
"Apa kita harus menelpon Alex?" Tanya Amelia kearah suaminya (Bima)
Dulu setelah Bima dan Amelia memutuskan untuk pergi dari negara tempat kelahiran mereka,, mereka memutuskan untuk menikah karna kejutan yang diucapkan oleh Amelia waktu itu adalah kabar jika ia sedang hamil.
Walaupun sempat di tentang oleh Keluarga Wijaya, Namun itu tidak menghentikan Bima untuk menikahi Amelia karna Mereka sama sekali tidak percaya jika di dalam perut Amelia adalah keturunan dari keluarga Wijaya.
Dan lihatlah sekarang usahanya membujuk Orang tuanya akhirnya berbuah manis saat orang tuanya melihat cucu mereka yang baru saja lahir benar-benar sangat mirip dengannya Dan Anak mereka sekarang sudah mau berumur empat tahun.
"Aku malas menelpon dia!" Jawabnya Gengsi membuat Amelia memutar matanya sesaat
"Ayolah sayang! Mungkin ini juga salah satu jalan agar kalian berdua bisa kembali akur seperti dulu!" Amelia merayu suaminya
"Hah, Baiklah ini Karna kamu yang meminta yah, Jika bukan kamu yang meminta aku sangat malas untuk berhubungan dengan si iblis ini!" Ujar Bima membuat Amelia menahan tawa
"Masih bilang Malas berhubungan? Bahkan nomor Alex pun masih ia simpan!" Batin Amelia memandang geli Bima yang sedang menaruh handphone di telinganya.
Tut Tut Tut
"Sial dia tidak mau mengangkat teleponnya!" Ujar Bima kesal saat mendengar suara operator
"Coba telpon sekali lagi sayang!" Ujar Amelia
"Tck Tidak akan,, Harga diriku sedang di pertaruhkan disini!" Ujar Bima memasukkan kembali handphonenya ke dalam saku celananya hingga membuat Amelia menghela nafas lelah melihat kelakuan suaminya yang sangat gengsian ini.
"Baiklah, biar aku saja yang menelponnya kalo begitu!" Ujar Amelia
"Percuma sayang, dia tidak akan mengangkat telepon dari kita!" Ujar Bima malas sambil melihat istrinya yang menaruh handphone di telinga
"Halo Alex!" Dan ucapan Amelia seketika membuat Bima membulatkan matanya hingga membuat perempatan seketika muncul di keningnya
"Woe kau ada masalah apa dengan ku Bangsat!" Teriak Bima kesal
"Bima!" Ujar Alex dengan suara datarnya
"Oh, setidaknya kau masih mengingat Suaraku!" Ujar Bima sedikit senang karna Alex masih mengingat dirinya walaupun ia gengsi untuk mengakuinya.
"Alex bagaimana kabar kalian disana?" Tanya Amelia setelah menjauhkan handphonenya dari Bima
"Baik, semuanya baik disini!"
"Bagaimana dengan Bella?"
Terdiam. Alex terdiam sebentar sebelum ia menjawab
__ADS_1
"Bella juga baik!" Balas Alex akhirnya
"Apa tidak terjadi sesuatu kepadanya?" Tanya Amelia lagi
"Tidak!" Dan jawaban Alex membuat Amelia bernafas lega
"Syukurlah, Tadi Hampir saja aku mengira jika orang itu adalah Bella!" Ujar Amelia lagi
"Orang itu?"
"Iya, Tadi aku bertemu dengan seorang perempuan yang sangat mirip dengan Bella, Wajahnya bahkan Suaranya benar-benar mirip sampai-sampai aku tidak percaya jika dia Bukan Bella!" Ujar Amelia menjelaskan
"Kalian ada dimana?" Tanya Alex cepat
"Kami sedang berada di pesta!" Ujar Amelia santai
"Maksudku kalian ada di negara mana?" Tanya Alex lagi dengan nada yang terburu-buru
"London, Inggris!" Balas Amelia bingung karna nada Bicara Alex yang terkesan terburu-buru
"Dimana wanita yang mirip dengan Bella itu?"
"Dia sedang berada di pesta yang sama dengan Kami, seka!"
