


"Segera Siapkan jet pribadiku!" Ujar Alex tenang masih dengan raut bahagianya


"Baik Tuan!" Ujar Pria itu membungkuk dan dengan cepat pergi untuk mengerjakan perintah dari atasannya


"Tunggu aku Bella!" Ujar Alex pelan dengan Raut wajah yang sangat bahagia


Belanda. Kota Borger. 07:10 Pagi


Apartemen Bella.


Ting tong.


Suara Bell yang terus saja berbunyi membangunkan Bella yang sedang tertidur nyenyak dalam selimutnya, entah kenapa hari ini ia sangat malas bergerak.


Dengan masih memakai setelan Baju tidurnya, Bella keluar dari dalam kamarnya untuk menyambut tamu yang sedari tadi sangat berisik membunyikan Bell.


"Siapa?" Tanya Bella lembut Walaupun ia sangat kesal namun Bella tidak melupakan sopan santunnya


"Ka kau!" Kaget Bella saat ia melihat Alex yang berdiri tegap di hadapannya


"Aku sangat merindukanmu!" Ujar Alex memeluk erat Badan Mungil Bella

__ADS_1


"A apa yang kau lakukan disini!" Ujar Bella mendorong Alex agar menjauh dari tubuhnya


"Aku hanya ingin menemui mu Dan juga!" Alex Menggantung ucapannya seraya mengelus pelan perut Bella yang mungkin beberapa Minggu lagi akan membesar.


"Anakku!" Mendengar Ucapan Alex membuat Bella terdiam kaku dengan nafas yang tercekal.


Takut.


inilah yang ia takuti, Saat Ayah dari bayinya mengetahui jika ia sedang hamil, Bukannya kenapa-napa tapi Bella hanya belum siap jika ia harus dihadapkan lagi dengan seorang pria yang bahkan dalam mimpi indah bahkan mimpi buruknya pun tidak pernah ia masukan.


Rumah Besar Keluarga Lemos. 08:23 Pagi


"Jadi, Bella sekarang sedang mengandung dan kemungkinan besar ayah dari cucuku adalah Alexander Graham!" Ujar Mahendra datar


"Iya tuan!" Ujar Pria tadi membungkuk hormat


"Bagaimana ini ayah, Kemarin baru saja Bella bercerai dan sekarang ia sedang mengandung!" Ujar Abian khawatir


"Si Brengsek itu benar-benar berani menghamili Adikku!" Geram Abian kesal


Ini semua tidak akan terjadi jika saja mereka (anggota Lemos) tidak mengkhianati keluarga Graham, Mengkhianati dalam arti disini bukan dalam arti serius, Keluarga Lemos hanya mengkhianati keluarga Graham dalam perjodohan yang sudah di tetapkan waktu anak-anak mereka kecil.


Namun Mahendra bisa apa, Ia hanya tidak mau Anaknya menikahi pria yang tidak ia cintai.


Dan ketika kepala keluarga Lemos itu tau jika putri kesayangannya ternyata menaruh hati kepada Bima Wijaya yang juga adalah anak dari salah satu sahabatnya membuat ia dengan bodoh menerima perjodohan yang disodorkan oleh keluarga Wijaya itu,, tanpa menghiraukan perasaan seorang anak laki-laki yang sudah sejak dulu mencintai putrinya.


Dan akhirnya anak laki-laki itu, mengambil kembali apa yang menjadi miliknya membuat Mahendra menghela nafas panjang,,, Bagaimana cara ia menjelaskan ini semua kepada Kedua sahabatnya nanti, Kepala Keluarga Wijaya (Nugroho) dan Kepala keluarga Graham (Edgar).


Berbeda dengan Keluarga Wijaya yang akan sangat kecewa, Keluarga Graham pasti sangat bahagia jika mengetahui anak bungsu mereka akan memiliki istri dan juga mereka akan memiliki seorang Cucu juga.


Rumah pribadi milik Bima. 09:10 pagi


Bima masih terduduk termenung di ruang makannya, tanpa menyentuh makanan siap saji yang ada di depannya.


Kenangan dulu perlahan-lahan menghampiri ingatan Bima.


"Bima kau hari ini pulang cepat!" Ujar Bella tersenyum senang

__ADS_1


"Iya, Aku ingin makan siang dengan Istriku!" Ujar Bima menggoda Bella membuat Pipi Bella bersemu merah


"Ka kau mau makan apa biar aku masakin!" Ujar Bella mengambil tas yang di bawa suaminya


"Aku sudah membeli makanan siap saji untuk kita berdua!" Ujar Bima mengangkat bungkusan yang ia bawa


"Jangan Makan-makanan Siap saji seperti ini Bima,, ini tidak sehat!" Ujar Bella mengambil bungkusan yang Suaminya pegang


"Aku akan memasak makanan sehat untuk mu, tunggu sebentar yah!" Ujar Bella berlari kecil ke atas kamar untuk menaruh tas yang suaminya bawa tadi dan beberapa menit kemudian Bella kembali, ia pun langsung masuk ke area dapur untuk memasak makanan sehat untuk Bima membuat Bima tersenyum melihatnya.


Bima mengutuk dirinya saat ia benar-benar bodoh dalam hal percintaan hingga membuat Orang yang ia cintai pergi meninggalkannya.


Andai saja waktu bisa diputar kembali.


Belanda. Kota Borger. 12:35 siang


"Bagaimana apakah terasa nyaman?" Tanya Alex mengelus lembut perut Bella


Tadi saat Alex dan Bella sedang bercekcok, tiba-tiba saja Rasa mual menghampiri Bella hingga membuat ia berlari masuk kedalam toilet dengan Bima yang mengikutinya dengan Khawatir.


Sepertinya Anak didalam perutnya tau jika ibunya sedang bertengkar dengan Ayahnya.


"Bella!" Panggil Alex dengan suara lembut


"Ayo kita menikah!" Alex tau kalo sekarang badan Bella menegang saat mendengar ucapannya namun ia tatap harus mengatakannya.


"A a aku ti tidak Bi!"


"Kau mau Anak kita tidak memiliki Ayah?" Tanya Alex tajam saat Bella hendak menolaknya


"Ta ta tapi, a aku baru saja Bercerai kemarin!" Ujar Bella


"itu tidak menutup kemungkinan untuk kau menikah lagi Bella!" Ujar Alex sedikit kesal karna Bella memiliki alasan agar mereka tidak bisa menikah


"Ta tapi bagaimana kata Orang-orang jika mereka tau, a aku hamil dan menikah lagi dengan sahabat mantan suamiku sendiri!" Ujar Bella


"Persetan dengan Kata-kata Orang Bella!" Geram Alex

__ADS_1


__ADS_2