Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)

Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)
Sweet Seventeen


__ADS_3

"Aku Tadi serius Gino, sekarang kau harus memanggil ku Kakak, jika tidak aku tidak akan merestui dirimu dengan Isabella!" Ujar Emanuel menyilangkan kedua tangannya di atas dada sambil menyeringai


Plak


"Kau ini benar-benar!" Ujar Isabella setelah memukul kepala belakang Emanuel membuat Alfian menahan tawanya saat melihat wajah Emanuel yang terjatuh ke depan


"Aiss Isabella kau!" Ujar Emanuel mengelus-elus belakang kepalanya yang di jitak oleh Isabella tadi.


"Apa?" ujar Isabella


"Kalian Benar-benar sangat Cocok, Sama-sama tidak Punya Hati!" ujar Emanuel kesal.


"Ayo kita pergi ke kantin!" Ujar Gino setelah bangun dari duduknya langsung menarik Isabella keluar kelas


"Kantin? Apa aku tidak salah dengar?" Ujar Emanuel menatap Alfian sedangkan Alfian berdiri dan mengikuti Gino dan Isabella


"Ya tuhan fenomena alam apaan ini, Seorang Giorgino Alexander yang Anti sosial mau-maunya pergi ke Kantin!" Ujar Emanuel dengan cepat berlari mengikuti Kearah perginya teman-temannya tadi.


Dan Sekarang mereka berempat duduk di Kursi Kantin dengan Gino dan Isabella duduk berdampingan berhadapan dengan Emanuel dan Alfian.


"Kenapa kalian Ikut kesini!" Ujar Gino menatap malas ke arah Emanuel dan Alfian.


"Apakah kami tidak boleh ke kantin? Ini tempat umum tau!" Ujar Emanuel memutar matanya bosan


"Memang, tapi apakah tidak ada kursi lain disini? Sehingga kalian harus duduk di hadapan Kami!" Ujar Gino


"Dan Juga, Sejak kapan kalian Bersahabat?" Lanjut Gino Mengernyitkan dahinya


"Eh Hahahah, Kita tidak boleh memilih-milih teman Gino!" Ujar Emanuel tidak nyambung


"Aku tidak mungkin kan bilang ke Gino, kalo aku dan Si Fake smile ini bersahabat karena saat itu kami sama-sama menjadi Mata-mata dia yang sedang berkencan!" Batin Emanuel menatap ke arah Alfian yang masih memasang senyuman Palsunya


"Sudahlah kalian, Jangan Bertengkar di depan Makanan!" Ujar Isabella membuat Pria-pria itu menurut dan memulai sarapan mereka.


"Ah iya, Ada yang ingin ku beritahu kepada kalian terlebih dahulu!" Ujar Isabella membuat ketiga pria di sana memfokuskan diri mereka ke arah Isabella


"Dua hari lagi Aku akan mengadakan Sweet Seventeen ku!" Ujar Isabella membuat Ke tiga pria di sana bingung

__ADS_1


"Ah Iya, Sweet Seventeen!,, Kenapa lama sekali acara Sweet Seventeen mu? Seharusnya kan itu sudah di adakan Dua tiga bulan yang lalu kan!" Ujar Emanuel heran


"Ada alasan di balik itu dan Aku tidak mau memberi tau mu!" Ujar Isabella membuat Emanuel kesal


"Bisa-bisa aku di ledekin sama ni anak jika dia tau alasan ku!" Batin Isabella


"Bukankah Bibi dan Paman bilang Sweet Seventeen mu masih ada dua Minggu lagi!" Ujar Gino


"Kurasa itu terlalu lama, Jadi aku memilih mempercepat nya menjadi Lusa!" Ujar Isabella membuat Gino mengangguk mengerti


"Paman dan Bibi? Wao Gino gerakan mu cepat juga!" Ujar Emanuel tersenyum menggoda membuat Gino memutar matanya bosan


"Dan Ini!" Ujar Isabella menaruh Se plastik hitam Undangan ke atas meja


"Apa ini?" Ujar Alfian bingung


"Undangan!" Ujar Isabella menjeda ucapannya


"Untuk kalian berdua Bagikan!" Lanjut Isabella tersenyum manis membuat kedua pria di depannya itu menatap horor plastik hitam itu


"Seharusnya yang membagikan undangan ini adalah Alfian dan Gino! Karena mereka berdua adalah kekasih dan sepupu mu?" Ujar Emanuel membuat Gino membulatkan matanya kaget


"Sepupu?" Ujar Gino tidak percaya dengan pendengarannya


"Kau tidak bilang, jika dia sepupumu!" Ujar Gino membuat Isabella menatap tajam Kearah Emanuel


"Kau membongkar di saat yang tidak tepat bodoh!" Batin Isabella kearah Emanuel dan Emanuel hanya bisa mengingat bibirnya sambil meminta maaf ke arah Isabella tanpa bersuara.