"A ah ba baiklah!" Ujar Amelia sedikit bingung dengan reaksi Alex
From : Amelia Angelina Lee
To : Alexander Graham
Subject : Picture
"Bella!" Gumam Alex dengan hati yang bergejolak, Ia mengusap rambut Giorgino yang sedang tertidur di sampingnya dengan sayang
"Aku tau, Aku tau sayang kamu tidak mungkin meninggalkan aku dan Giorgino sendirian!" Ujar Alex pelan dengan lelehan air mata yang terus saja keluar dari matanya
Senang, ia sangat senang akhirnya hari yang ia tunggu-tunggu datang juga. hari dimana ia akan bertemu kembali dengan cintanya, Bella nya, istrinya, pujaan hatinya.
Alex, ingin sekali pergi sekarang, malam ini juga pergi ke Inggris namun apalah daya ia tidak bisa pergi karna pesawat pribadinya sedang diambil alih oleh kakaknya yang sedang berbulan madu ke Swiss, Jadi dia harus bersabar hingga hari esok karna ia akan pergi ke bandara besok.
"Tunggu aku sayang, aku akan menjemput mu!" Alex mengusap wajah Bella yang ada di layar handphonenya.
__ADS_1
Bandara Internasional. 07:23 Pagi
Sekarang Alex sudah berada di dalam pesawat, Butuh waktu Dua hari baru ia bisa mendarat di Inggris.
"Sial, Andai saja si Addison bodoh itu tidak meminjam Pesawat ku, pasti sekarang aku sudah bertemu dengan Bella!" Geram Alex kesal
"Semoga saja Bella masih ada di Inggris!" Batinnya berharap, Ia tidak bisa benar-benar memastikan jika Bella tinggal di Inggris karna ia tau jika yang pergi ke pesta malam itu adalah orang-orang berpengaruh dari berbagai negara.
Dan sekali lagi ia merutuki dirinya yang tidak menghadiri acara itu, andai saja ia menghadiri acara itu, mungkin saja ia sekarang sudah melihat wajah Istrinya.
"Benar-benar Sial!"
Alex sudah menelepon kembali Amelia, sekali lagi ia meminta tolong kepada wanita itu untuk mencari dari mana asal wanita yang mirip seperti Bella itu.
Landon, Inggris. Apartemen Bima & Amelia
"Kayanya kau terlambat datang Lex, Wanita itu sekarang sudah tidak ada di hotel tempatnya menginap!" Amelia duduk di samping suaminya (Bima)
"Sial, aku terlambat!"
"Apa kau tau dia berasal di negara mana?"
"Tidak, aku tidak menanyakan itu!" Amelia menggelengkan kepalanya
"Sebenarnya siapa dia, Apakah dia benar-benar Bella?" Ujar Amelia lagi, dan Alex pun mau tidak mau mulai menceritakan kejadian itu, kejadian dimana Bella jatuh di atas kapal pesiar
"Ya ampun,, Tapi jika benar apa yang kamu katakan itu benar,, Dia Benar-benar Bella Tapi kenapa dia bersikap seolah-olah tidak mengenaliku?" Amelia bingung
"Hanya satu, alasan kenapa dia tidak bisa mengenalimu sayang!" Ucapan Bima membuat Amelia menatap dirinya, sedangkan Alex sudah tau apa yang akan Bima ucapkan.
"Dia Sedang hilang ingatan!" Ucapan Bima membuat Amelia menutup mulutnya terkejut
"Kasihan sekali Bella!"
"Tapi syukurlah ada sebuah keluarga yang merawatnya selama ini!" Lanjut Amelia
"Dan aku lihat anak perempuan itu sangat menyayangi Bella, Pasti keluarga itu tidak berlaku jahat kepada!"
"Anastasya eonni !"
Ucapan Amelia berhenti sebentar saat ingatan jika anak perempuan itu sempat memanggil Bella dengan sebutan eonni.
"Ah, betul juga!" Ujar Amelia bersemangat
__ADS_1
"Pasti Bella ada di Korea, Kemarin Aku mendengar jika anak perempuan itu memanggil Bella dengan sebutan "Anastasya eonni" Ucapan (eonni) hanya di ucapkan oleh orang-orang negara Korea Selatan untuk memanggil kakak perempuannya!" Jelas Amelia