"Aku akan menjelaskannya nanti Sayang!" Ujar Isabella membuat Kekesalan Gino mereda karena mendengar kata sayang dari mulut Isabella


"Baiklah!" Ujar Gino kembali tenang, membuat Kedua pria di sana menatapnya dengan Aneh


"Ayolah Emanuel, Gino harus menemaniku mencari Baju pesta sedangkan yang tersisa disini hanya kau dan Alfian!" Ujar Isabella namun Emanuel tatap menggelengkan kepalanya


"Tidak Bisa Aku Si!"


"Oppa, Bantu bagikan undangan ku yah!" Ujar Isabella dengan aegyo nya membuat Hati Emanuel luluh

__ADS_1


"Sial aku lupa dia tau kelemahan ku!" Batin Emanuel Menghela nafas lelah


"Baiklah!" Ujar Emanuel mengeram kesal sedangkan Alfian tersenyum Palsu


"Bisakah kau tidak Memasang senyuman menjijikan mu itu!" Ujar Emanuel mendorong wajah Alfian ke samping


Setelah Sekolah berakhir Gino dan Isabella Langsung menuju Toko Baju, melihat-lihat baju yang cocok dengan Gaya Sweet Seventeen nya.


"Kau yakin ingin Warna Hijau dan Putih untuk Pesta mu?" Ujar Gino sambil melihat Isabella yang sedang memilih pakaian


"Hum, Karena di undangan tertulis jika kalian semua harus memakai warna putih dan Hitam, jadi aku sebagai tuan rumahnya harus memakai warna Putih dan Hijau!" Ujar Isabella membuat Gino mengangguk


"Bagaimana jika kamu pakai yang ini!" ujar Gino mengangkat Baju yang memiliki dua warna, Di atas sampai pinggang berwarna putih Rok mengembang sampai Lututnya perpaduan warna putih dan Hijau.


"Cantik sekali!" Ujar Isabella Berbinar melihat Baju yang di pilih Giorgino


"aku bisa mencocokkan nya dengan Mahkota kecil nanti!" Ujar Isabella menatap Gino dengan Bahagia sedangkan Gino hanya tersenyum


Waktu Pesta pun tiba, Orang-orang silih berganti datang dan kini Hotel yang Isabella sewa sudah di penuhi Oleh Banyak orang.


"Tes Tes Tes!" Ujar Seseorang di podium membuat semua orang mengalihkan pandangan mereka ke depan.


"Hai, Guys Aku Pangeran Sekolah kalian Emanuel Wijaya yang paling tampan di sini!" Ujar Emanuel mengundang teriakan para Gadis dan Sorakan para Pria


"Hari ini aku akan mengumumkan sesuatu!" Ujar Emanuel menjeda ucapannya sebentar


"Bahwa Pangeran berkuda putih kalian Giorgino Alexander sudah tidak singel lagi dan sudah memiliki kekasih dan kalian sudah tidak bisa lagi menggodanya!" Ujar Emanuel membuat Semua mendesah kecewa.


"Dan sebagai gantinya Seorang Pria tampan yang bernama Alfian Mallarangeng yang akan menjadi Pangeran berkuda putih kalian Sekarang!" Ujar Emanuel Menunjuk Alfian yang sedang Meminum jusnya hingga membuat Pria itu tersedak minuman nya


"Awas kau Emanuel!" Batin Alfian menatap tajam kearah podium sedangkan para gadis langsung bersorak bahagia.


Sedangkan Gino dan Isabella Sekarang sedang berdiri di pojok ruangan sambil berpelukan dan saling memandang dengan Cinta, Saat mendengar dan Melihat kekacauan yang dilakukan Emanuel.


"Aku mencintaimu Isabella!" Ujar Gino Merendahkan Dirinya ingin mencium bibir Isabella


"Aku juga mencintaimu Giorgino Alexander!" Ujar Isabella tersenyum dan menutup matanya untuk berciuman.

__ADS_1


__ADS_2